AirAsia Kembali Raih Penghargaan Maskapai Berbiaya Hemat Terbaik Dunia

Kompas.com - 13/07/2016, 09:02 WIB
Suasana di business class flatbed Indonesia AirAsia X Dokumentasi Indonesia AirAsia XSuasana di business class flatbed Indonesia AirAsia X
|
EditorNi Luh Made Pertiwi F

FARNBOROUGH, KOMPAS.com - Maskapai penerbangan AirAsia kembali mendapat penghargaan sebagai maskapai penerbangan berbiaya hemat terbaik dunia dan maskapai penerbangan berbiaya hemat terbaik di Asia dalam acara Skytrax World’s Airline Awards, di Farnborough Airshow, Inggris, Selasa (12/7/2016).

Penghargaan sebagai maskapai penerbangan berbiaya hemat terbaik dunia merupakan penghargaan yang diraih AirAsia selama delapan tahun berturut-turut. CEO Group AirAsia, Tony Fernandes, hadir menerima penghargaan dari CEO Skytrax, Edward Plaisted, saat AirAsia dinobatkan sebagai maskapai berbiaya hemat terbaik dunia.

Sedangkan penghargaan maskapai berbiaya hemat terbaik di Asia diterima oleh para CEO AirAsia, termasuk CEO AirAsia Indonesia, Ridzeki Tresno Wibowo.

Indra Akuntono/kompas.com CEO AirAsia Tony Fernandes usai menerima penghargaan "World Best Low-Cost Airline" dari SkyTrax, di Farnborough Airshow, Inggris, Selasa (12/7/2016).
Skytrax menjadi tolak ukur global mengenai kualitas maskapai dan merupakan salah satu penghargaan paling bergengsi dalam industri maskapai. Beroperasi sejak 1999, survei yang dilakukan Skytrax merupakan survei yang independen.

Dalam survei tersebut, standar produk dan pelayanan maskapai diukur melalui 41 indikator kunci performa. Skytrax berdiri pada 1989 dan menjadi konsultan penelitian khusus transportasi udara yang berbasis di London, Inggris.

Dalam prosesnya, Skytrax melakukan audit dan penelitian terhadap produk, layanan, dan penumpang bagi maskapai, aliansi maskapai, bandara dan penyedia transportasi udara di seluruh dunia.

Reputasi the World Airline Awards dibangun Skytrax dengan fokus utama untuk mengadakan survei pelanggan serta penghargaan kepada maskapai yang independen, tidak bias, dan mendunia. Adapun seluruh survei maupun proses penghargaan diklaim didanai sendiri oleh Skytrax.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

1.266 Hotel Tutup karena Corona, Ini Usulan Asosiasi untuk Pemerintah

1.266 Hotel Tutup karena Corona, Ini Usulan Asosiasi untuk Pemerintah

Whats Hot
Sulitnya Kumpulkan Data untuk Atasi Krisis Pariwisata karena Corona

Sulitnya Kumpulkan Data untuk Atasi Krisis Pariwisata karena Corona

Whats Hot
[POPULER TRAVEL} Pengalaman Bikin Dalgona Coffee | Es Kopi Kunyit

[POPULER TRAVEL} Pengalaman Bikin Dalgona Coffee | Es Kopi Kunyit

Whats Hot
Resep Es Kopi Susu Gula Aren Kekinian, Mudah Dibuat di Rumah

Resep Es Kopi Susu Gula Aren Kekinian, Mudah Dibuat di Rumah

Makan Makan
Yuk Lihat Karya Pelukis Hendra Gunawan di Pameran Virtual Ciputra Artpreneur

Yuk Lihat Karya Pelukis Hendra Gunawan di Pameran Virtual Ciputra Artpreneur

Jalan Jalan
Bakso Aci Bentuk Virus Corona Ada di Surabaya, Bagaimana Cara Buatnya?

Bakso Aci Bentuk Virus Corona Ada di Surabaya, Bagaimana Cara Buatnya?

Makan Makan
Mayoritas Hotel di Bali Tutup Operasional, Sisanya Mencoba Bertahan

Mayoritas Hotel di Bali Tutup Operasional, Sisanya Mencoba Bertahan

Whats Hot
Bisnis Terpuruk, Industri Hotel Berharap Bantuan Pemerintah

Bisnis Terpuruk, Industri Hotel Berharap Bantuan Pemerintah

Whats Hot
5 Eksperimen Dalgona Coffee yang Bisa Kamu Bikin di Rumah

5 Eksperimen Dalgona Coffee yang Bisa Kamu Bikin di Rumah

Makan Makan
1.174 Hotel di Indonesia Tutup karena Pandemi Virus Corona, Pegawai Hotel Kini Cuti Tak Digaji

1.174 Hotel di Indonesia Tutup karena Pandemi Virus Corona, Pegawai Hotel Kini Cuti Tak Digaji

Whats Hot
Kebiasaan Orang Korea Selatan Pakai Masker, Ternyata Berawal dari Kejadian Ini...

Kebiasaan Orang Korea Selatan Pakai Masker, Ternyata Berawal dari Kejadian Ini...

Travel Tips
India Ubah Kereta Menjadi Rumah Sakit Sementara Covid-19

India Ubah Kereta Menjadi Rumah Sakit Sementara Covid-19

Whats Hot
Pengalaman Menjelajahi Museum Nasional Indonesia Secara Virtual

Pengalaman Menjelajahi Museum Nasional Indonesia Secara Virtual

Jalan Jalan
Sejarah Makan Daging Anjing di China, Bukan Tradisi?

Sejarah Makan Daging Anjing di China, Bukan Tradisi?

Whats Hot
Imbas Wabah Corona, Kucing dan Rakun di Kafe Hewan Seoul Kesepian

Imbas Wabah Corona, Kucing dan Rakun di Kafe Hewan Seoul Kesepian

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X