Rahasia Sate Buntel Bu Galak Kesukaan Presiden Era Soeharto hingga Jokowi

Kompas.com - 24/07/2016, 15:34 WIB
Seporsi sate buntel disajikan di Warung Sate Mbok Galak di Jalan Mangun Sarkoro No. 122, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah, Sabtu (23/7/2016). Sate buntel di Warung Sate Mbok Galak disebut-sebut menjadi favorit presiden dari era Soeharto hingga Jokowi. KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJOSeporsi sate buntel disajikan di Warung Sate Mbok Galak di Jalan Mangun Sarkoro No. 122, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah, Sabtu (23/7/2016). Sate buntel di Warung Sate Mbok Galak disebut-sebut menjadi favorit presiden dari era Soeharto hingga Jokowi.
|
EditorI Made Asdhiana

SURAKARTA, KOMPAS.com – Sekilas tak ada yang spesial dari sebuah warung sate kambing Mbok Galak yang terletak di pinggir Jalan Mangun Sarkoro No. 122, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah. Sebuah anglo dan pikulan seperti kebanyakan warung sate lainnya berdiri di sisi kanan warung yang terkesan tak higienis.

Namun, siapa sangka warung sate itu kesukaan para pejabat negara hingga presiden? Sejak era Presiden Soeharto hingga Joko Widodo disebut-sebut pernah mampir ke Warung Sate Mbok Galak.

“Dulu Pak Jokowi waktu makan di sini pas jadi wali kota Solo. Jokowi senangnya sate buntel sama tengkleng. Dia makan sambil ajak anak-anak sama keluarga,” jelas pemilik Warung Sate Mbok Galak, Sudarto (66) kepada KompasTravel saat ditemui di Solo, Sabtu (23/7/2016).

Sudarto mengatakan, sate kambing, sate buntel, dan tengkleng olahannya tak luput dari incaran pejabat-pejabat seperti mantan Menteri Penerangan era Orde Baru, Harmoko; Menteri Pertanian era Presiden Jokowi, Andi Amran Sulaiman; Menteri Pendidikan era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Muhammad Nuh; mantan Presiden Soeharto serta keluarga Cendana yakni Ibu Tien, Mbak Tutut dan Tommy Soeharto.

Menurutnya, dulu Soeharto serta keluarga rajin memesan sate buntel saat singgah di rumah Ndalem Kalitan, Solo untuk dimakan bersama.

“Pak Soeharto dulu sering memesan untuk dimakan bersama keluarga di rumah. Itu zaman dia zaman masih menjabat presiden. Terakhir kali anaknya Tommy masih makan di sini,” ujar suami dari Sakiyem, penyandang nama sebutan “Mbok Galak” yang juga berstatus pemilik warung sate.

KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO Suasana ruang makan Warung Sate Mbok Galak di Jalan Mangun Sarkoro No. 122, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah, Sabtu (23/7/2016). Warung Sate Mbok Galak disebut-sebut menjadi tempat kuliner favorit presiden dari era Soeharto hingga Jokowi.
Ia bercerita, kini Presiden Jokowi jarang mampir ke usaha sate yang telah dimulai sejak tahun 1980 itu. Sudarto menjelaskan, alasan keamanan sekitar warung dan higienitas warung menyebabkan, Jokowi jarang mampir ke Warung Sate Mbok Galak.

“Memang saya akui, ruangan warung memang kurang bersih. Lagi pula daerah ini kan ramai karena jalan lintas provinsi jadi sulit untuk pengamanan kalau Pak Jokowi datang,” ungkapnya.

Namun, tak hanya presiden serta menteri-menteri yang pernah mampir ke Warung Sate Mbok Galak. Sudarto menyebutkan, wisatawan-wisatawan kerap memenuhi ruang makan warung baik di hari libur maupun hari biasa.

Rahasia di balik kuliner favorit pejabat

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Syarat Mendaki Gunung Prau Pasca Lebaran 2021

Syarat Mendaki Gunung Prau Pasca Lebaran 2021

Travel Update
Catat, Jadwal Penutupan Jalur Pendakian Gunung Prau saat Lebaran 2021

Catat, Jadwal Penutupan Jalur Pendakian Gunung Prau saat Lebaran 2021

Travel Update
Lebaran 2021, The Lawu Park Bakal Terapkan Aturan Waiting List

Lebaran 2021, The Lawu Park Bakal Terapkan Aturan Waiting List

Travel Update
85 Persen Hotel di Kabupaten Bogor sudah Tersertifikasi CHSE

85 Persen Hotel di Kabupaten Bogor sudah Tersertifikasi CHSE

Travel Update
Okupansi Hotel Kabupaten Bogor Fluktuatif saat Larangan Mudik

Okupansi Hotel Kabupaten Bogor Fluktuatif saat Larangan Mudik

Travel Update
Tempat Wisata Gunungkidul Tetap Buka Saat Libur Lebaran, Asalkan...

Tempat Wisata Gunungkidul Tetap Buka Saat Libur Lebaran, Asalkan...

Travel Update
Masjid Istiqlal akan Dikembangkan Sebagai Wisata Halal

Masjid Istiqlal akan Dikembangkan Sebagai Wisata Halal

Travel Update
Sejarah Masjid Agung Surakarta, Peninggalan Mataram Islam di Kota Solo

Sejarah Masjid Agung Surakarta, Peninggalan Mataram Islam di Kota Solo

Jalan Jalan
ASN di Yogyakarta Diharapkan Bantu Hotel dengan Staycation Saat Libur Lebaran

ASN di Yogyakarta Diharapkan Bantu Hotel dengan Staycation Saat Libur Lebaran

Travel Update
 Larangan Mudik Buat Reservasi Hotel di Jogja Anjlok, Paling Parah Sejak PHRI Berdiri

Larangan Mudik Buat Reservasi Hotel di Jogja Anjlok, Paling Parah Sejak PHRI Berdiri

Travel Update
PHRI Yogyakarta Siapkan Paket Isolasi Mandiri, Penyokong Cashflow di Tengah Pandemi

PHRI Yogyakarta Siapkan Paket Isolasi Mandiri, Penyokong Cashflow di Tengah Pandemi

Travel Update
Rute Menuju Curug Suropdipo yang Keren di Temanggung

Rute Menuju Curug Suropdipo yang Keren di Temanggung

Travel Tips
Gegara Ulah Turis Asing, Gubernur Wayan Koster Sering Ditegur Menteri

Gegara Ulah Turis Asing, Gubernur Wayan Koster Sering Ditegur Menteri

Travel Update
Kemenparekraf Fasilitasi Pelaku Usaha Parekraf Lewat Nyatakan.id

Kemenparekraf Fasilitasi Pelaku Usaha Parekraf Lewat Nyatakan.id

Travel Update
Inilah Mengapa Mudik Sangat Berisiko Sebarkan Covid-19

Inilah Mengapa Mudik Sangat Berisiko Sebarkan Covid-19

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X