Berencana ke Solo? Simak "Itinerary" Berikut - Kompas.com

Berencana ke Solo? Simak "Itinerary" Berikut

Kompas.com - 30/07/2016, 23:01 WIB
KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO Pekerja tengah mengangkat bahan gamelan yang terbuat dari tembaga dan timah setelah dipanaskan di salah satu rumah pembuatan gamelan di Desa Wirun, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Kamis (21/7/2016). Sentra pembuatan gamelan adalah salah satu tempat yang dikunjungi dalam paket wisata Accor Solo Heritage Cycling.

SURAKARTA, KOMPAS.com - Solo sebagai destinasi menawarkan berbagai obyek dan kegiatan wisata. Dari ibu kota Jakarta maupun luar Pulau Jawa, Solo terbilang terjangkau dengan aneka macam transportasi yang tersedia.

Obyek-obyek wisata di Solo dan seputarnya juga bervariasi mulai dari wisata kuliner hingga sejarah. Selain itu, tak jauh dari Solo, tepatnya di Sukoharjo punya ragam sentra industri yang bisa dikunjungi.

Jika punya waktu tiga hari dua malam dari untuk liburan mulai dari Jumat hingga Minggu, Anda sudah bisa berlibur dengan aneka kegiatan. Berikut "itinerary" versi KompasTravel yang bisa Anda coba.

JUMAT

Jika memilih kereta api, Anda bisa memilih kereta Senja Utama Solo tujuan Stasiun Pasar Senen - Stasiun Solo Balapan. Kereta Senja Utama Solo berangkat pukul 22.00 WIB dan akan tiba di Solo hari Sabtu sekitar pukul 07.00 WIB .

Selama perjalanan, Anda bisa beristirahat di dalam kereta. Dengan beristirahat, esok hari Anda bisa berwisata secara maksimal.

KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO Lenjongan adalah jajanan tradisional Solo yang telah ada sejak zaman penjajahan Belanda. Lenjongan terdiri dari beberapa macam makanan, misalnya tiwul, ketan hitam, ketan putih, gethuk, sawut, cenil, dan klepon. Seporsi lenjongan dijual Yu Sum seharga Rp 4.000.
SABTU

Begitu tiba di Stasiun Solo Balapan, Anda bisa langsung berwisata kuliner di Pasar Gede untuk mencari menu sarapan. Di sana, Anda bisa mencicipi kuliner legendaris nan murah seperti lenjongan, nasi tumpang, brambang asem, dan es dawet telasih.

Untuk mencapai Pasar Gede dari Stasiun Solo Balapan, Anda bisa memilih moda transportasi taksi. Tarif yang dibutuhkan berkisar Rp 25.000.

Selesai berwisata kuliner, Anda bisa langsung pergi ke hotel yang telah dipesan. Jika belum memesan kamar, terdapat pilihan hotel di sepanjang Jalan Briptu Slamet Riyadi, Dr. Soepomo, atau Jalan Monginsidi dekat Stasiun Solo Jebres.

Setelah menaruh barang di kamar hotel, Anda bisa kembali berwisata ke Kawasan Keraton Kasunanan Solo atau sekedar melihat-lihat barang antik di Pasar Triwindu.

Jelang sore hari, Anda bisa melesat ke daerah Jalan Mangun Sarkoro No. 122, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah. Anda bisa mencicipi sate buntel di Warung Sate Mbok Galak yang disebut-sebut kesukaan presiden di era Orde Baru, Soeharto dan mantan Wali Kota Solo, Joko Widodo yang sekarang Presiden RI.

Malam hari, Anda bisa bersantai di dekat Patung Slamet Riyadi sambil menyantap wedang ronde. Jika lapar, di sekitar Jalan Briptu Slamet Riyadi juga terdapat warung angkringan.

Hari Sabtu berakhir, Anda bisa kembali ke hotel dan menyiapkan perjalanan pada hari Minggu keliling sentra industri di Sukoharjo dan berbelanja oleh-oleh.

KOMPAS.COM/WAHYU ADITYO PRODJO Pedagang di blok C di Pasar Klewer Sementara, Solo, Sabtu (23/7/2016). Pasar Klewer Sementara menawarkan aneka produk batik mulai dari baju anak-anak hingga dewasa baik kemeja maupun baju tidur.
MINGGU

Hari kedua sekaligus hari terakhir di Solo, Anda bisa mencoba paket wisata Accor Solo Heritage Cyling. Anda akan diajak keliling sentra-sentra industri seperti kerupuk karak, kerupuk rambak, gamelan, alkohol, dan shuttlecock.

Sebelumnya, disarankan untuk check-out dari hotel tempat Anda menginap. Untuk memulai paket wisata, Anda bisa menitipkan barang di resepsionis hotel jaringan Accor di titik awal keberangkatan.

Perjalanan akan dimulai pada pukul 08.00 WIB menggunakan sepeda. Anda juga diajak menyeberangi Sungai Bengawan Solo menggunakan perahu gethek dari titik Kelurahan Sangkrahan, Kecamatan Pasar Kliwon, Surakarta ke titik Desa Gadingan, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo.

Dari titik Desa Gadingan, petualangan akan dimulai. Anda akan menyusuri sawah dan juga jalan-jalan desa yang jauh dari keramaian Kota Solo.

Anda akan ditemani seorang pemandu wisata yang akan bersepeda bersama. Sepanjang perjalanan dan sentra industri, Anda akan mendapatkan penjelasan seputar tempat yang dikunjungi.

KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO Warga menyeberang Sungai Bengawan Solo menggunakan perahu kayu dari Kelurahan Sangkrahan, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Surakarta, Jawa Tengah, Kamis (21/7/2016). Menyeberangi Sungai Bengawan Solo adalah salah satu aktivitas yang ditawarkan dalam paket wisata Accor Solo Royal Heritage Cycling.
Paket wisata nantinya akan berakhir pada siang hari di Kerajinan Kulit Balai Agung Kasunanan Solo dekat Alun-Alun Utara Keraton. Anda bisa sekaligus berbelanja oleh-oleh di Pasar Klewer Sementara sebelum pulang.

Dari Pasar Klewer Sementara, Anda bisa kembali naik kereta api maupun pesawat. Jika Anda naik kereta api, pilihan kereta Jaka Tingkir tujuan Stasiun Purwosari - Stasiun Pasar Senen bisa jadi pilihan. Kereta api Jaka Tingkir berangkat pukul 18.15 dan tiba pukul 03.40 WIB.

Sementara jika naik pesawat terbang, berbagai maskapai penerbangan seperti Garuda Indonesia, Sriwijaya Air, Lion Air, dan maskapai lainnya bisa Anda gunakan. Jika menggunakan pesawat terbang, Anda bisa tiba di Jakarta tak terlalu larut.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorI Made Asdhiana

Close Ads X