Kompas.com - 01/08/2016, 10:14 WIB
Seorang pengunjung terlihat sedang melakukan foto selfie di Air Terjun Kalata. Air terjun ini menjadi tempat favorit untuk berfoto. Air Terjun Kalata berada di daerah Desa Wolowa Baru, Kecamatan Wolowa, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara. KOMPAS.COM/DEFRIATNO NEKESeorang pengunjung terlihat sedang melakukan foto selfie di Air Terjun Kalata. Air terjun ini menjadi tempat favorit untuk berfoto. Air Terjun Kalata berada di daerah Desa Wolowa Baru, Kecamatan Wolowa, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara.
|
EditorI Made Asdhiana

BUTON, KOMPAS.com - Udara Yang sejuk dan dingin begitu terasa saat berada di sekitar Air Terjun Kalata yang berada di daerah Desa Wolowa Baru, Kecamatan Wolowa, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara. Suara air terjun mulai terdengar dari kejauhan.

Jalan setapak yang agak becek tak menyurutkan tekad untuk terus melangkah kaki menuju air terjun yang sudah semakin dekat. Setelah melihat air terjun tersebut, rasa capek pun langsung hilang.

Air Terjun Kalata mempunyai dua tingkat. “Air terjunnya sangat indah. Air terjunnya mempunyai dua tingkat dan membentuk seperti kolam di bagian air terjun yang pertama,” kata seorang pengunjung, Ratna Yunita Jamuna, Sabtu (30/7/2016).

Ratna yang baru pertama kali mendatangi Air Terjun Kalata ini begitu takjub dengan pesona alamnya yang indah. Air yang bening dan terasa dingin begitu menyatu dengan bebatuan alam yang berbentuk tingkatan.

“Batu-batu sangat bagus tersusun rapi seperti buatan tangan, padahal susunan batu itu sudah terbentuk secara alami. Airnya juga bening dan dingin, tapi yang bagus di bagian bawah ada air terjunnya banyak yang selfie di situ,” ujarnya.

Pada air terjun kedua, mempunyai tingkatan agak tinggi dibandingkan air terjun di tingkatan yang pertama. Selain itu di bagian air terjun kedua mempunyai sisi tebing yang curam dan airnya agak deras dan alirannya semakin mengecil mengalir ke bawah.

KOMPAS.com/DEFRIATNO NEKE Air Terjun Kalata yang berada di Desa Wolowa Baru, Kecamatan Wolowa, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara merupakan daerah wisata yang diandalkan pemerintah daerah setempat. Air terjun ini menjadi daerah wisata favorit bagi warga.
Menurut seorang warga sekitar, La Narto (38), Air Terjun Kalata ini sangat indah di saat musim panas yang pada bulan Juni, Juli Agustus dan September. Karena di bulan tersebut, air akan terlihat jernih dan tidak kotor oleh hujan.

“Air terjun ini sudah mulai banyak dikunjungi orang. Hanya untuk parkir kendaraan masih jauh karena belum ada akses jalan mendekat ke area air terjun ini,” ucap La Narto.

Lokasi Air Terjun Kalata ini sekitar 20 kilometer dari ibu kota Kabupaten Buton dengan jarak tempuh sekitar 40 menit menggunakan kendaraan mobil. Namun akses jalan belum memadai, sehingga harus menggunakan motor sejauh 1 kilometer. Selanjutnya jalan kaki sejauh 1 kilometer. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Aturan Terbaru Naik Pesawat Lion Air, Batik, dan Wings per 18 Mei 2022

Aturan Terbaru Naik Pesawat Lion Air, Batik, dan Wings per 18 Mei 2022

Travel Update
Kulon Progo Kembali Bikin Tiga Film Berlatar Tempat Wisata, Jadi Ajang Promosi

Kulon Progo Kembali Bikin Tiga Film Berlatar Tempat Wisata, Jadi Ajang Promosi

Travel Update
Gurun Pasir Putih di Mesir yang Unik dan Indah, Mirip Area Bersalju

Gurun Pasir Putih di Mesir yang Unik dan Indah, Mirip Area Bersalju

Jalan Jalan
Sering Ingin Kentut Saat Naik Pesawat, Ini Alasan dan Cara Mencegahnya

Sering Ingin Kentut Saat Naik Pesawat, Ini Alasan dan Cara Mencegahnya

Travel Update
Limbah Restoran di Labuan Bajo Dibuang Sembarangan, Cederai Konsep Pariwisata Berkelanjutan

Limbah Restoran di Labuan Bajo Dibuang Sembarangan, Cederai Konsep Pariwisata Berkelanjutan

Travel Update
Taman Gandrung Terakota, Taman Unik Tempat 1.000 Penari di Banyuwangi

Taman Gandrung Terakota, Taman Unik Tempat 1.000 Penari di Banyuwangi

Jalan Jalan
10 Mal Terbesar di Dunia, Banyak yang dari Thailand dan China

10 Mal Terbesar di Dunia, Banyak yang dari Thailand dan China

Jalan Jalan
Kebun Raya Bogor Resmikan Wahana Baru Griya Anggrek

Kebun Raya Bogor Resmikan Wahana Baru Griya Anggrek

Travel Update
15 Wisata Bantul Yogyakarta dengan Pemandangan Alam Instagramable

15 Wisata Bantul Yogyakarta dengan Pemandangan Alam Instagramable

Jalan Jalan
Pemerintah Kota Yogyakarta Siapkan Jalur Skuter Listrik di Kotabaru

Pemerintah Kota Yogyakarta Siapkan Jalur Skuter Listrik di Kotabaru

Travel Update
Wisata ke Rowo Bayu Banyuwangi, Diduga Lokasi Asli KKN di Desa Penari

Wisata ke Rowo Bayu Banyuwangi, Diduga Lokasi Asli KKN di Desa Penari

Jalan Jalan
Rahasia Ruangan yang Terkunci di Taj Mahal, Benarkah Ada Kuil Hindu?

Rahasia Ruangan yang Terkunci di Taj Mahal, Benarkah Ada Kuil Hindu?

Jalan Jalan
8 Motif Batik Betawi dari Jakarta yang Bernilai Sejarah dan Budaya

8 Motif Batik Betawi dari Jakarta yang Bernilai Sejarah dan Budaya

Jalan Jalan
Festival Dugong di Alor NTT, Upaya Pemulihan Ekonomi lewat Pariwisata

Festival Dugong di Alor NTT, Upaya Pemulihan Ekonomi lewat Pariwisata

Travel Update
11 Tempat Wisata di Jepang buat Pecinta Anime dan Manga

11 Tempat Wisata di Jepang buat Pecinta Anime dan Manga

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.