Kompas.com - 01/08/2016, 16:03 WIB
Dari beberapa tempat makan murah meriah yang ada, Gulai Sapi Tugu Pak Samin adalah salah satu yang wajib anda kunjungi. TRIBUN JOGJA/HAMIM TOHARIDari beberapa tempat makan murah meriah yang ada, Gulai Sapi Tugu Pak Samin adalah salah satu yang wajib anda kunjungi.
EditorNi Luh Made Pertiwi F

Jika kita mendengar nama gulai, yang terbayang adalah olahan daging yang dimasak dengan santan yang kental berwarna kekuningan. Berbeda dengan kebanyakan gulai, Pak Samin menyajikan gulai dengan kuah yang encer tanpa santan berwarna kekuningan.

Meskipun tidak menggunakan santan, tetapi citarasa gulai satu ini cukup gurih dengan bumbu-bumbu rempah yang begitu terasa.

Karena tidak menggunakan santan, kuahnya yang disajikan panas terasa begitu segar disantap pada malam hari. Potongan daging sapinya pun terasa begitu empuk, tanpa banyak lemak yang menempel.

"Untuk menghasilkan daging sapi yang empuk, dagingnya direbus berulang-ulang. Selain membuat empuk juga menghilangkan lemak-lemak yang menempel pada daging," jelas Ning.

Ada dua pilihan cara penyajian gulai, yakni gulai campur (nasi dan gulai dicampur dalam satu piring) atau gulai pisah (gulai dan nasi dipisah). Dalam kedua cara penyajian tersebut potongan dagingnya pun cukup banyak.

Sebagai pelengkap menyantap gulai sapi, disediakan potongan kubis, sambal, kecap, dan cabai lalap utuh.

Rasa yang mantap, dan potongan dagingnya yang banyak tidak membuat Samin mematok harga mahal untuk setiap porsinya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Seporsi gulai pisah dapat Anda nikmati hanya dengan Rp 11.000, sedang untuk gulai campur bahkan hanya Rp 9.000.

Dengan harga yang sangat terjangkau tersebut maka tak heran banyak mahasiswa yang menjadi langganan.

"Sejak dulu memang kebanyakan yang makan di sini adalah mahasiswa, jadi jika harganya terlalu mahal kasihan mereka," ujar Ning.

Karena telah ada sekian lama warung makan yang setiap harinya buka dari jam 20.30 hingga 02.00 dinihari tersebut juga sering dijadikan lokasi bernostalgia orang luar kota yang dulu pernah kuliah di Yogyakarta.

"Dulu masih sangat sedikit tempat makan yang berjualan pada malam hari. Jadi banyak sekali mahasiswa yang cari makan pada malam hari datang kesini. Dan mereka yang dulu sering makan di sini kebanyakan menyempatkan datang jika sedang berada di Yogyakarta," pungkas Ning. (Tribun Jogja/Hamim Thohari)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Erupsi Gunung Semeru, Wisata Air Terjun Tumpak Sewu Tetap Aman

Erupsi Gunung Semeru, Wisata Air Terjun Tumpak Sewu Tetap Aman

Travel Update
Bandara Juanda di Sidoarjo Tak Terdampak Letusan Gunung Semeru

Bandara Juanda di Sidoarjo Tak Terdampak Letusan Gunung Semeru

Travel Update
Jembatan Gladak Perak Lumajang Hancur Kena Erupsi Semeru, Lalu-lintas Dialihkan via Probolinggo

Jembatan Gladak Perak Lumajang Hancur Kena Erupsi Semeru, Lalu-lintas Dialihkan via Probolinggo

Travel Update
6 Fakta Jembatan Gladak Perak Lumajang yang Hancur Diterjang Erupsi Gunung Semeru

6 Fakta Jembatan Gladak Perak Lumajang yang Hancur Diterjang Erupsi Gunung Semeru

Jalan Jalan
4 Benda di Kamar Hotel yang Boleh Dibawa Pulang, Ada Sabun dan Sampo

4 Benda di Kamar Hotel yang Boleh Dibawa Pulang, Ada Sabun dan Sampo

Travel Tips
Kongres JKPI ke-V di Bogor Tetapkan 8 Ibu Kota Kebudayaan di Indonesia

Kongres JKPI ke-V di Bogor Tetapkan 8 Ibu Kota Kebudayaan di Indonesia

Travel Update
5 Atraksi Menarik Desa Nglanggeran, Desa Wisata Terbaik Dunia 2021 UNWTO

5 Atraksi Menarik Desa Nglanggeran, Desa Wisata Terbaik Dunia 2021 UNWTO

Jalan Jalan
Lawson Hadir Secara Virtual di Metaverse Parareal Akihabara Jepang

Lawson Hadir Secara Virtual di Metaverse Parareal Akihabara Jepang

Jalan Jalan
Sandiaga Puji Desa Wisata Nglanggeran, Desa Wisata Terbaik 2021 UNWTO

Sandiaga Puji Desa Wisata Nglanggeran, Desa Wisata Terbaik 2021 UNWTO

Travel Update
Hari Konservasi Kehidupan Liar Sedunia, Yuk Intip 7 Kawasan Konservasi di Indonesia

Hari Konservasi Kehidupan Liar Sedunia, Yuk Intip 7 Kawasan Konservasi di Indonesia

Jalan Jalan
Tempat Wisata Gunung Salak di Aceh Utara Bakal Tutup untuk Pembangunan Jembatan

Tempat Wisata Gunung Salak di Aceh Utara Bakal Tutup untuk Pembangunan Jembatan

Travel Update
Ascott Kerja Sama dengan Kimaya Group Perluas Hotel di 4 Provinsi

Ascott Kerja Sama dengan Kimaya Group Perluas Hotel di 4 Provinsi

Travel Update
Jangan Bawa Pulang 5 Benda Ini dari Hotel, Awas Kena Denda

Jangan Bawa Pulang 5 Benda Ini dari Hotel, Awas Kena Denda

Travel Tips
5 Tips Liburan Akhir Tahun agar Tetap Aman dan Nyaman

5 Tips Liburan Akhir Tahun agar Tetap Aman dan Nyaman

Travel Tips
Pawon Purba Hadirkan Sensasi Makan di Kaki Gunung Api Purba Nglanggeran

Pawon Purba Hadirkan Sensasi Makan di Kaki Gunung Api Purba Nglanggeran

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.