Kompas.com - 04/08/2016, 05:03 WIB
Sebuah sudut di perkampungan tradisional di Bukchon, Seoul, Korea Selatan. Jejeran hanok (rumah tradisional Korea) masih tertata apik dengan suasana yang masih terjaga, seperti layaknya perkampungan yang tak tersentuh modernisasi yang gencar mengepung Seoul. KOMPAS/AGUS HERMAWANSebuah sudut di perkampungan tradisional di Bukchon, Seoul, Korea Selatan. Jejeran hanok (rumah tradisional Korea) masih tertata apik dengan suasana yang masih terjaga, seperti layaknya perkampungan yang tak tersentuh modernisasi yang gencar mengepung Seoul.
|
EditorNi Luh Made Pertiwi F

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 132.024 wisatawan Indonesia berkunjung ke Korea Selatan selama semester pertama tahun 2016. Jumlah tersebut terbilang meningkat cukup signifikan dibandingkan semester pertama pada tahun 2015.

Menurut data Statistik Pariwisata Korea yang dikeluarkan oleh Korea Tourism Organization (KTO), jumlah wisatawan Indonesia meningkat sekitar 37,5 persen. Sebelumnya pada semester pertama tahun 2015, jumlah kunjungan wisatawan Indonesia sebanyak 95.988 kunjungan.

Menurut pihak KTO yang dikutip dari siaran pers yang diterima KompasTravel, peningkatan tersebut karena beberapa aspek seperti tak terjadi bencana alam yakni MERS, perubahan destinasi wisata ke negara-negara Asia yang lebih aman karena kasus-kasus terorisme yang sering terjadi di beberapa negara Eropa.

Selain itu, peningkatan tersebut terjadi karena pengaruh Hallyu (Korean Wave) yang kembali melanda negara-negara Asia Tenggara seperti drama Descendants of the Sun dan drama Korea lainnya.

“Drama Descendants of the Sun sudah mulai ditayangkan di salah satu stasiun televisi nasional di Indonesia. Dan mulai bulan Agustus sampai bulan September nanti video promosi pariwisata Korea yang dibintangi oleh Song Joong Ki akan sering muncul di beberapa stasiun televisi di Indonesia. Hal tersebut diharapkan dapat semakin menarik minat wisatawan Indonesia untuk berkunjung ke Korea,” kata Direktur KTO Jakarta, OH Hyonjae dalam siaran pers.

Selain itu, wisatawan dari enam negara utama di Asia Tenggara yang berkunjung ke Korea  juga mengalami peningkatan di semester pertama tahun 2016. Peningkatan terjadi sekitar 30 persen jika dibandingkan dengan semester pertama di tahun 2015.

Jika diurutkan sesuai peningkatan wisatawannya, Vietnam mengalami peningkatan sekitar 40,2  persen, Indonesia sekitar 37,5 persen, Filipina 26,3 persen, Singapura, 24.5 persen, dan Thailand 13.8 persen, dan Malaysia sekitar 29 persen. Data statistik pariwisata Korea menyebutkan tahun 2016 wisatawan Vietnam berjumlah 112.539 kunjungan, Malaysia 137.609 kunjungan, Filipina 252.572 kunjungan, Singapura 94.165 kunjungan, dan Thailand 248.397 kunjungan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Fakta Menarik Gunung Semeru, Rumah Tertinggi Sepasang Arca Kuno

10 Fakta Menarik Gunung Semeru, Rumah Tertinggi Sepasang Arca Kuno

Jalan Jalan
Erupsi Gunung Semeru Tak Berdampak pada Wisata Bromo

Erupsi Gunung Semeru Tak Berdampak pada Wisata Bromo

Travel Update
Pendakian Gunung Semeru Bukan Tutup karena Erupsi, Tapi karena PPKM

Pendakian Gunung Semeru Bukan Tutup karena Erupsi, Tapi karena PPKM

Travel Update
Pihak TNBTS Tegaskan Tak Ada Pendaki Saat Gunung Semeru Erupsi

Pihak TNBTS Tegaskan Tak Ada Pendaki Saat Gunung Semeru Erupsi

Travel Update
Erupsi Gunung Semeru Tak Pengaruhi Bandara Malang

Erupsi Gunung Semeru Tak Pengaruhi Bandara Malang

Travel Update
Bandara Banyuwangi Masih Layani Penerbangan, Meski Gunung Semeru Meletus

Bandara Banyuwangi Masih Layani Penerbangan, Meski Gunung Semeru Meletus

Travel Update
2,92 Juta Orang Lakukan Penerbangan Domestik pada OKtober 2021

2,92 Juta Orang Lakukan Penerbangan Domestik pada OKtober 2021

Travel Update
Erupsi Gunung Semeru, Wisata Air Terjun Tumpak Sewu Tetap Aman

Erupsi Gunung Semeru, Wisata Air Terjun Tumpak Sewu Tetap Aman

Travel Update
Bandara Juanda di Sidoarjo Tak Terdampak Letusan Gunung Semeru

Bandara Juanda di Sidoarjo Tak Terdampak Letusan Gunung Semeru

Travel Update
Jembatan Gladak Perak Lumajang Hancur Kena Erupsi Semeru, Lalu-lintas Dialihkan via Probolinggo

Jembatan Gladak Perak Lumajang Hancur Kena Erupsi Semeru, Lalu-lintas Dialihkan via Probolinggo

Travel Update
6 Fakta Jembatan Gladak Perak Lumajang yang Hancur Diterjang Erupsi Gunung Semeru

6 Fakta Jembatan Gladak Perak Lumajang yang Hancur Diterjang Erupsi Gunung Semeru

Jalan Jalan
4 Benda di Kamar Hotel yang Boleh Dibawa Pulang, Ada Sabun dan Sampo

4 Benda di Kamar Hotel yang Boleh Dibawa Pulang, Ada Sabun dan Sampo

Travel Tips
Kongres JKPI ke-V di Bogor Tetapkan 8 Ibu Kota Kebudayaan di Indonesia

Kongres JKPI ke-V di Bogor Tetapkan 8 Ibu Kota Kebudayaan di Indonesia

Travel Update
5 Atraksi Menarik Desa Nglanggeran, Desa Wisata Terbaik Dunia 2021 UNWTO

5 Atraksi Menarik Desa Nglanggeran, Desa Wisata Terbaik Dunia 2021 UNWTO

Jalan Jalan
Lawson Hadir Secara Virtual di Metaverse Parareal Akihabara Jepang

Lawson Hadir Secara Virtual di Metaverse Parareal Akihabara Jepang

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.