Kompas.com - 04/08/2016, 06:03 WIB
|
EditorNi Luh Made Pertiwi F

JAKARTA, KOMPAS.com - Sumatera Barat memang terkenal dengan kulinernya yang digemari banyak orang. Rumah Makan Padang dengan mudah ditemukan di berbagai daerah di Indonesia, bahkan di luar negeri.

Namun kuliner khas Sumatera Barat tidak hanya sebatas itu saja. Anda tidak akan menemukan rumah makan Padang di daerah Sumatera Barat seperti yang ada di Jakarta, melainkan rumah makan yang memiliki spesifikasi.

Setiap daerah memiliki ragam kuliner masing-masing. Oleh karena itu, di sana Anda akan menemukan rumah makan yang memiliki spesifikasi tertentu, misalnya dendeng atau gulai.

"Setiap rumah makan punya spesifikasi masing-masing karena kemampuan setiap daerah berbeda," ujar Reno Andam Suri, penulis buku Rendang Traveler saat dihubungi KompasTravel belum lama ini.

Salah satu keragaman kuliner Sumatera Barat adalah Nasi Pauh. Nasi Pauh merupakan sajian khas Minang yang memiliki spesifikasi sendiri. Nasi Pauh biasanya mengandalkan gulai ikan. Sedangkan penamaan Pauh berasal dari nama kecamatan yang ada di Pariaman, Sumatera Barat. Oleh karena itu, nama Pauh sering disandingkan dengan Pariaman.

KOMPAS.COM/YOSIA MARGARETTA Merupakan salah satu menu dari Kedai Nasi Pauh Piaman

Apabila di sajian Nasi Padang Anda bisa menjumpai rendang, di sajian Nasi Pauh Anda tidak akan menemukan rendang. Hidangan yang Anda temui di Nasi Pauh adalah Gulai Ikan atau Daging Kalio.

Kalio merupakan proses memasak yang dimulai dari gulai lalu menjadi kalio. Selain itu Anda juga bisa saja menemukan gulai ayam di sajian Nasi Pauh.

"Nggak ada rendang gitu karena mereka spesifikasi gulai," ujar Nusyirwan Effendi, Antropolog Universitas Andalas saat diwawancara KompasTravel, Senin (1/8/2016).

Untuk penyajian, Nasi Pauh memiliki cara yang hampir sama dengan Nasi Padang. Tamu akan disajikan berbagai menu yang mereka miliki dan disusun di atas meja makan. Namun apabila biasanya Nasi Padang menyajikan rendang, dendeng balado dan lainnya, di kedai Nasi Pauh yang disajikan adalah aneka macam gulai terutama Gulai Ikan.

"Kalau ada orang ngomong mau makan Nasi Pauh, pasti kita tahunya ya makan gulai ikan," ujar Nusyirwan.

Nusyirwan mengungkapkan bahwa Kedai Nasi Pauh Piaman merupakan pelopor Nasi Pauh yang didirikan pertama kali di Bukittinggi. Namun akhirnya di daerah Pariaman sendiri berkembang banyak rumah makan yang menamakan Nasi Pauh dengan spesifikasi gulai ikan. Oleh karena itu saat ini Nasi Pauh dikenal dengan aneka gulainya terutama gulai ikan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Syarat Bawa Laptop dan Powerbank ke Pesawat Lion Air, Batik Air, dan Wings Air

Syarat Bawa Laptop dan Powerbank ke Pesawat Lion Air, Batik Air, dan Wings Air

Travel Update
Car Free Day Jakarta Kembali Dibuka 22 Mei, Berikut 6 Lokasinya 

Car Free Day Jakarta Kembali Dibuka 22 Mei, Berikut 6 Lokasinya 

Travel Update
Harga Tiket dan Rute ke Kedai Sawah Sembalun NTB, Jangan Sampai Nyasar

Harga Tiket dan Rute ke Kedai Sawah Sembalun NTB, Jangan Sampai Nyasar

Travel Tips
Cerita Malin Kundang dan Tradisi Merantau Laki-laki Minangkabau

Cerita Malin Kundang dan Tradisi Merantau Laki-laki Minangkabau

Jalan Jalan
Lagi Tren, Ini 6 Spot Campervan Kece di Bali

Lagi Tren, Ini 6 Spot Campervan Kece di Bali

BrandzView
Agrowisata Kedai Sawah Sembalun di Lombok Timur, Bisa Petik Sayur dan Buah

Agrowisata Kedai Sawah Sembalun di Lombok Timur, Bisa Petik Sayur dan Buah

Jalan Jalan
Wisata Bondowoso: Kaldera Ijen Purba yang Punya Banyak Keunikan Alam

Wisata Bondowoso: Kaldera Ijen Purba yang Punya Banyak Keunikan Alam

Jalan Jalan
Sensasi Baru Wisata Bukit Cinta Rawa Pening, Keliling Naik Jet Ski

Sensasi Baru Wisata Bukit Cinta Rawa Pening, Keliling Naik Jet Ski

Jalan Jalan
Aturan Terbaru Naik Pesawat Lion Air, Batik, dan Wings per 18 Mei 2022

Aturan Terbaru Naik Pesawat Lion Air, Batik, dan Wings per 18 Mei 2022

Travel Update
Kulon Progo Kembali Bikin Tiga Film Berlatar Tempat Wisata, Jadi Ajang Promosi

Kulon Progo Kembali Bikin Tiga Film Berlatar Tempat Wisata, Jadi Ajang Promosi

Travel Update
Gurun Pasir Putih di Mesir yang Unik dan Indah, Mirip Area Bersalju

Gurun Pasir Putih di Mesir yang Unik dan Indah, Mirip Area Bersalju

Jalan Jalan
Sering Ingin Kentut Saat Naik Pesawat, Ini Alasan dan Cara Mencegahnya

Sering Ingin Kentut Saat Naik Pesawat, Ini Alasan dan Cara Mencegahnya

Travel Update
Limbah Restoran di Labuan Bajo Dibuang Sembarangan, Cederai Konsep Pariwisata Berkelanjutan

Limbah Restoran di Labuan Bajo Dibuang Sembarangan, Cederai Konsep Pariwisata Berkelanjutan

Travel Update
Taman Gandrung Terakota, Taman Unik Tempat 1.000 Penari di Banyuwangi

Taman Gandrung Terakota, Taman Unik Tempat 1.000 Penari di Banyuwangi

Jalan Jalan
10 Mal Terbesar di Dunia, Banyak yang dari Thailand dan China

10 Mal Terbesar di Dunia, Banyak yang dari Thailand dan China

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.