Kompas.com - 09/08/2016, 11:02 WIB
|
EditorI Made Asdhiana

JAKARTA, KOMPAS.com - Saat ini di ASEAN telah memberlakukan MRA (Mutual Recognition Arrangement), yang bertujuan untuk membuat standarisasi pekerja di industri pariwisata dalang lingkup ASEAN.

"Dalam konteks ASEAN Community, flow of people belum berjalan. Kalaupun terjadi jangan takut. Karena pertama kualitas HR (human resources) kita bagus, dan umumnya orang akan pindah dari yang pendapatannya rendah ke tinggi," kata Arief dalam acara pembukaan ASEAN Mutual Recognition Arrangement on Tourism Professional di Hotel Grand Mercure, Jakarta, Senin (8/8/2016).

Menurut Arief, apabila mobilitas pekerja dalam industri pariwisata terjadi, negara yang patut diwaspadai oleh Indonesia bukanlah Malaysia atau Singapura, sebab kedua negara ini memiliki pendapatan lebih tinggi dari Indonesia.

"Malaysia dan Singapura pendapatan per kapitanya lebih tinggi. Jadi dari Indonesia lebih mudah pindah kesana, tetapi ada Filipina juga. Dilihat dari persentase lebih banyak pekerja Filipina dan mereka mau dibayar sama dengan orang Indonesia. Poin saya, yang harus diwaspadai itu orang Filipina," kata Arief.

Pekerja di Indonesia dalam industri pariwisata, lanjut Menpar, masih mengalami hambatan, terutama dari segi bahasa.

TRIBUN BALI/ANDRIANSYAH Seorang pemandu wisata menjemput wisatawan di terminal kedatangan internasional Bandara Ngurah Rai, Bali, Rabu (12/3/2014). Kunjungan wisatawan ke Bali masih terpantau ramai menjelang Hari Raya Nyepi.
"Kelemahan kita pada umumnya kelemahannya adalah bahasa. Beda dengan Malaysia, Singapura, dan Filipina bahasa Inggrisnya lebih bagus dari kita. Tetapi rangking kita tidak terlalu anjlok dibading sepuluh negara ASEAN. Kita di tengah-tengah," ungkap Arief.

Untuk memperkenalkan konsep MRA dan sekretariat regional ASEAN kepada stakeholder utama di bidang pariwisata, Konferensi pariwisata "ASEAN Mutual Recognition Arrangment on Tourism Professional (MRA-TP)" diselenggarakan tanggal 8-9 Agustus 2016 di Hotel Grand Mercure, Kemayoran Jakarta. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menparekraf Sasar Micro Influencer Atlet untuk Promosi Sport Tourism

Menparekraf Sasar Micro Influencer Atlet untuk Promosi Sport Tourism

Travel Update
Kemenparekraf Gandeng Mesut Özil, Bidik Pasar Timur Tengah dan Eropa

Kemenparekraf Gandeng Mesut Özil, Bidik Pasar Timur Tengah dan Eropa

Travel Update
Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Pantai Pulau Merah Banyuwangi

Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Pantai Pulau Merah Banyuwangi

Travel Tips
Covid-19 Melandai, Masyarakat Aceh Ramai Bikin Paspor untuk Wisata

Covid-19 Melandai, Masyarakat Aceh Ramai Bikin Paspor untuk Wisata

Travel Update
Pantai Pulau Merah Banyuwangi, Terkenal dengan Sunset Berwarna Merah

Pantai Pulau Merah Banyuwangi, Terkenal dengan Sunset Berwarna Merah

Jalan Jalan
Turis Indonesia Paling Banyak Kunjungi Singapura pada April 2022

Turis Indonesia Paling Banyak Kunjungi Singapura pada April 2022

Travel Update
Menjelajahi Alam di Rahong Utara NTT, Menikmati Air Terjun Cunca Lega

Menjelajahi Alam di Rahong Utara NTT, Menikmati Air Terjun Cunca Lega

Jalan Jalan
Paket Rp 9,8 Juta ke Korsel buat Fans K-Pop dan K-Drama

Paket Rp 9,8 Juta ke Korsel buat Fans K-Pop dan K-Drama

Travel Promo
4 Rekomendasi Museum di Yogyakarta, Sayang untuk Dilewatkan

4 Rekomendasi Museum di Yogyakarta, Sayang untuk Dilewatkan

Jalan Jalan
Riset: Pengeluaran Turis Kini Lebih Banyak untuk Beli Pengalaman daripada Barang

Riset: Pengeluaran Turis Kini Lebih Banyak untuk Beli Pengalaman daripada Barang

Travel Update
Sering Dikira Sama, Ini Perbedaan Trekking dan Hiking

Sering Dikira Sama, Ini Perbedaan Trekking dan Hiking

Travel Tips
Persiapan AVPN Conference Juni 2022 Capai 80 Persen

Persiapan AVPN Conference Juni 2022 Capai 80 Persen

Travel Update
Jadi Lokasi G20, Jangan Lupa Mampir ke 3 Spot Berikut Saat Liburan di Nusa Dua

Jadi Lokasi G20, Jangan Lupa Mampir ke 3 Spot Berikut Saat Liburan di Nusa Dua

BrandzView
Aturan Covid-19 Dilonggarkan, Okupansi Hotel di Kabupaten Semarang Terus Naik

Aturan Covid-19 Dilonggarkan, Okupansi Hotel di Kabupaten Semarang Terus Naik

Travel Update
Keris dari Desa Aeng Tong-tong Jadi Suvenir Side Event G20

Keris dari Desa Aeng Tong-tong Jadi Suvenir Side Event G20

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.