Maumere, Jantung Hati Flores Itu Kembali Bangkit setelah Tsunami

Kompas.com - 10/08/2016, 05:17 WIB
Penginapan di Coconut Garden Beach, Maumere, Nusa Tenggara Timur. KOMPAS/KORNELIS KEWA AMAPenginapan di Coconut Garden Beach, Maumere, Nusa Tenggara Timur.
|
EditorI Made Asdhiana

JAKARTA, KOMPAS.com - Apakah daerah destinasi wisata Maumere terdengar asing bagi Anda? Tak heran, sebab destinasi wisata yang terletak di Kabupaten Sikka, tepat di tengah Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur ini memang tak setenar wilayah lain di Flores seperti Labuan Bajo atau Alor. Pariwisata Maumere, si jantung hati Pulau Flores sempat lesu karena gempa tektonik yang menyebabkan tsunami pada tahun 1992 silam.

"Pada tahun 1970-an dan 1980-an Maumere sudah terkenal di dunia. Bahkan sebelum Bunaken (di Sulawesi Utara) terkenal. Setelah tahun 1992 terkena gempa tektonik yang menyebabkan tsunami, 2.000 orang tewas, banyak karang rusak. Setelah itu dilakukan pemulihan dan tidak diekspos, karena tidak mungkin diekspos saat rusak," kata Bupati Sikka, Yoseph Ansar Rera pada acara peluncuran paket wisata Festival Teluk Maumere di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Selasa (9/8/2016).

Berbagai upaya dilakukan untuk mengembalikan kejayaan pariwisata Maumere, menurut Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya Sikka, ada empat hal yang dilakukan untuk mempopulerkan kembali Maumere, yakni pembenahan destinasi, membuat acara menarik dan berkelanjutan, paket wisata, dan promosi.

KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Pantai Koka di Kabupaten Sikka, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, Senin (2/6/2015).
Sedangkan Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata, Esthy Reko Astuti mengatakan, "Promosi perlu tapi kita harus tahu bahwa produk yang akan dipromosikan sangat segmented, yakni diving. Perlu promosi tetapi juga ada perlu pembatas. Jangan sampai dibuka diekspos kemudian rusak".

Sebagai destinasi wisata, Maumere menawarkan pantai berpasir putih, situs diving dari patahan gempa tektonik sedalam sepuluh meter yang ditumbuhi terumbu karang, migrasi ikan paus, ikan predator seperti black tip shark dan pari, air laut jernih, serta wisata kebudayaan, wisata religi, dan kuliner yang layak dieksplor.

Tahun 2015 ada sekitar 6.000 wisatawan mancanegara dan 20.000 wisatawan nusantara yang berkunjung ke Maumere di Kabupaten Sikka. Tahun ini Pemda Sikka menargetkan jumlah wisatawan yang sama kembali ke Maumere.

"Sekarang kita ingin mengembalikan popularitas Maumere, supaya bisa dikenang dan dipopulerkan kembali," tambah Yoseph. Jadi, sudah siapkah Anda menjelajah jantung hati Flores, Maumere?



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X