Kompas.com - 16/08/2016, 10:18 WIB
|
EditorI Made Asdhiana

BUTON, KOMPAS.com - Pantai Mutiara merupakan pantai yang sangat indah. Betapa tidak, pasir putih nan halus membentang memanjang hampir di sepanjang Desa Gumanano, Kecamatan Mawasangka, Kabupaten Buton Tengah, Sulawesi Tenggara.

Laut yang bening dengan pasir yang putih semakin menambah keindahan pantai eksotis dan belum banyak dikenal orang ramai ini.

Desa Gumanano jaraknya sekitar 84 kilometer dari pelabuhan Wamengkoli dengan jalan yang belum di aspal.

“Pantai Mutiara ini sangat bagus, kalau air lagi surut, pasir putih akan semakin luas terlihat. Pasirnya kalau diinjak terasa halus sekali di kaki. Pantai ini menjadi wisata favorit warga di sini,” kata Muhaimin, warga Mawasangka, Senin (15/8/2016).

KOMPAS.com/DEFRIATNO NEKE Seorang anak kecil terlihat sedang asik bermain pasir di Pantai Mutiara, Desa Gumanano, Kecamatan Mawasangka, Kabupaten Buton Tengah, Sulawesi Tenggara.
Muhaimin menambahkan, masih banyak ikan di Pantai Mutiara ini, sehingga penduduk Desa Gumanano yang sebagian besar merupakan nelayan kadang menangkap ikan dengan memasang jaring di sepanjang pantai.

“Di sini pantainya belum banyak diketahui orang, sehingga, masih banyak ikan di Pantai Mutiara ini. Kalau sudah banyak orang yang berenang di sini, pasti ikannya akan berenang jauh,” ujarnya.

Sementara itu, seorang pengunjung dari Kota Baubau, Septian Sari, mengaku sangat menyukai keindahan Pantai Mutiara yang mempunyai pemandangan eksotis.

Pasir yang putih dan halus serta laut yang biru, menurutnya sangat menarik. “Pantainya cantik sekali, pasirnya yang putih dan laut biru, kalau di foto sangat cantik hasilnya. Kalau foto-foto selfie di sini sangat cantik. Pantainya sangat bagus sekali,” ucap Sari.

KOMPAS.com/DEFRIATNO NEKE Pantai Mutiara merupakan pantai yang sangat elok untuk foto selfie. Terlihat seorang pengunjung di Pantai Mutiara yang terletak di Desa Gumanano, Kecamatan Mawasangka, Kabupaten Buton Tengah, Sulawesi Tenggara.
Walaupun demikian, menurut Sari, jalan menuju ke Pantai Mutiara penuh tantangan, karena jalannya yang masih pengerasan dan banyak berlobang. Sehingga bila melewati jalan tersebut, badan akan menjadi terasa pegal di atas kendaraan.

“Kita berharap agar pemerintah daerah setempat bisa memanfaatkan potensi ini agar akses jalannya diperbaiki. Kan sayang, pantai yang indah begini tidak dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh pemerintah daerah sendiri,” tuturnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.