Kompas.com - 17/08/2016, 12:25 WIB
Via ferrata adalah teknik panjat dengan mendaki tangga besi yang KOMPAS.COM/SRI ANINDIATI NURSASTRIVia ferrata adalah teknik panjat dengan mendaki tangga besi yang "ditanam" di pinggir tebing.
|
EditorI Made Asdhiana

PURWAKARTA, KOMPAS.com - Sinar matahari menembus pepohonan yang menaungi saung tempat peristirahatan di Kampung Cirangkong, Desa Pesanggrahan, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

Pagi itu cuaca sangat bersahabat. Dari arah belakang saung, terdengar suara beberapa anggota tim Badega Gunung Parang sedang memersiapkan peralatan pendakian. Hari itu, saya bersama beberapa penguji nyali lainnya akan menjajal via ferrata tertinggi di Asia Tenggara.

Via ferrata adalah teknik memanjat dengan mendaki tangga besi yang "ditanam" di dinding tebing. Di Asia Tenggara, hanya ada dua negara yang memiliki via ferrata yakni Malaysia dan Indonesia. Namun, via ferrata di Indonesia adalah yang tertinggi.

Sampai saat ini, wisatawan bisa mendaki tebing lewat via ferrata hingga ketinggian 700 meter di atas permukaan tanah. Gunung Parang yang terletak di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, adalah tempat untuk mencoba via ferrata. 

Badega Gunung Parang adalah salah satu operator wisata, sekaligus komunitas, yang melayani panjat tebing via ferrata. Selain itu ada pula Skywalker, yang memiliki via ferrata di sisi lain Gunung Parang.

Pukul 09.00 WIB, semua orang bergegas. Peralatan keselamatan disematkan kepada tiap orang: harness, tali panjat, lanyard, karabiner (pengait), juga helm. Tiap orang punya dua pengaman. Satu dipasangkan di kabel baja yang membentang di kiri atau kanan tangga. Pengaman lainnya dipasangkan di tangga via ferrata.

KOMPAS.COM/SRI ANINDIATI NURSASTRI Sebelum memanjat tebing Gunung Parang dengan via ferrata, tiap pengunjung dipasangi alat-alat keselamatan.
Tak sampai lima menit trekking dari Desa Cirangkong, rombongan sudah sampai di titik start pendakian. Tangga besi via ferrata ditanam sedalam 20 cm di pinggir tebing. Tiap tangga punya jarak sekitar 30 cm. 

Perjalanan dimulai. Satu karabiner dipasangkan ke kabel baja sebelah kiri tangga. Satu karabiner lainnya dipasangkan ke tangga via ferrata. Sepanjang pendakian, kita harus memindahkan dua karabiner tersebut secara bergantian. Ini untuk memastikan pendaki punya pengaman cadangan saat pengaman yang satu lagi dipindahkan.

Baru sekitar 30 meter pendakian, kita sudah bisa melihat pemandangan dari ketinggian. Pendaki boleh beristirahat kapan saja, sesuai kemampuan. Panjat tebing dengan mendaki tangga seperti ini bisa dibilang rekreasional. Siapa pun dari usia berapa pun bisa melakukannya.

Dhani Daelami, penggagas Badega Gunung Parang mengatakan, via ferrata aman dilakukan oleh pengunjung dari segala usia. Asal, memiliki tinggi minimal satu meter dan tidak punya penyakit jantung atau ayan.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Harga Tiket dan Jam Buka Wana Wisata Siti Sundari Lumajang, Sangat Terjangkau

Harga Tiket dan Jam Buka Wana Wisata Siti Sundari Lumajang, Sangat Terjangkau

Travel Tips
Kritik Sandiaga Uno soal Tarif Parkir Bus Rp 350.000 di Malioboro

Kritik Sandiaga Uno soal Tarif Parkir Bus Rp 350.000 di Malioboro

Travel Promo
13 Syarat Travel Bubble Singapura ke Indonesia yang Dimulai 24 Januari 2022

13 Syarat Travel Bubble Singapura ke Indonesia yang Dimulai 24 Januari 2022

Travel Update
Harga Tiket KA Murah Jurusan Yogyakarta-Purwokerto, Mulai Rp 70.000

Harga Tiket KA Murah Jurusan Yogyakarta-Purwokerto, Mulai Rp 70.000

Travel Update
Harga Tiket Malang Night Paradise, Wisata Malam yang Instagramable

Harga Tiket Malang Night Paradise, Wisata Malam yang Instagramable

Jalan Jalan
5 Air Terjun Yogyakarta yang Hanya Ada Saat Musim Hujan

5 Air Terjun Yogyakarta yang Hanya Ada Saat Musim Hujan

Travel Promo
Travel Bubble Indonesia-Singapura, Uji Coba Bertahap Mulai 24 Januari

Travel Bubble Indonesia-Singapura, Uji Coba Bertahap Mulai 24 Januari

Travel Update
4 Aktivitas di Desa Lai Chi Wo, Bisa Jelajah Hutan Bakau

4 Aktivitas di Desa Lai Chi Wo, Bisa Jelajah Hutan Bakau

Jalan Jalan
6 Konsep Bahagia di Beberapa Negara, Ada dari Jepang dan Swedia

6 Konsep Bahagia di Beberapa Negara, Ada dari Jepang dan Swedia

Travel Tips
10 Destinasi Terpopuler di Dunia 2022 Versi Trip Advisor, Dubai Juara

10 Destinasi Terpopuler di Dunia 2022 Versi Trip Advisor, Dubai Juara

Travel Update
Sambut Imlek, Kelenteng Tjoe Tik Kiong Jalani Ritual Ganti Baju Dewa

Sambut Imlek, Kelenteng Tjoe Tik Kiong Jalani Ritual Ganti Baju Dewa

Travel Update
Jam Buka dan Harga Tiket Bukit Kayoe Putih Mojokerto

Jam Buka dan Harga Tiket Bukit Kayoe Putih Mojokerto

Jalan Jalan
Bali Destinasi Terpopuler Asia dan Keempat Dunia Versi TripAdvisor

Bali Destinasi Terpopuler Asia dan Keempat Dunia Versi TripAdvisor

Travel Update
7 Tips Berkunjung ke Nepal van Java di Dusun Butuh, Magelang

7 Tips Berkunjung ke Nepal van Java di Dusun Butuh, Magelang

Travel Tips
8 Rekomendasi Wisata Bandung, Cocok Dikunjungi bersama Keluarga

8 Rekomendasi Wisata Bandung, Cocok Dikunjungi bersama Keluarga

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.