Kompas.com - 17/08/2016, 13:10 WIB
Yayuk dan putrinya Bening, wisatawan asal Kota Bogor, Jawa Barat, mengunjungi pasar terapung di Sungai Martapura di pusat Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, 23 Maret 2014. KOMPAS IMAGES / FIKRI HIDAYATYayuk dan putrinya Bening, wisatawan asal Kota Bogor, Jawa Barat, mengunjungi pasar terapung di Sungai Martapura di pusat Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, 23 Maret 2014.
EditorI Made Asdhiana

BANJARMASIN, KOMPAS.com - Dinas Pariwisata Pemerintah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, menawarkan wisata kuliner di Pasar Terapung Sungai Martapura tepian Jalan Piere Tendean.

Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pariwisata Kota Banjarmasin, Mohammad Khuzaimi di Banjarmasin, Selasa (16/8/2016), mengatakan kuliner yang ditawakan hampir sebagian bernuansa masakan khas daerah.

Seperti makanan laksa, nasi kuning, lontong, soto Banjar, sup Banjar, serta penganan berupa serabi, puracit, kokolih, lupis, pais pisang, pais sagu, cincin, untuk-untuk, dan aneka lainhya termasuk jengkol rebus.

Wisata kuliner ini ditawarkan pada Sabtu sore hingga hari Minggu dan ternyata diminati masyarakat, terbukti di kala akhir pekan dan Minggu pagi lokasi ini selalu dipenuhi wisatawan.

Wisatawan bukan saja penduduk lokal yang ingin mencicipi wisata kuliner khas setempat, tetapi juga dari luar Kalsel dari Pulau Jawa, Sumatera, bahkan dari Singapura dan Malaysia.

KOMPAS/JUMARTO YULIANUS Para pedagang tradisional di Pasar Terapung Lok Baintan mengikuti kontes jukung atau perahu hias di Sungai Martapura, Dermaga Sungai Pinang, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Sabtu (24/10/2015). Kontes yang diikuti lebih dari 300 pedagang pasar terapung tersebut bertujuan untuk melestarikan budaya sungai, sekaligus menjadi ajang promosi obyek wisata Pasar Terapung Lok Baintan.
"Kebanyakan yang menikmati kuliner khas tersebut kalau dari luar Kalsel adalah Suku Banjar yang berada di perantauan, seperti Sumatera, Singapura, dan Malaysia, mereka ingin bernostalgia," kata Khuzaimi yang sering dipanggil Jimie tersebut.

Di lokasi tak jauh dari Pasar Terapung juga terdapat lokasi kuliner area menara pandang Siring Tendean setiap hari Minggu pukul 06.00 sampai pukul 14.00 Wita.

Kawasan ini terkenal dengan kebersihannya dan keramahan para pedagang binaan Dinas Pariwisata Kota Banjarmasin. Pedagang yang hadir setiap Minggu pagi ini berjumlah ratusan orang, yang menjual berbagai macam kuliner khas Banjarmasin.

"Ingin mencicipi kuliner yang enak, murah dan bersih, silahkan datang ke Kota Banjarmasin," kata Jimie.

Lokasi wisata Pasar Terapung memang dipadukan dengan wisata lain di Siring Tendean, seperti adanya patung kera Bekantan (Nasalis larvatus), menara pandang, dan pentas musik tradisional "panting" yang digelar setiap akhir pekan.

BANJARMASIN POST/YAYU FATHILAL Posisi patung Bekantan di Banjaramasin, Kalimantan Selatan, berada agak jauh dari Menara Pandang dan pasar terapung, namun masih satu kawasan.
Di lokasi ini juga ditawarkan wisata susur Sungai Martapura yang membelah pusat Kota Banjarmasin dengan naik klotok (perahu bermesin) dengan tarif hanya Rp 5.000 per orang.

"Kunjungan wisatawan setiap akhir pekan ke lokasi destinasi wisata Kota Banjarmasin tak kurang dari 5.000 orang," kata Jimie.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber ANTARA
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.