Empat "Srikandi" UGM Kibarkan Merah Putih di Puncak Gunung Salju India

Kompas.com - 18/08/2016, 11:09 WIB
Empat orang anggota perempuan Mapamaga UGM sedang berlatih untuk pendakian Gunung Stok Kangri India. Kabar terbaru hari ini tepat pukul 10.46 waktu setempat atau pukul 12.14 WIB, 17 Agustus 2016, empat anggota Mapagama UGM berhasil mengibarkan Merah Putih di Stok Kangri, salah satu puncak Himalaya (6.153 mdpl), di Provinsi Ladakh, India. Dok. Mapagama Empat orang anggota perempuan Mapamaga UGM sedang berlatih untuk pendakian Gunung Stok Kangri India. Kabar terbaru hari ini tepat pukul 10.46 waktu setempat atau pukul 12.14 WIB, 17 Agustus 2016, empat anggota Mapagama UGM berhasil mengibarkan Merah Putih di Stok Kangri, salah satu puncak Himalaya (6.153 mdpl), di Provinsi Ladakh, India.
|
EditorI Made Asdhiana

JAKARTA, KOMPAS.com - Empat orang anggota perempuan Mahasiswa Pencinta Alam Universitas Gajah Mada (Mapagama) berhasil mengibarkan bendera Merah Putih di Gunung Stok Kangri, India pada 17 Agustus 2016 pukul 10.46 waktu setempat atau pukul 12.14 WIB. Pengibaran bendera di Puncak Gunung Stok Kangri, India termasuk ke dalam kegiatan UGM International Expedition III “Peak of The Ancestor” Mapagama.

Adapun keempat "kartini" itu adalah Chordya Iswanti (21), Eva Lutvi Atur Nur Rohmah Ningsih (20), Ria Verentiuli (19), dan Dita Novitasari (19). Mereka menempuh perjalanan pendakian dengan total sekitar 72 jam dan berhasil mengibarkan bendera Merah Putih bertepatan dengan HUT ke-71 RI.

"Tanggal 16 Agustus pukul 23.00 waktu setempat, tim mencapai basecamp Stok Kangri dengan ketinggian 5.100 mdpl. Selanjutnya mereka melakukan summit attack menembus dinginnya malam di Himalaya dan mencapai puncak pukul 10.46 waktu setempat. Lagu Indonesia Raya pun berkumandang," kata Ketua UGM International Expedition III “Peak of The Ancestor” Mapagama, Muhammad Fadil Ramadhan dalam siaran pers kepada KompasTravel, Rabu (17/8/2016).

Menurut Fadil, empat orang "kartini" anggota Mapagama UGM melakukan pendakian sejak 13 Agustus 2016 melalui melalui Desa Zingchen, Ladakh, India yang berada di ketinggian 3.360 meter di atas permukaan laut. Setiap hari mereka melakukan perjalanan sekitar delapan jam menyusuri punggung-punggung yang dingin Himalaya.

"Cuaca selama perjalanan sangat mendukung dan cerah. Kurang lebih 33 kilometer jarak yang ditempuh dari titik awal pendakian, puncak, dan kembali ke basecamp di Desa Stok, Ladakh, India. Kegiatan tim saat ini lagi turun ke stok kangri basecamp," ujar Fadil saat dihubungi KompasTravel.

Atas kerberhasilan tim, Koordinator UGM International Expedition III, Rizal Fahmi Priyono mengatakan, wanita bukan merupakan makhluk yang lemah. Sebelumnya, Rizal menyebutkan tim telah berlatih selama hampir dua tahun dengan penuh semangat.

"Mereka menyimpan semangat Cut Nyak Dien, Tribhuana Tunggadewi, Christina Martha Tiahahu, Nyi Ageng Serang, dan Kartini," jelas Rizal kepada KompasTravel.

UGM International Expedition merupakan kegiatan berskala internasional untuk menjejaki tempat-tempat yang belum pernah dijamah oleh orang Indonesia. Tahun 2013 silam, Mapagama berhasil mengadakan UGM International Expedition I “River of Gold” di Nepal, dan UGM International Expedition II “Rock of Pyramid” di China.

Gunung Stok Kangri di India berketinggian 6.153 mdpl. Gunung Stok Kangri merupakan gunung yang memiliki medan yang bersalju di puncaknya.

Sebelumnya, bendera Merah Putih juga berkibar di gunung tertinggi di Benua Eropa yakni Gunung Elbrus, Rusia pada pukul 06.00 waktu setempat atau pukul 10.00 WIB. Pengibaran Merah Putih dilakukan oleh kelompok pendaki gunung Fit@Fifty yang sebagian besar merupakan anggota Mahasiswa Pencinta Alam Universitas Indonesia (Mapala UI).

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X