Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kabupaten Badung, Surga Alam di Pulau Bali

Kompas.com - 23/08/2016, 13:26 WIB

Kurang maksimal

Menurut Dekan Fakultas Pariwisata Universitas Udayana I Made Sendra, pemerintah setempat kurang memaksimalkan daya tarik destinasi selain pesona alam serta budayanya. Wisata religi termasuk rangkaian upacaranya, misalnya, belum menampilkan utuh makna religi dan sejarah di balik keindahannya.

Menurut dia, turis juga menantikan wisata yang bisa mengedukasi, informatif, dan tak perlu memaksa hal baru untuk memperbanyak jumlah wisatawan ke Badung. Jika destinasi yang ada dieksplorasi lagi, akan memperkuat promosi pariwisata.

Sejumlah masyarakat desa di Badung, misalnya, berhasil mengelola bidang agronomi dan ekowisata. Sebanyak 11 desa menjadi desa wisata.

Warga Desa Carangsari, salah satunya, berhasil mengembangkan agronomi dan ekowisata. Pengusaha lokal pun sukses memadukan wisata alam, perkebunan, hasil kebun dengan penyewaan kuda untuk ditunggangi sambil menikmati Pantai Canggu hingga Seminyak.

Menurut Anak Agung Inda Trimafo Yudha, pemilik agrowisata di Carangsari, turis yang datang antusias. Turis menikmati wisata kebun coklat dan demo cara mengolah buahnya hingga menjadi olahan coklat. Wisatawan dari Eropa banyak mencari hal unik dan menantang.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 di Singapura Naik, Tidak ada Larangan Wisata ke Indonesia

Kasus Covid-19 di Singapura Naik, Tidak ada Larangan Wisata ke Indonesia

Travel Update
Museum Kebangkitan Nasional, Saksi Bisu Semangat Pelajar STOVIA

Museum Kebangkitan Nasional, Saksi Bisu Semangat Pelajar STOVIA

Travel Update
World Water Forum 2024 Diharapkan Dorong Percepatan Target Wisatawan 2024

World Water Forum 2024 Diharapkan Dorong Percepatan Target Wisatawan 2024

Travel Update
Tebing di Bali Dikeruk untuk Bangun Hotel, Sandiaga: Dihentikan Sementara

Tebing di Bali Dikeruk untuk Bangun Hotel, Sandiaga: Dihentikan Sementara

Travel Update
Garuda Indonesia dan Singapore Airlines Kerja Sama untuk Program Frequent Flyer

Garuda Indonesia dan Singapore Airlines Kerja Sama untuk Program Frequent Flyer

Travel Update
5 Alasan Pantai Sanglen di Gunungkidul Wajib Dikunjungi

5 Alasan Pantai Sanglen di Gunungkidul Wajib Dikunjungi

Jalan Jalan
Pantai Lakey, Surga Wisata Terbengkalai di Kabupaten Dompu

Pantai Lakey, Surga Wisata Terbengkalai di Kabupaten Dompu

Travel Update
Bali yang Pas untuk Pencinta Liburan Slow Travel

Bali yang Pas untuk Pencinta Liburan Slow Travel

Travel Tips
Turis Asing Beri Ulasan Negatif Palsu ke Restoran di Thailand, Berakhir Ditangkap

Turis Asing Beri Ulasan Negatif Palsu ke Restoran di Thailand, Berakhir Ditangkap

Travel Update
19 Larangan dalam Pendakian Gunung Lawu via Cemara Kandang, Patuhi demi Keselamatan

19 Larangan dalam Pendakian Gunung Lawu via Cemara Kandang, Patuhi demi Keselamatan

Travel Update
Harga Tiket Camping di Silancur Highland, Alternatif Penginapan Murah

Harga Tiket Camping di Silancur Highland, Alternatif Penginapan Murah

Travel Update
Harga Tiket dan Jam Buka Terkini Silancur Highland di Magelang

Harga Tiket dan Jam Buka Terkini Silancur Highland di Magelang

Travel Update
Awas Celaka! Ini Larangan di Waterpark...

Awas Celaka! Ini Larangan di Waterpark...

Travel Tips
BOB Downhill 2024, Perpaduan Adrenalin dan Pesona Borobudur Highland

BOB Downhill 2024, Perpaduan Adrenalin dan Pesona Borobudur Highland

Travel Update
Terraz Waterpark Tanjung Batu: Harga Tiket, Lokasi, dan Jam Buka

Terraz Waterpark Tanjung Batu: Harga Tiket, Lokasi, dan Jam Buka

Jalan Jalan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com