Kompas.com - 25/08/2016, 09:09 WIB
Peserta Jelajah Sepeda Flores -Timor yang diadakan harian Kompas melintasi kawasan Mbeliling, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (13/8/2016). Etape pertama Labuan Bajo-Ruteng menempuh jarak sejauh 135 kilometer. KOMPAS / TOTOK WIJAYANTOPeserta Jelajah Sepeda Flores -Timor yang diadakan harian Kompas melintasi kawasan Mbeliling, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (13/8/2016). Etape pertama Labuan Bajo-Ruteng menempuh jarak sejauh 135 kilometer.
|
EditorNi Luh Made Pertiwi F

ATAMBUA, KOMPAS.com - Sebanyak 55 peserta Jelajah Seoeda Flores Timor yang diselenggarakan Harian Kompas akhirnya menyelesaikan etape terakhir di Atambua, Selasa (23/8/2016). Kedatangan mereka disambut Tari Tebe Kemaq oleh masyarakat Atambua sebagai tanda selamat datang di Alun-alun Atambua, pukul 19.00 Wita.

Di etape terakhir mereka menempuh jarak sejauh 126 km dari Kefamenanu menaklukan tanjakan terjal dan cuaca yang panas. Meski demikian, peluh yang membasahi wajah akhirnya terbayar saat mereka memasuki Atambua.

Kedatangan mereka di Atambua disambut oleh Bupati Belu Willybrodus Lay. Willy pun berharap momen kedatangan para peserta Jelajah Sepeda Flores Timor ke Atambua membuat mereka memahami seutuhnya wajah Indonesia hingga di daerah perbatasan.

Hal serupa disampaikan Pemimpin Redaksi Harian Kompas Budiman Tanuredjo. Ia menyampaikan tujuan diselenggarakannya Jelajah Sepeda Flores Timor ini tak sekadar mengajak peserta berwisata menyusuri Pulau Flores dan Timor, tetapi juga mengenal wajah Indonesia yang seutuhnya.

"Harapannya, acara jelajah sepeda ini memberikan pemahaman kepada para pesrerta tentang kondisi Indonesia khususnya di wilayah Flores dan Timor," ujar Budiman.

Hal itu setali tiga uang dengan yang disampaikan Stefanus Tejo, peserta asal Jakarta. Menurut dia jelajah sepeda ini memberikan kesan tersendiri di sepanjang perjalanan.

"Yang jelas bagi saya perjalanan bersepeda kali ini benar-benar membuat saya mengenal kondisi Indonesia, khususnya Flores dan Timor yang sebenarnya potensi ekonomi yang tinggi," ujar Stefanus.

Rakhmat Nur Hakim/Kompas.com Jelajah Sepeda Flores Timor Peserta dikalungi medali, Atambua, Selasa (23/8/2016)
Sebelum finish di Atambua, peserta lebih dulu mengunjungi pos perbatasan Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) dan Indonesia di Motaain. Hal itu sekaligus menutup rangkaian acara Jelajah Sepeda Flores Timor yang berlangsung sejak 13 Agustus dari Labuan Bajo, Flores.

Jelajah Sepeda Flores-Timor yang digelar Harian Kompas dimulai dari Labuan Bajo di ujung barat Flores, dan berakhir di Motaain, Kabupaten Belu (Timor), perbatasan RI-Timor Leste, pada 13-23 Agustus 2016. Perjalanan bersepeda jarak jauh ini merupakan bagian dari komitmen Kompas untuk mempromosikan Flores dan Timor, serta Nusa Tenggara Timur pada umumnya guna meningkatkan kunjungan wisatawan dan investasi.

Liputan itu tidak semata-mata memuat tentang perjalanan bersepeda, tetapi juga potensi, terutama ekonomi dan sosial budaya serta problematikanya yang ada di Flores dan Timor. Liputan serupa juga akan dilakukan KompasTV, majalah National Geographic, Kompas.com, radio Senora, dan harian Pos Kupang, serta sejumlah media lain di bawah payung Kompas Gramedia.

Jelajah sepeda dilakukan harian Kompas sejak tahun 2008. Saat itu menempuh rute Anyer-Panaroekan. Setelah itu Surabaya-Jakarta (2010), Jakarta-Palembang (2011), Bali-Komodo (2012), Sabang-Padang (2013), Manado-Makassar (2014), Banjarmasin-Balikpapan (Mei 2015), dan Jelajah Sepeda Papua (Juni 2015).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.