Ke Surabaya, Cicipi Sensasi "Kres-kres" Jenang Jagung yang Langka

Kompas.com - 27/08/2016, 11:07 WIB
Nurul Fathana (61 tahun), mengaduk adonan bahan jenang jagung di dapurnya, di Kampung Kue, Rungkut Lor, Kota Surabaya, Jawa Timur, Senin (22/8/2016) KOMPAS.com/RODERICK ADRIAN MOZESNurul Fathana (61 tahun), mengaduk adonan bahan jenang jagung di dapurnya, di Kampung Kue, Rungkut Lor, Kota Surabaya, Jawa Timur, Senin (22/8/2016)
|
EditorPalupi Annisa Auliani

Punya anak kedua dan memilih berhenti bekerja pada 2002, Elfa memutar otak untuk mencari uang tanpa harus meninggalkan anaknya.

Aktivitas ibu Elfa, Nurul Fathana (61), seketika menjadi pandangan pertama saat dia mencari-cari sumber penghasilan baru.

Nurul memang sudah membuat dan menjual kue sejak era 1970-an. Jenang jagung adalah penganan paling khas yang dibuat Nurul, di antara segala rupa jenis kue yang dapat ditemukan di kampung ini.

Elfa pun berbagi dengan sang ibu. Nurul tetap membuat jenang jagung, sementara Elfa menambah ragam jenis kue tradisional dari dapur keluarganya.

Kini ibu-anak ini rutin membuat 7 jenis kue, termasuk jenang jagung, sekalipun juga bisa membuat aneka rupa penganan yang jamak dibuat dan dijual para tetangganya.

"Seluruh kue dibuat pada tengah malam. Paling cepat (mulai) pukul 21.00 WIB,” ungkap Elfa.

Tak heran, tengah malam di sini akan semerbak tercium aroma kue.

Mengintip dapur jenang jagung

Saat Kompas.com tiba di dapur Dieva, racikan dasar jenang jagung sudah siap diolah. Tepung jagung yang dipakai bukan buatan pabrik atau dibeli di toko.

Nurul menyiapkan sendiri tepung jagung ini, mulai dari merendam pipilan jagung selama dua hari, menjemur sampai kering, dan menggilingkannya ke pasar.

Di wajan besar dan kompor berbahan bakar gas alam, tepung jagung tersebut akan "bertemu" dengan gula dan santan. Sebelumnya, bahan-bahan ditimbang sesuai ukuran yang dibutuhkan.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sunyi Bunyi, Lukisan Enam Kisah Obyek Bersejarah di Karawang

Sunyi Bunyi, Lukisan Enam Kisah Obyek Bersejarah di Karawang

Jalan Jalan
Tour de Borobudur Kembali Digelar, Ajak Pesepeda dari Ragam Profesi

Tour de Borobudur Kembali Digelar, Ajak Pesepeda dari Ragam Profesi

Whats Hot
Cari Hotel Murah? Ada Promo Hotel Mulai Rp 99.000 dari Tiket.com

Cari Hotel Murah? Ada Promo Hotel Mulai Rp 99.000 dari Tiket.com

Promo Diskon
Promo Staycation di Palembang, Hotel Berbintang Hanya Rp 300.000

Promo Staycation di Palembang, Hotel Berbintang Hanya Rp 300.000

Promo Diskon
Travel Agent TN Tanjung Puting Terpaksa Jual Kelotok, Babak Belur Dihantam Pandemi

Travel Agent TN Tanjung Puting Terpaksa Jual Kelotok, Babak Belur Dihantam Pandemi

Whats Hot
Wisata Banjarmasin Ditarget Tutup Sampai Akhir Tahun

Wisata Banjarmasin Ditarget Tutup Sampai Akhir Tahun

Whats Hot
KAI Bagi-bagi Tiket Gratis dan Diskon 75 Persen, Simak Cara Dapatnya

KAI Bagi-bagi Tiket Gratis dan Diskon 75 Persen, Simak Cara Dapatnya

Promo Diskon
Eropa Buka Perbatasan untuk Beberapa Negara, Indonesia Belum Diizinkan

Eropa Buka Perbatasan untuk Beberapa Negara, Indonesia Belum Diizinkan

Whats Hot
Di Mana Bandara Paling Sibuk Selama Pandemi Covid-19?

Di Mana Bandara Paling Sibuk Selama Pandemi Covid-19?

Whats Hot
Wisata ke Pantai Duta Wisata Lampung, Beli Ikan Segar dari Nelayan

Wisata ke Pantai Duta Wisata Lampung, Beli Ikan Segar dari Nelayan

Jalan Jalan
Wisata Bukit Lawang Sumut, Lihat Orangutan hingga Masuk Goa Kelelawar

Wisata Bukit Lawang Sumut, Lihat Orangutan hingga Masuk Goa Kelelawar

Jalan Jalan
Dilarang Berenang, Ini Aktivitas Wisata Menarik di Pantai Goa Cemara

Dilarang Berenang, Ini Aktivitas Wisata Menarik di Pantai Goa Cemara

Travel Tips
Dilarang Berenang di Pantai Selatan Yogyakarta, Apa Alasannya?

Dilarang Berenang di Pantai Selatan Yogyakarta, Apa Alasannya?

Whats Hot
Catat, Ini Sanksi Pendaki Gunung Sindoro jika Buang Sampah Sembarangan

Catat, Ini Sanksi Pendaki Gunung Sindoro jika Buang Sampah Sembarangan

Whats Hot
Benarkah Pendaki Gunung Sindoro Wajib Bawa Surat Kesehatan dari Basecamp?

Benarkah Pendaki Gunung Sindoro Wajib Bawa Surat Kesehatan dari Basecamp?

Whats Hot
komentar di artikel lainnya
Close Ads X