Klaten Mengoptimalkan Potensi Desa

Kompas.com - 30/08/2016, 22:07 WIB
Pengunjung Umbul Ponggok di Desa Polanharjo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, menyewa jasa warga setempat yang berprofesi sebagai fotografer bawah air, Minggu (14/8/2016). KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKOPengunjung Umbul Ponggok di Desa Polanharjo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, menyewa jasa warga setempat yang berprofesi sebagai fotografer bawah air, Minggu (14/8/2016).
EditorI Made Asdhiana

UMBUL Ponggok di Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, awalnya lebih banyak dimanfaatkan untuk pengairan lahan pertanian dan perikanan serta memenuhi kebutuhan air bersih warga setempat. Kini, Umbul Ponggok menjadi obyek wisata air favorit di Klaten.

Setiap hari rata-rata sekitar 1.000 orang datang menikmati kejernihan dan kesegaran air di kaki Gunung Merapi tersebut. Mereka menyelam melihat polah tingkah ikan-ikan hias yang berenang ke sana ke mari ataupun berfoto-foto di dalam air. Umbul Ponggok dengan luas kolam sekitar 6.000 meter persegi dan kedalaman 1,5-2,6 meter ini bagian dasarnya dibiarkan alami berpasir dan berbatu.

Pengelola dengan kreatif menata sejumlah benda di dalam air untuk ajang foto-foto pengunjung, misalnya sepeda motor, becak, sepeda onthel, meja, dan kursi. Setiap periode tertentu, benda-benda tersebut selalu diganti agar pengunjung tidak bosan.

”Umbul Ponggok ini dulu disewakan Rp 5 juta per tahun saja tak ada yang berminat, sekarang pendapatannya per bulan Rp 600 juta,” ujar Kepala Desa Ponggok Junaedhi Mulyono di Ponggok beberapa waktu lalu.

Awalnya, pada 2008, Pemerintah Desa Ponggok mengadakan studi banding ke Bali untuk menimba ilmu tentang pengelolaan pariwisata. Terinspirasi wisata menyelam di Tanjung Benoa, pemerintah desa pun merancang Umbul Ponggok yang mengalirkan air bersih berkapasitas 800 liter per detik menjadi obyek wisata selam air tawar.

Secara bertahap, Umbul Ponggok dipercantik. Investasi pun dikucurkan oleh pihak pemerintah desa secara mandiri, termasuk juga dari warga yang turut berinvestasi. Dana digelontorkan untuk perbaikan infrastruktur dan membeli sejumlah peralatan selam.

KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKO Nelayan mencari ikan di waduk Rawa Jombor di Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, Kamis (18/8/2016) pagi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X