Kompas.com - 31/08/2016, 15:24 WIB
Ayam Saos Mangga, salah satu menu di New Penang Corner Cafe and Restaurant, Jalan Dr Mansyur, Medan, Sumatera Utara. KOMPAS.COM/MEI LEANDHAAyam Saos Mangga, salah satu menu di New Penang Corner Cafe and Restaurant, Jalan Dr Mansyur, Medan, Sumatera Utara.
|
EditorI Made Asdhiana

MEDAN, KOMPAS.com - Bangunannya sederhana, seperti joglo kalau di Jawa. Beratap genteng dilapis rumbia, dindingnya kayu bercat cokelat dengan jendela lebar-lebar. Tidak pakai daun jendela, penutupnya cuma kirai dari bambu.

Halamannya luas, tiap sudut tumbuh berjejer pohon bambu Cina. Walau berada di Jalan Dr Mansyur Medan yang merupakan pusat kota, New Penang Corner Cafe and Restaurant tidak berisik. Mungkin karena letaknya yang sedikit menyempil di gang yang merupakan pintu masuk utama menuju SMKN 8 Medan.

Kafe ini terkenal sebagai tempat berkumpulnya para aktivis Kota Medan. Mulai dari sekadar kongkow, sampai diskusi serius dan merencanakan aksi massa dilakukan di sini. Mungkin karena pemiliknya aktivis senior, Edy Ikhsan.

Bang Edi, begitu biasa dia dipanggil, juga dosen di Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara (USU). Maka, kafe ini menjadi makin berwarna ketika para dosen pun sering nongkrong di tempat yang banyak anginnya ini.

KOMPAS.COM/MEI LEANDHA Darma Saputra, Manager New Penang Corner Cafe and Restaurant, Jalan Dr Mansyur, Medan, Sumatera Utara.
Menyusul para seniman, budayawan, wartawan, dan macam komunitas jatuh hati pada Penang Corner. Seperti saya yang siang ini datang untuk bertemu teman sambil makan siang bersama. Hiruk pikuk dan teriknya Kota Medan, seketika hilang ketika saya duduk di kursi sudut ruangan.

Udara sejuk dan musik sayup-sayup melahirkan suasana santai. Sambil membolak-balik menu, saya memesan minuman pembuka yang segar dan banyak, namanya Majepot. Singkatan dari teh manis jeruk potong.

Darma Saputra (46), Manager New Penang Corner Cafe and Restaurant mendatangi meja saya. Dengan ramah, Darma menawarkan saya untuk mencoba Ayam Saos Mangga. Namanya unik. Saya tanya apa rasa yang mendominasi, dia bilang, asam manis. Rasa manis dari perasan jeruk segar, asamnya dari plam saos. Mangga sebagai garnisnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Tapi mangganya sudah diganti kwini karena rasa dan aromanya lebih menggigit. Namanya tetap ayam saos mangga. Minumnya yang pas Majepot biar menetralisir," kata Darma.

KOMPAS.COM/MEI LEANDHA Tomyan Seafood, salah satu menu di New Penang Corner Cafe and Restaurant, Jalan Dr Mansyur, Medan, Sumatera Utara.
Saya bilang, bisa diganti ikan tidak? Soalnya saya tidak suka ayam. "Kalau diganti, ikan gurame masak bangkok namanya. Ini yang paling mahal di sini, rasanya tetap sama. Bangkok ini saos cabenya, asli Thailand punya," ucapnya.

Mendengar nama dan melihat gambarnya di menu membuat saya tergoda untuk mencoba. Teman saya memesan Tomyam seafood. Isinya aneka penghuni laut, jamur dan bakso. Rasanya, enak. Asamnya menyegarkan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Promo Hari Ulang Tahun AirAsia, Ada Diskon hingga 80 Persen

7 Promo Hari Ulang Tahun AirAsia, Ada Diskon hingga 80 Persen

Travel Promo
DAMRI Buka Rute Angkutan Kota dari Bandung ke Yogyakarta

DAMRI Buka Rute Angkutan Kota dari Bandung ke Yogyakarta

Travel Update
Jangan Bawa 5 Benda Ini dari Pesawat, Awas Bisa Dipidana

Jangan Bawa 5 Benda Ini dari Pesawat, Awas Bisa Dipidana

Travel Tips
10 Benda di Pesawat yang Boleh Dibawa Pulang, Ada Makanan dan Majalah

10 Benda di Pesawat yang Boleh Dibawa Pulang, Ada Makanan dan Majalah

Travel Tips
Museum Ghibli Jepang Galang Dana akibat Pandemi Covid-19

Museum Ghibli Jepang Galang Dana akibat Pandemi Covid-19

Travel Update
5 Benda Wajib Bawa Saat Perjalanan Selama Masa Pandemi Covid-19

5 Benda Wajib Bawa Saat Perjalanan Selama Masa Pandemi Covid-19

Travel Tips
Simpan Dulu, Ini Ide Wisata Edutainment Ramah Anak untuk Destinasi Liburan

Simpan Dulu, Ini Ide Wisata Edutainment Ramah Anak untuk Destinasi Liburan

Travel Tips
Syarat Naik Pesawat Selama Libur Nataru per 24 Desember 2021, Bisa PCR atau Antigen

Syarat Naik Pesawat Selama Libur Nataru per 24 Desember 2021, Bisa PCR atau Antigen

Travel Update
Lion Air Buka Rute Baru Makassar-Biak PP, Harga Mulai Rp 1 Juta

Lion Air Buka Rute Baru Makassar-Biak PP, Harga Mulai Rp 1 Juta

Travel Promo
Syarat Naik Kereta Api Periode Nataru per 24 Desember 2021, Bawa Kartu Vaksin

Syarat Naik Kereta Api Periode Nataru per 24 Desember 2021, Bawa Kartu Vaksin

Travel Update
Daftar Kereta Api Jarak Jauh Daop 1 Jakarta yang Beroperasi pada Desember 2021

Daftar Kereta Api Jarak Jauh Daop 1 Jakarta yang Beroperasi pada Desember 2021

Travel Update
Okupansi Hotel di Aceh untuk Libur Nataru Baru 40 Persen

Okupansi Hotel di Aceh untuk Libur Nataru Baru 40 Persen

Travel Update
Libur Nataru, Wisata Gunung Pandan di Aceh Tamiang Tutup

Libur Nataru, Wisata Gunung Pandan di Aceh Tamiang Tutup

Travel Update
10 Fakta Menarik Gunung Semeru, Rumah Tertinggi Sepasang Arca Kuno

10 Fakta Menarik Gunung Semeru, Rumah Tertinggi Sepasang Arca Kuno

Jalan Jalan
Erupsi Gunung Semeru Tak Berdampak pada Wisata Bromo

Erupsi Gunung Semeru Tak Berdampak pada Wisata Bromo

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.