Kompas.com - 31/08/2016, 22:05 WIB
Pendaki tengah menuruni punggung Bukit Pergasingan menuju Desa Sembalun Lawang, Kecamatan Sembalun, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Kamis (19/3/2015). KOMPAS.com/Wahyu Adityo ProdjoPendaki tengah menuruni punggung Bukit Pergasingan menuju Desa Sembalun Lawang, Kecamatan Sembalun, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Kamis (19/3/2015).
|
EditorI Made Asdhiana

JAKARTA, KOMPAS.com - Kegiatan wisata di alam bebas seperti mendaki gunung, menjelajah hutan, atau berlayar adalah hal yang bisa dilakukan di Indonesia. Sebagai kegiatan dengan penuh risiko, tentu memerlukan persiapan khusus.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Anies Baswedan punya beberapa tips penting bagi penggemar penggiat kegiatan alam bebas.

"Pendaki perlu ketabahan, keikhlasan, kemampuan untuk mengelola rasa, karena raga itu mengikuti rasa," kata Anies kepada KompasTravel saat ditemui di acara Pelantikan Anggota Baru Wanadri di Situ Lembang, Jawa Barat, Minggu lalu.

Menurut Anies, kemampuan untuk menaklukkan diri sendiri juga diperlukan dalam segala kegiatan alam bebas. Sehingga, lanjutnya, penaklukan itu bukan terhadap gunung maupun laut melainkan diri sendiri.

"Ketika bisa menaklukkan diri sendiri, maka yang lainnya, beres. itu sebabnya pendakian-pendakian, ekspedisi ini penting anak muda," jelasnya.

KOMPAS.com / Wahyu Adityo Prodjo Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2014-2016, Anies Baswedan di acara Pelantikan Anggota Baru Wanadri di Situ Lembang, Jawa Barat, Minggu (28/8/2016).
Menurut Anies, sifat-sifat yang harus dimiliki penggiat alam bebas adalah solidaritas dan saling mendukung terhadap rekan perjalanan. Terlebih, jika kegiatan di alam bebas itu dilakukan secara rombongan.

"Makan tinggal sedikit, pilihannya mau dimakan sendiri atau rame-rame. Kemudian teman, makanannya tumpah, kita mau bagaimana. Kita mau diamin atau mau bagi-bagi," katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Jadi di jalan, ada yang kejeblos, bajunya basah, kita ganti. Jadi banyak peristiwa-peristiwa dalam sebuah ekspedisi (di alam bebas) yang membangun setia kawan, solider. Karena gak bisa minta tolong siapa pun kecuali tinggal yang ada di sana," tambah Anies.

Dalam acara pelantikan anggota baru Wanadri, Anies juga turut serta dilantik menjadi anggota Wanadri. Ia dikukuhkan menjadi anggota oleh Wanadri  dengan nomor anggota W-018-Penasehat.

Pendidikan Dasar Wanadri dimulai sejak 30 Juli hingga 29 Agustus 2016. PDW yang digelar dua tahun sekali merupakan kegiatan pendidikan sekaligus seleksi untuk menjadi anggota muda Wanadri.

Wanadri merupakan organisasi penempuh rimba dan pendaki gunung yang didirikan di Bandung pada 1964 oleh para Pandu. Wanadri juga masih aktif melakukan kegiatan ekspedisi di Indonesia maupun mancanegara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Tips Wisata di Puncak Kuik Ponorogo agar Puas Nikmati Keindahannya

5 Tips Wisata di Puncak Kuik Ponorogo agar Puas Nikmati Keindahannya

Travel Tips
Rute ke Candi Sukuh, Sekitar 45 dari Pusat Kabupaten Karanganyar

Rute ke Candi Sukuh, Sekitar 45 dari Pusat Kabupaten Karanganyar

Travel Tips
5 Tips ke Puncak Kuik Ponorogo, Waspada Jalan Menanjak Terjal dan Berkelok

5 Tips ke Puncak Kuik Ponorogo, Waspada Jalan Menanjak Terjal dan Berkelok

Travel Tips
Candi Sukuh Karanganyar, Sekilas Mirip Piramida Suku Maya di Meksiko

Candi Sukuh Karanganyar, Sekilas Mirip Piramida Suku Maya di Meksiko

Jalan Jalan
Perbatasan Internasional Dibuka, Garuda Indonesia Kerja Sama dengan Singapore Airlines

Perbatasan Internasional Dibuka, Garuda Indonesia Kerja Sama dengan Singapore Airlines

Travel Update
Tiga Kabupaten Penyangga Borobudur Ciptakan Tarian Bersama

Tiga Kabupaten Penyangga Borobudur Ciptakan Tarian Bersama

Travel Update
Charter Flight Bukan Jawaban, Penerbangan ke Bali untuk Turis Asing Harus Bisa Transit

Charter Flight Bukan Jawaban, Penerbangan ke Bali untuk Turis Asing Harus Bisa Transit

Travel Update
Harga Tiket Masuk Candi Sukuh, Candi Tanpa Stupa di Karanganyar

Harga Tiket Masuk Candi Sukuh, Candi Tanpa Stupa di Karanganyar

Jalan Jalan
Sandiaga Tanggapi Surat Terbuka Soal Pariwisata untuk Presiden Jokowi dari IINTOA

Sandiaga Tanggapi Surat Terbuka Soal Pariwisata untuk Presiden Jokowi dari IINTOA

Travel Update
Belajar dari Krisis, Saatnya Membangun Resiliensi Sektor Wisata

Belajar dari Krisis, Saatnya Membangun Resiliensi Sektor Wisata

Travel Update
Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Naik 1,41 Persen pada September 2021

Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Naik 1,41 Persen pada September 2021

Travel Update
Tingkat Hunian Hotel di Mandalika NTB Naik hingga 95 Persen Selama World Superbike

Tingkat Hunian Hotel di Mandalika NTB Naik hingga 95 Persen Selama World Superbike

Travel Update
Visa on Arrival Dinilai Percepat Proses Pengajuan Visa Turis Asing

Visa on Arrival Dinilai Percepat Proses Pengajuan Visa Turis Asing

Travel Update
Jemaah Pemegang Visa Umrah Bisa Umrah Tanpa Karantina, tapi...

Jemaah Pemegang Visa Umrah Bisa Umrah Tanpa Karantina, tapi...

Travel Update
Tips Wisata di The Beach Love Bali, Jangan Lupa Cek Ramalan Cuaca

Tips Wisata di The Beach Love Bali, Jangan Lupa Cek Ramalan Cuaca

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.