Kompas.com - 01/09/2016, 09:10 WIB
EditorI Made Asdhiana

Mi pikulan

Aroma asap hidangan mi di Restoran Lumba-lumba menerbitkan kembali kenangan para penjual mi pikulan yang berjalan beriringan menyusur sawah dan rel kereta api, ke luar Kampung Plombokan di Semarang Utara, setiap sore menjelang malam.

Sampai tahun 1980-an, Plombokan dikenal sebagai salah satu sentra mi pikulan di Kota Semarang. Bumbu khasnya bawang putih dan ebi (udang kecil) yang sudah dihaluskan bersama beberapa rempah lainnya. Makanan pelengkap mi pikulan adalah sate ayam goreng dan pia-pia yang mirip bakwan bertabur udang.

Di kota asalnya, tahu pong dan gimbal udang antara lain muncul dari kawasan Depok, Semarang Tengah. Sementara lumpia atau loenpia berawal dari kawasan pecinan, Gang Lombok di sekitar Wihara Tay Kak Sie Gang.

Rasa lumpia produk Restoran Lumba-lumba ini enak dan bisa mengobati rasa kangen dengan kuliner Semarang meskipun belum bisa mengalahkan ”nendang”-nya Gang Lombok.

Tetapi, bandeng prestonya ala Lumba-lumba berkualitas setara dengan bandeng presto yang dijajakan di sederetan tempat oleh-oleh di Jalan Pandanaran, Semarang. Maklum, Jonathan, si empunya warung makan, juga wong Semarang.

Bandeng Juwana

Ayah Jonathan mengawali usahanya dengan membuka usaha bandeng presto Cap Lumba-Lumba di Jalan Pandanaran, diikuti pembukaan warung makan Lumba-lumba di Gang Baru, Semarang Tengah, awal 1990-an.

”Pak Jo baru buka di sini tahun 2012,” kata Bahrun (20), supervisor Lumba-lumba. Meski demikian, warung baru mulai ramai sejak tiga tahun terakhir.

”Yang paling laku di sini bandeng presto. Di hari biasa, 200 ekor ludes. Pada akhir pekan melambung sampai 500 ekor. Bandeng mentah ’diimpor’ dari Juwana, Jawa Tengah,” ujarnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.