Kompas.com - Diperbarui 08/08/2021, 18:25 WIB
ILUSTRASI - Tas gunung rottonara/PixabayILUSTRASI - Tas gunung

 

JAKARTA, KOMPAS.com - Mendaki gunung butuh persiapan yang matang. Tas berupa ransel tentu bagian penting untuk dibawa. Namun, ransel yang digunakan untuk mendaki gunung bukan tas biasa.

Saat memilih ransel untuk mendaki gunung, kamu akan dihadapkan pilihan ukuran ransel yang bervariasi dan ditandai dengan "liter".

Baca liputan khusus seputar tips mendaki gunung untuk pemula di: Tips Mendaki Gunung

Berikut Kompas.com himpun cara menentukan ukuran ransel untuk mendaki gunung dari Pemandu Pendakian Gunung dari Consina, Virgo Dirgantara; Brand Ambassador Eiger, Noerhuda; dan Pemilik Toko Patagonia Outdoor, Fandhi Achmad, dalam wawancara dengan Kompas.com pada tahun 2016.

Lama pendakian

Sebelum membeli ransel untuk mendaki gunung, ketahuilah lama pendakian yang akan ditempuh. Lama pendakian 1-2 hari tentu akan berbeda dengan 6 hari.

"Kalau biasa ransel 45 liter itu untuk tiga hari, kalau di atas 75 liter itu untuk lebih dari 6 hari. Kalau yang biasanya di bawah tiga hari bisa 20-45 liter," kata Noerhuda.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Tips Memilih Jaket untuk Mendaki Gunung

Ransel dengan ukuran kecil seperti 20 atau 28 liter tentu tak nyaman digunakan untuk lama pendakian seperti enam hari.

  • di bawah 3 hari = ransel 20-45 liter
  • 3 hari = ransel 45 liter
  • lebih dari 6 hari = ransel di atas 75 liter

Daftar barang yang akan dibawa

Barang yang akan dibawa juga akan mempengaruhi ukuran ransel. Ada banyak peralatan pendakian yang perlu dibawa. Jadi tentu saja akan membutuhkan ruang tas yang lebih.

Fandhi mengatakan, ada tren seperti ultra light hiking yang tak perlu membawa barang yang banyak.

Baca juga: Perdana Membeli Peralatan Pendakian, Butuh Bujet Berapa?

Ultra light hiking sendiri adalah teknik mendaki gunung yang menekankan untuk membawa peralatan dan perbekalan dengan berat seminimal mungkin, tanpa menghilangkan fungsi penting peralatan dan perbekalan tersebut.

Namun teknik ultra light hiking tidak bisa dilakukan oleh pendaki pemula. Teknik ini sebaiknya dilakukan oleh pendaki profesional yang sudah memiliki jam terbang tinggi dalam hal pendakian gunung.

Kenali gunung yang akan didaki

Barang bawaan antara dua gunung yang berbeda secara karakteristik juga akan mempengaruhi ukuran ransel.

Misalnya, pendakian gunung dengan suhu yang tak rendah otomatis akan membawa kantung tidur yang tipis. Hal sama juga berlaku untuk sebaliknya.

Baca juga: 13 Tips Mendaki Gunung saat Musim Hujan

Mengetahui karakteristik gunung yang akan didaki menjadi bahan pertimbangan penting untuk memilih ransel. Mendaki gunung bersalju dan di kawasan tropis tentu akan berbeda.

Di gunung bersalju, menurut Fandhi, barang-barang yang digunakan berukuran besar tapi cenderung tak berat.

Hal itu berbeda dengan pendakian di gunung-gunung tropis yang membutuhkan logistik pendakian yang melimpah.

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Oleh-oleh Makanan Tahan Lama Khas Manado, Ada Manisan Pala

8 Oleh-oleh Makanan Tahan Lama Khas Manado, Ada Manisan Pala

Jalan Jalan
10 Pantai Dekat Jakarta, Cocok untuk Para Pencinta Ketenangan

10 Pantai Dekat Jakarta, Cocok untuk Para Pencinta Ketenangan

Jalan Jalan
Sinyal dan Aplikasi PeduliLindungi Jadi Kendala Uji Coba Pembukaan Tempat Wisata Tahap I

Sinyal dan Aplikasi PeduliLindungi Jadi Kendala Uji Coba Pembukaan Tempat Wisata Tahap I

Travel Update
Hari Kereta Api Nasional, Ini 5 Stasiun yang Juga Jadi Tempat Wisata

Hari Kereta Api Nasional, Ini 5 Stasiun yang Juga Jadi Tempat Wisata

Jalan Jalan
Sejarah Kerajaan Mataram Islam, Pendiri sampai Keruntuhannya

Sejarah Kerajaan Mataram Islam, Pendiri sampai Keruntuhannya

Jalan Jalan
5 Jalur Kereta Api Terindah di Indonesia, Bisa Lihat Pegunungan

5 Jalur Kereta Api Terindah di Indonesia, Bisa Lihat Pegunungan

Jalan Jalan
8 Tempat Wisata di Bantul Dapat Sertifikat CHSE, Sisanya Terhalang Kuota

8 Tempat Wisata di Bantul Dapat Sertifikat CHSE, Sisanya Terhalang Kuota

Travel Update
Kenapa Edelweis Tidak Boleh Dipetik? Ini 10 Fakta Menarik Si Bunga Abadi

Kenapa Edelweis Tidak Boleh Dipetik? Ini 10 Fakta Menarik Si Bunga Abadi

Jalan Jalan
Pengelola Wisata Mazola di Lamongan Beri Diskon Khusus untuk Tenaga Kesehatan

Pengelola Wisata Mazola di Lamongan Beri Diskon Khusus untuk Tenaga Kesehatan

Travel Promo
Rayakan Hari Kereta Api Nasional, Ini 3 Layanan Baru dari PT KAI

Rayakan Hari Kereta Api Nasional, Ini 3 Layanan Baru dari PT KAI

Travel Update
30 Wisata Hits di Malang 2021, Banyak Spot Foto Kekinian

30 Wisata Hits di Malang 2021, Banyak Spot Foto Kekinian

Jalan Jalan
5 Aktivitas Seru di Saung Angklung Udjo, Bisa Belajar Membuat Angklung

5 Aktivitas Seru di Saung Angklung Udjo, Bisa Belajar Membuat Angklung

Jalan Jalan
Itinerary Wisata 3 Hari 2 Malam di Palangka Raya, Ada Taman Sebangau

Itinerary Wisata 3 Hari 2 Malam di Palangka Raya, Ada Taman Sebangau

Itinerary
Penumpang Lepas Tuas Pintu Darurat Bikin Citilink Mendarat Darurat, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membukanya?

Penumpang Lepas Tuas Pintu Darurat Bikin Citilink Mendarat Darurat, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membukanya?

Travel Update
Mau Liburan Alam Jadi Berkesan? Jajal 4 Hal Menarik dari Desa Wisata Alamendah

Mau Liburan Alam Jadi Berkesan? Jajal 4 Hal Menarik dari Desa Wisata Alamendah

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.