Kompas.com - 09/09/2016, 09:05 WIB
Pesta Teluk Ambon 2016 resmi dibuka Gubernur Maluku, Said Assagaff, di Ambon, Kamis (8/9/2016). KOMPAS.com/RAHMAT RAHMAN PATTYPesta Teluk Ambon 2016 resmi dibuka Gubernur Maluku, Said Assagaff, di Ambon, Kamis (8/9/2016).
|
EditorI Made Asdhiana

AMBON, KOMPAS.com - Festival Pesta Teluk Ambon tahun 2016 yang mengusung tema “Alam Beta Indah” secara resmi dibuka oleh Gubernur Maluku, Said Assagaff di Lapangan Upacara Brimob Polda Maluku, Kamis (8/9/2016).

Festival tahunan yang diselenggarakan sebagai ajang untuk mempromosikan pariwisata Maluku sekaligus untuk menarik wisatawan lokal maupun mancanegara berkunjung ke Kota Ambon ini ikut dimeriahkan dengan berbagai kegiatan.

Sejumlah rangkaian kegiatan dalam Festival Pesta Teluk Ambon tahun ini salah satunya yakni pergelaran musik etnik yang menampilkan Grup Siwalima. Dengan diiringi kolaborasi musik tradisional, Siwalima membawakan sejumlah lagu khas Tanimbar, Maluku Tenggara Barat.

Grup musik ini sebelumnya pernah tampil di ajang internasional seperti di Austria pada bulan Maret lalu kemudian dipercayakan oleh Kementerian Pariwisata untuk mengisi acara Economy Tourism di Jepang dan juga di China.

Tampil membawakan tiga tembang lagu daerah, grup ini seakan menghipnotis ratusan tamu undangan serta ribuan warga yang menyaksikan pembukaan Festival Pesta Teluk Ambon.

Pesta Teluk Ambon juga semakin semarak karena tidak hanya dimeriahkan dengan pergelaran musik namun juga pameran kuliner dan kerajinan khas Maluku.

Di Lapangan Polda Maluku yang berhadapan langsung dengan bibir Teluk Ambon ini ada puluhan stan yang berdiri berderetan. Stan-stan ini menyajikan berbagai makanan khas Maluku dan juga hasil kerajinan daerah Seribu Pulau itu.

Pesta Teluk Ambon tahun ini memang dikemas berbeda dari tahun sebelumnya karena tahun ini juga digelar parade perahu hias dan juga festival budaya nusantara yang menampilkan semua ragam budaya nusantara.

Ketua Panita Pesta Teluk Ambon, Rosmi Tutupoho menyatakan Festival Pesta Teluk Ambon tahun ini untuk ke-11 kalinya digelar.

Kegiatan tersebut sengaja dilaksanakan setiap tahun untuk memperkenalkan pariwisata khususnya wisata bahari kepada Indonesia dan dunia, agar dapat dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara.

BARRY KUSUMA Patung Martha Christina Tiahahu di Kota Ambon, Maluku.
“Tujuannya untuk menjadikan Teluk Ambon sebagai salah satu daya tarik pariwisata di Maluku dan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan serta menarik minat investor ke Maluku,” kata Rosmi saat membacakan laporannya.

Rosmi memaparkan Pesta Teluk Ambon berlangsung 8-10 September 2016. Sejumlah kegiatan akan ikut memeriahkan Pesta teluk Ambon yakni lomba arumbae, lomba mancing dan lomba perahu semang.

Gubernur Maluku, Said Assagaff mengungkapkan, Pesta Teluk Ambon yang tiap tahun digelar merupakan momentum untuk mempromosikan pariwisata Maluku, agar tingkat kunjungan wisatawan ke daerah itu semakin tinggi.

“Potensi pariwisata Maluku khususnya wisata bahari sangat menjanjikan. Teluk Ambon memiliki keindahan yang sangat menarik dan pesta teluk ini adalah ajang untuk mempromosikan pariwisata di daerah ini,” katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.