Rahasia Seputar Tongseng, Sejarah dan Tempat Makan yang Legendaris

Kompas.com - 12/09/2016, 19:05 WIB
Tongseng Petir buatan Pak Nano dari Bantul, Yogyakarta. KOMPAS.COM/SILVITA AGMASARITongseng Petir buatan Pak Nano dari Bantul, Yogyakarta.
EditorNi Luh Made Pertiwi F

KOMPAS.com - Pada perayaan Idul Adha seperti saat ini, daging kambing dan sapi biasa diolah menjadi beragam hidangan dengan cita rasa nusantara. Di Pulau Jawa, salah satu olahan daging kambing adalah tongseng.

Rasa manis dan gurih yang berpadu dengan daging kambing empuk serta renyahnya kol dan cabai rawit membuat orang ketagihan makan tongseng. Tongseng adalah kuliner khas nusantara yang terkenal dari daerah Jawa Tengah.

Namun tahukan Anda asal usul tongseng? Ternyata, tongseng sebenarnya terinspirasi oleh pedagang Timur Tengah berabad-abad lalu. Abad ke-18 sampai 19 memang banyak saudagar dari Timur Tengah datang berdagang di Nusantara.

Kisah selengkapnya bisa dibaca di artikel berikut: Inilah Asal Usul Masakan Tongseng.

Tongseng biasanya menggunakan daging kambing. Perlu keahlian tersendiri dalam mengolah daging kambing. Jika gagal mengolah kambing, makanan akan berbau, alot, dan merusak semua bumbu masakan lainnya.

Bicara soal kemampuan mengolah kambing sebagai sebuah masakan, bisa dibilang masyarakat Jawa Tengah jagonya. Mengapa demikian?

Kisah selengkapnya bisa dibaca di artikel berikut: Mengapa Orang Jawa Tengah Andal Mengolah Masakan Kambing?

Tongseng diyakini berasal dari Kecamatan Klego, Boyolali, Jawa Tengah dan kemudian menyebar ke seluruh pelosok nusantara. KompasTravel sempat mencicipi tiga tongseng dari tiga daerah berbeda dan tentunya memiliki rasa yang berbeda pula.

Inilah tiga tongseng legendaris dengan cita rasa istimewa: Menjajal Tiga Tongseng Legendaris Indonesia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X