Kompas.com - 17/09/2016, 15:10 WIB
|
EditorSri Anindiati Nursastri

JAKARTA, KOMPAS.com - Ingin tahu karakteristik sebuah biji kopi asal daerah tertentu? Lebih baik jangan bertanya kepada ahli kopi.

Agak membingungkan bukan? Bisanya kita cenderung bertanya pada pakar yang menggeluti bidangnya. Namun, dari pengalaman saya, semakin andal seseorang di bidang kopi, mereka justru menghindari jawaban akan pertanyaan karakteristik biji kopi.

"Saya tak berani kasih statement. Karena kopi itu ditanam di tempat berbeda pasti akan beda karakternya dan tergantung dari genetiknya juga. Genetik kopi di taruh ditempat berbeda hasilnya akan beda," kata instruktur barista & konsultan kopi profesional, Ardian Maulana pada acara Festival Kopi Flores di Bentara Budaya Jakarta (BBJ), Kamis (15/9/2016).

Tak hanya faktor wilayah penanaman, rasa kopi menurut Ardian juga sangat diperngaruhi oleh proses pemanggangan dan penyajian yang dilakukan oleh roasterer dan barista.

Inilah yang menurut Ardian perlu diketahui oleh para barista Indonesia, untuk hati-hati dalam memberi statement soal rasa kopi kepada orang lain.

"Ada konsumen bilang kalau Arabica rasanya asam, dia tak suka. Sebenarnya itu tergantung yang buatnya. Arabica juga bisa jadi tak asam kalau barista itu tahu cara menyajikannya," tambah dia.

Menjadi barista menurut Ardian adalah profesi yang memerlukan moral dan keahlian lebih dari sekadar menyajikan kopi.

"Tugas barista adalah meng-highlight (memberi informasi) asal usul dari kopinya. Jadi orang tak sekedar minum tapi tahu value-nya. Jangan sampai kopi itu sebagai sesuatu yang habis kita nikmati kemudian selesai," tambahnya.

Terakhir Ardian mengatakan, "Semakin kita kenal kopi, semakin kita tahu kalau kopi tak bisa dibuat sebagai persepsi yang baku. Misalnya saja saya komentar rasa kopi Flores tahun ini, tahun depan belum tentu berlaku statementnya," katanya.

*****


KompasTravel kembali menghadirkan kuis "Take Me Anywhere 2". Pemenang akan mendapatkan kesempatan liburan gratis yang seru ke Yogyakarta selama tiga hari dua malam.

Hadiah sudah termasuk tiket pesawat, transportasi lokal, hotel, konsumsi, dan beragam aktivitas seru selama di Yogyakarta. Juga raih kesempatan memenangkan hadiah smartphone. Klik link berikut: Mau Liburan Gratis di Yogyakarta? Ikuti Kuis "Take Me Anywhere 2"

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.