Kompas.com - 20/09/2016, 17:09 WIB
Suasana di Taman Lumpini di Bangkok, Thailand, Agustus lalu. Taman ini terinspirasi dari Kebun Raya Bogor. Raja Rama V Thailand pada abad ke-19 menyempatkan diri berkunjung ke Kebun Raya Bogor dalam lawatannya ke Indonesia. Sebagian pekerja taman didatangkan dari Jawa. Kini mereka tinggal di Kampung Jawa, Thailand. KOMPAS/SIWI YUNITA CAHYANINGRUMSuasana di Taman Lumpini di Bangkok, Thailand, Agustus lalu. Taman ini terinspirasi dari Kebun Raya Bogor. Raja Rama V Thailand pada abad ke-19 menyempatkan diri berkunjung ke Kebun Raya Bogor dalam lawatannya ke Indonesia. Sebagian pekerja taman didatangkan dari Jawa. Kini mereka tinggal di Kampung Jawa, Thailand.
EditorI Made Asdhiana

Seperti layaknya keluarga yang terpisah sekian lama, ada kerinduan yang menggelayut di hati untuk datang ke Pulau Jawa. ”Saya pernah datang ke Yogyakarta di sana saya belajar lagi bahasa Jawa halus, karena di sini yang kami pahami adalah bahasa Jawa ngoko atau bahasa sehari-hari,” katanya.

Ma’rifah pernah ditertawakan karena penasaran ingin melihat Bengawan Solo. Sajak lagu ”Bengawan Solo” dari Gesang ternyata mengesankan Ma’rifah. Ia pun fasih mendendangkan lagu karya Gesang (almarhum) itu.

Kini di masa pensiunnya Ma’rifah memilih mengabdikan diri kepada warga sekitar dan masjid di kampungnya. Di rumahnya yang hangat dan akrab, Ma’rifah masih menyimpan potongan koran Indonesia tahun 1960-an tentang cerita anak-cucu Ahmad Dahlan di Thailand.

Ia juga memajang kepingan DVD film Ahmad Dahlan karya Hanung Bramantyo beberapa tahun lalu.

Bagi Ma’rifah, dan warga Kampung Jawa lainnya, Jawa masih menjadi tanah yang dirindukan. Bahasanya, tradisinya, makanannya, bahkan lagunya masih melekat dan memikat anak-anak keturunan Jawa di ”negeri gajah putih” itu.

Seperti halnya Ma’rifah yang bisa bertemu dengan keluarga besarnya di Jawa, Supri dan Pahti pun berkeinginan bisa berkumpul dan mengunjungi keluarga besarnya di Kendal dan Demak, dan mengarungi Bengawan Solo yang termasyhur namanya di negeri tempat mereka tinggal kini. (Siwi Yunita Cahyaningrum)

Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi 11 September 2016, di halaman 29 dengan judul "Kenangan Jawa di Sudut Bangkok".

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Desa Wisata Ranu Pani di Lumajang Aman dari Erupsi Gunung Semeru

Desa Wisata Ranu Pani di Lumajang Aman dari Erupsi Gunung Semeru

Travel Update
7 Promo Hari Ulang Tahun AirAsia, Ada Diskon hingga 80 Persen

7 Promo Hari Ulang Tahun AirAsia, Ada Diskon hingga 80 Persen

Travel Promo
DAMRI Buka Rute Angkutan Kota dari Bandung ke Yogyakarta

DAMRI Buka Rute Angkutan Kota dari Bandung ke Yogyakarta

Travel Update
Jangan Bawa 5 Benda Ini dari Pesawat, Awas Bisa Dipidana

Jangan Bawa 5 Benda Ini dari Pesawat, Awas Bisa Dipidana

Travel Tips
10 Benda di Pesawat yang Boleh Dibawa Pulang, Ada Makanan dan Majalah

10 Benda di Pesawat yang Boleh Dibawa Pulang, Ada Makanan dan Majalah

Travel Tips
Museum Ghibli Jepang Galang Dana akibat Pandemi Covid-19

Museum Ghibli Jepang Galang Dana akibat Pandemi Covid-19

Travel Update
5 Benda Wajib Bawa Saat Perjalanan Selama Masa Pandemi Covid-19

5 Benda Wajib Bawa Saat Perjalanan Selama Masa Pandemi Covid-19

Travel Tips
Simpan Dulu, Ini Ide Wisata Edutainment Ramah Anak untuk Destinasi Liburan

Simpan Dulu, Ini Ide Wisata Edutainment Ramah Anak untuk Destinasi Liburan

Travel Tips
Syarat Naik Pesawat Selama Libur Nataru per 24 Desember 2021, Bisa PCR atau Antigen

Syarat Naik Pesawat Selama Libur Nataru per 24 Desember 2021, Bisa PCR atau Antigen

Travel Update
Lion Air Buka Rute Baru Makassar-Biak PP, Harga Mulai Rp 1 Juta

Lion Air Buka Rute Baru Makassar-Biak PP, Harga Mulai Rp 1 Juta

Travel Promo
Syarat Naik Kereta Api Periode Nataru per 24 Desember 2021, Bawa Kartu Vaksin

Syarat Naik Kereta Api Periode Nataru per 24 Desember 2021, Bawa Kartu Vaksin

Travel Update
Daftar Kereta Api Jarak Jauh Daop 1 Jakarta yang Beroperasi pada Desember 2021

Daftar Kereta Api Jarak Jauh Daop 1 Jakarta yang Beroperasi pada Desember 2021

Travel Update
Okupansi Hotel di Aceh untuk Libur Nataru Baru 40 Persen

Okupansi Hotel di Aceh untuk Libur Nataru Baru 40 Persen

Travel Update
Libur Nataru, Wisata Gunung Pandan di Aceh Tamiang Tutup

Libur Nataru, Wisata Gunung Pandan di Aceh Tamiang Tutup

Travel Update
10 Fakta Menarik Gunung Semeru, Rumah Tertinggi Sepasang Arca Kuno

10 Fakta Menarik Gunung Semeru, Rumah Tertinggi Sepasang Arca Kuno

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.