Kompas.com - 27/09/2016, 10:28 WIB
|
EditorI Made Asdhiana

DENPASAR, KOMPAS.com - Perempuan Bali dikenal gemar berkebaya di banyak berbagai acara penting. Busana kebaya memang lekat dengan kebudayaan Bali sehingga saat sembahyang, upacara adat atau sebuah pesta undangan rata-rata perempuan Bali akan mengenakan busana tradisional perempuan Indonesia ini.

Ragam kebaya di Bali juga biasanya memiliki ciri yang berbeda dengan di Jawa. Model ketat mengikuti siluet tubuh dengan warna warna kontras membuat kebaya Bali banyak diburu oleh kaum hawa tak hanya dari Bali namun juga dari luar Pulau Dewata.

Apabila Anda ingin membeli kebaya khas Bali, jangan lewatkan untuk berkunjung ke suatu jalan yang terkenal sebagai sentra nembeli bahan atau kebaya jadi. Jalan tersebut adalah Jalan Sulawesi yang terletak di Denpasar, Bali.

Sepanjang jalan ini Anda akan mendapati toko-toko yang menjual berbagai bahan, perlengkapan kebaya, serta kebaya jadi atau yang telah dijahit. Meski perbandingan toko yang menjual bahan kebaya jauh lebih banyak dari yang menjual kebaya jadi.

KOMPAS.COM/SILVITA AGMASARI Kain dengan warna kontras di Jalan Sulawesi, Bali.
Kebaya cantik dengan berbagai ukuran dijual di toko-toko ini. Misalnya model peplum, sabrina, kutubaru, atau model kartini. Dengan berbagai bahan brokat, chifon, tulle, dan lainnya.

Ada pula kain tenun khas Bali, kain rangrang atau endek berbagai motif. Untuk harga, jangan khawatir. Jalan Sulawesi sebagai sentra bahan kebaya di Bali tentunya menawarkan harga yang sangat kompetitif.

KompasTravel sempat membeli kebaya brokat di Jalan Sulawesi sebagai buah tangan dari Pulau Dewata. Satu kebaya brokat model kutu baru, dengan dalaman kebaya yang disebut angkin, dan ikat pinggang dengan bros cantik di bagian tengah dibanderol Rp 125.000. Cukup terjangkau bukan?

Jika dibandingkan dengan kebaya model serupa, dengan paket baju dalaman dan ikat pinggang yang dijual di Jakarta, harganya bisa dua kali lipat lebih mahal.

KOMPAS.COM/SILVITA AGMASARI Kain dengan warna kontras di Jalan Sulawesi, Bali.
Mayoritas toko di Jalan Sulawesi masih mengandalkan proses tawar menawar antara pembeli dan penjual. Untuk mengunjungi Jalan Sulawesi, Anda dapat menuju arah Pasar Badung, Denpasar, Bali. Jalan Sulawesi terletak persis di sebelah Pasar Badung.

Jalan ini adalah jalan satu arah sehingga cukup padat pada akhir pekan atau hari-hari tertentu khususnya menjelang hari raya umat Hindu di Bali. Rata-rata toko di Jalan Sulawesi buka dari pagi sekitar pukul 09.00 sampai sore hari, sekitar pukul 17.00.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Candi Plaosan, Saksi Cinta Beda Agama di Desa Wisata Bugisan Jateng

Candi Plaosan, Saksi Cinta Beda Agama di Desa Wisata Bugisan Jateng

Jalan Jalan
Mahalnya Tiket Pesawat Pengaruhi Kunjungan Wisatawan ke Lombok Tengah

Mahalnya Tiket Pesawat Pengaruhi Kunjungan Wisatawan ke Lombok Tengah

Travel Update
Piala Dunia 2026 Digelar di 3 Negara dan 16 Kota, Simak Stadionnya

Piala Dunia 2026 Digelar di 3 Negara dan 16 Kota, Simak Stadionnya

Jalan Jalan
Kapan Waktu Menyampaikan Ucapan Idul Adha? Jangan Sampai Telat

Kapan Waktu Menyampaikan Ucapan Idul Adha? Jangan Sampai Telat

Travel Tips
Mengenal Rumah Paling Terpencil di Dunia di Islandia

Mengenal Rumah Paling Terpencil di Dunia di Islandia

Jalan Jalan
Jangan Bawa Barang Saat Evakuasi Darurat dari Pesawat, Ini Alasannya

Jangan Bawa Barang Saat Evakuasi Darurat dari Pesawat, Ini Alasannya

Travel Tips
Kenapa Idul Adha Disebut Lebaran Haji? Simak Penjelasannya 

Kenapa Idul Adha Disebut Lebaran Haji? Simak Penjelasannya 

Jalan Jalan
147 Desa di Sikka NTT Diimbau Prioritaskan Sektor Pariwisata

147 Desa di Sikka NTT Diimbau Prioritaskan Sektor Pariwisata

Travel Update
10 Wisata Alam Subang, Bisa Dikunjungi Saat Hari Libur

10 Wisata Alam Subang, Bisa Dikunjungi Saat Hari Libur

Jalan Jalan
Wacana Biaya Kontribusi Konservasi TN Komodo Rp 3,75 Juta, Ketahui 10 Hal Ini

Wacana Biaya Kontribusi Konservasi TN Komodo Rp 3,75 Juta, Ketahui 10 Hal Ini

Travel Update
Disneyland Shanghai Buka Lagi Setelah Tutup Sejak 21 Marer 2022

Disneyland Shanghai Buka Lagi Setelah Tutup Sejak 21 Marer 2022

Travel Update
6 Tradisi Idul Adha di Arab Saudi, Bagi Daging Kurban Lintas Negara

6 Tradisi Idul Adha di Arab Saudi, Bagi Daging Kurban Lintas Negara

Jalan Jalan
Pasca-Kecelakaan Kapal Wisata di Labuan Bajo, Nakhoda Diminta Lebih Profesional

Pasca-Kecelakaan Kapal Wisata di Labuan Bajo, Nakhoda Diminta Lebih Profesional

Travel Update
Info Shalat Idul Adha 2022 di Masjid Istiqlal, Jam Mulai sampai Tips

Info Shalat Idul Adha 2022 di Masjid Istiqlal, Jam Mulai sampai Tips

Travel Update
Tari Ja'i Meriahkan Turnamen Sepak Bola HUT ke-76 Bhayangkara di Manggarai Timur

Tari Ja'i Meriahkan Turnamen Sepak Bola HUT ke-76 Bhayangkara di Manggarai Timur

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.