Kompas.com - 30/09/2016, 20:31 WIB
Pengunjung berkemah di salah satu sisi Pulau Air, Kepulauan Seribu, Minggu (15/3/2015). Pulau Air merupakan salah satu pulau yang dimiliki perorangan. KOMPAS/RADITYA HELABUMIPengunjung berkemah di salah satu sisi Pulau Air, Kepulauan Seribu, Minggu (15/3/2015). Pulau Air merupakan salah satu pulau yang dimiliki perorangan.
Penulis Reza Pahlevi
|
EditorPalupi Annisa Auliani

KOMPAS.com – Bayangkan Anda mendirikan tenda di pulau kecil dengan posisi menghadap ke bibir pantai. Pasir putih yang bersih berkilau, angin laut, serta deburan ombak bisa dengan mudah Anda nikmati. Kolaborasi yang benar-benar sempurna.

Ya, suasana kemah di pinggir pantai memang berbeda dengan di pegunungan. Namun, perlengkapan kemping di dua tempat tersebut sebenarnya sama saja. Anda tetap mesti membawa tenda, nesting atau peralatan masak, terpal, dan kompor.

Nah, untuk mengawali pengalaman kemping di pulau kecil dekat bibir pantai, Anda bisa mencoba spot yang terdekat dulu. Pulau Perak di Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, salah satunya.

Perjalanan menuju Pulau Perak cukup mudah. Anda bisa berangkat dari dermaga Muara Angke atau Kali Adem, Jakarta Utara, menuju Pulau Harapan dengan moda transportasi laut selama kurang lebih tiga jam.

Dari Pulau Harapan, barulah Anda bisa melanjutkan perjalanan ke Pulau Perak dengan menyewa kapal kecil atau yang biasa disebut “ojek” perahu. Tidak ada tarif resmi untuk moda transportasi ini sehingga Anda bisa mencoba menawar harga sewa perahu.

Sebelum sampai ke Pulau Perak, tepatnya di dekat Pulau Gosong, Anda bisa berhenti dan mencoba snorkeling. Anda bisa melihat lebih dekat keanekaragaman terumbu karang dan ikan-ikan kecil lokasi tersebut.

KOMPAS/LASTI KURNIA Hamparan berbagai jenis terumbu karang hasil budidaya di lokasi yang disebut Padang Nemo dirawat dan dibersihkan kelompok masyarakat anggota Areal Perlindungan Laut (APL), di Gosong Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, beberapa waktu lalu. Areal gosong pasir yang diubah menjadi lahan pengembangan ragam jenis terumbu karang kini memiliki lebih dari 600 spesies dan akan dibuka untuk wisata berbasis konservasi.

Akan tetapi, hati-hati jangan sampai Anda lupa waktu karena terlalu lama ber-snorkeling. Kalau bisa, sebelum matahari tenggelam Anda sudah sampai agar bisa menikmati sunset terbaik di Pulau Perak.

Tidak hanya Pulau Perak, Kepulauan Seribu juga memiliki pulau kecil lain yang layak dikunjungi, seperti Pulau Semak Daun, Pulau Payung, dan Pulau Bulat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Setara Maladewa

Kepulauan Seribu memang cantik. Alam bawah lautnya kaya. Lokasinya pun dekat dari daratan Jakarta, hanya 1-2 jam perjalanan menggunakan kapal motor cepat.

Selain itu, “kerajaan” bawah lautnya tidak kalah indah. Bahkan, terumbu karang yang dimiliki di Kepulauan Seribu disebut-sebut setara dengan Maladewa. Lebih dari 600 spesies terumbu karang tertanam di sekitar Kepulauan Seribu.

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Daftar Desa Wisata Pemenang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

Daftar Desa Wisata Pemenang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

Travel Update
Masa Karantina 10 Hari untuk Antisipasi Omicron dan Turis Indonesia ke Luar Negeri

Masa Karantina 10 Hari untuk Antisipasi Omicron dan Turis Indonesia ke Luar Negeri

Travel Update
Garuda Indonesia Travel Fair, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,3 Jutaan

Garuda Indonesia Travel Fair, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,3 Jutaan

Travel Promo
Gunung Barujari Level II Waspada, TN Gunung Rinjani Batasi Pendakian

Gunung Barujari Level II Waspada, TN Gunung Rinjani Batasi Pendakian

Travel Update
TN Gunung Rinjani Tutup 3 Tempat Wisata Alam hingga Maret 2022

TN Gunung Rinjani Tutup 3 Tempat Wisata Alam hingga Maret 2022

Travel Update
Dafam Hotel Management Diakuisisi Artotel Group

Dafam Hotel Management Diakuisisi Artotel Group

Travel Update
PPKM Level 3 Nataru Batal, Pelaku Pariwisata Minta Pemerintah Tak Beri Harapan Palsu

PPKM Level 3 Nataru Batal, Pelaku Pariwisata Minta Pemerintah Tak Beri Harapan Palsu

Travel Update
Pelaku Wisata di Bantul Sambut Pembatalan PPKM Level 3 Saat Nataru

Pelaku Wisata di Bantul Sambut Pembatalan PPKM Level 3 Saat Nataru

Travel Update
Daftar Negara Asal Turis Asing yang Bisa ke Indonesia Tak Berubah meski Ada Omicron

Daftar Negara Asal Turis Asing yang Bisa ke Indonesia Tak Berubah meski Ada Omicron

Travel Update
Wisatawan di Gunung Bromo Dilarang Masuk Radius 1 Km dari Kawah Aktif, Ada Apa?

Wisatawan di Gunung Bromo Dilarang Masuk Radius 1 Km dari Kawah Aktif, Ada Apa?

Travel Update
Kembangkan Wellness Tourism, Yuk Kenali Rekomendasi Wisata Sehat di Korea

Kembangkan Wellness Tourism, Yuk Kenali Rekomendasi Wisata Sehat di Korea

BrandzView
Desa Wisata Sekitar Semeru Terdampak Erupsi, Ini Bantuan Kemenparekraf

Desa Wisata Sekitar Semeru Terdampak Erupsi, Ini Bantuan Kemenparekraf

Travel Update
Indonesia Perketat Kedatangan Internasional, Antisipasi Varian Omicron

Indonesia Perketat Kedatangan Internasional, Antisipasi Varian Omicron

Travel Update
Libur Nataru, Kebijakan Ganjil Genap di Kawasan Wisata Bukan dari Kemenparekraf

Libur Nataru, Kebijakan Ganjil Genap di Kawasan Wisata Bukan dari Kemenparekraf

Travel Update
PPKM Level 3 Saat Nataru Batal, Tempat Wisata Boleh Buka tapi Diperketat

PPKM Level 3 Saat Nataru Batal, Tempat Wisata Boleh Buka tapi Diperketat

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.