Kompas.com - 01/10/2016, 07:10 WIB
EditorI Made Asdhiana

Pembelian rumah kuno di pecinan Lasem oleh pengusaha lokal jadi pertanda baik untuk melestarikan situs rumah tua di pecinan Lasem.

Santoso, pengusaha batik lasem, misalnya, membeli rumah kuno di Lasem untuk dijadikan galeri batik sekaligus kafe bagi wisatawan.

Kecintaan terhadap Lasem juga dilakukan Gus Zaim, pengasuh Pondok Pesantren Kauman Karangturi. Dia merawat sebuah rumah berusia lebih dari 100 tahun yang dibuka untuk aktivitas seni budaya. (P Raditya Mahendra Yasa)

Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi 30 September 2016, di halaman 1 dengan judul "Mereka yang Kesengsem Lasem".

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.