Kompas.com - 04/10/2016, 19:08 WIB
Tahun ini, Chengdu Research Base di China berhasil melahirkan 23 bayi panda. GETTY IMAGESTahun ini, Chengdu Research Base di China berhasil melahirkan 23 bayi panda.
|
EditorNi Luh Made Pertiwi F

CHENGDU, KOMPAS.com - Berkat kerja keras dari para aktivis lingkungan, panda raksasa China kini berpindah status dari endangered menjadi vulnerable. Status tersebut diberikan oleh International Union for Conservation of Nature (IUCN).

Salah satu buktinya adalah jumlah panda yang lahir di Chengdu Research Base, China. Pada 2016 kawasan konservasi itu berhasil melahirkan 23 bayi panda, dua kali lipat lebih banyak dibanding tahun lalu.

Mengutip situs Time.com, Senin (3/10/2016), 23 bayi panda ini sengaja dikumpulkan dan dipamerkan kepada wisatawan pada 29 September 2016 lalu.

Panda-panda mungil nan menggemaskan tersebut berusia satu hingga empat bulan. Posisinya diatur sedemikian rupa, panda yang agak besar di bagian belakang dan panda kecil di bagian depan.

Wisatawan tampak sangat menikmati "tumpukan" panda yang bergeletakan di atas kain hijau. Dalam video yang diambil Time.com, tampak satu bayi panda terjatuh ke tanah namun langsung diambil lagi oleh petugas.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber time.com
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.