Penggemar Kuliner Saatnya Pelesir ke Gorontalo, Ada Festival Apangi

Kompas.com - 10/10/2016, 07:06 WIB
Hamparan bukit, pantai dan dataran merupakan wilayah desa Bongo, Gorontalo. Pemandangan yang indah ini terlihat dari masjid Walima Emas KOMPAS.COM/ROSYID A AZHARHamparan bukit, pantai dan dataran merupakan wilayah desa Bongo, Gorontalo. Pemandangan yang indah ini terlihat dari masjid Walima Emas
EditorNi Luh Made Pertiwi F

GORONTALO, KOMPAS.com - Warga Kelurahan Dembe I, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo menggelar Festival "Apangi" yang akan dimulai pada 10 hingga 28 Oktober 2016.

Festival tersebut bertujuan untuk memperkenalkan apangi, kue tradisional Gorontalo yang berbahan dasar tepung beras dan gula merah.

"Apangi ini makanan khas bulan Muharam, sepanjang bulan ini biasanya warga Gorontalo memasak apangi. Sama halnya ketika bulan Ramadhan," kata Ketua Panitia Festival, Zulkarnain Hasan di Gorontalo, Jumat.

Tak hanya sebagai penganan khas daerah, kata dia, kue apangi juga memiliki nilai religius dan filosofi yang penuh makna dalam perspektif budaya Gorontalo.

"Menurut para tetua, kue ini memiliki makna yang dalam. Gula merah melambangkan darah, keberanian atau pengorbanan sementara kue apangi berwarna putih sebagai simbol kesucian," jelasnya.

Dalam festival tersebut, warga setempat akan menyajikan "apang colo" di setiap rumah untuk pengunjung dan mempraktekkan cara-cara tradisional dalam memasaknya.

Selain itu, berbagai literatur dan penuturan terkait adat, budaya dan asal-usul apangi juga berusaha dikumpulkan dari berbagai pihak untuk memperkaya pengetahuan tentang kue tersebut.

Zul menambahkan, festival merupakan inisiatif warga setempat dan menggunakan dana yang dikumpulkan sukarela oleh masyarakat.

Kegiatan lain yang akan memeriahkan festival tersebut yakni parade kue, makan gratis, lomba penyajian, lomba foto, bazar dan klinik bisnis.

"Saya optimistis apangi akan meningkatkan perekonomian warga Dembe, terlebih saat wisatawan datang selama festival," imbuhnya.

Selain kuliner itu, warga setempat juga mengandalkan obyek wisata pendukung selama festival yakni Benteng Otanaha dan pemandangan di pesisir Danau Limboto. (Debby Mano/Antara)



Sumber ANTARA
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X