Inilah Kopi "Bulan Madu", Kopi Khas Bondowoso

Kompas.com - 10/10/2016, 09:12 WIB
Inilah Kopi Arabica Java Ijen Raung 'Bulan Madu', kopi khas Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur. Selain memiliki cita rasa yang khas, kopi ini baik untuk meningkatkan stamina dan vitalitas. KOMPAS.COM/AHMAD WINARNOInilah Kopi Arabica Java Ijen Raung 'Bulan Madu', kopi khas Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur. Selain memiliki cita rasa yang khas, kopi ini baik untuk meningkatkan stamina dan vitalitas.
|
EditorI Made Asdhiana

BONDOWOSO, KOMPAS.com - Anda penikmat kopi? Tidak ada salahnya, jika anda sedang berkunjung ke Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, jangan lupa mencoba salah satu kopi khasnya, yakni kopi Arabica Java Ijen Raung “Bulan Madu”.

Kopi yang tumbuh di lereng kawasan Gunung Ijen dan Raung ini memiliki rasa cukup khas. Selain pahit, kopi ini juga memiliki rasa asam, dan manis seperti rasa cokelat.

“Rasanya nano-nano banget, sangat khas, ada kecut atau asem begitu, unik banget, tidak seperti kopi biasa,” ujar Halimah, salah satu warga, Sabtu (8/10/2016).

Selain memiliki rasa yang cukup khas, kopi ini juga tidak berbahaya di lambung, karena tanaman kopi ini tumbuh pada lahan di ketinggian 1.000 meter di atas permukaan laut.

“Kopi ini diproses secara organik oleh petani dengan menggunakan pola tanam dan perawatan sesuai standar Pusat Penelitian Kopi dan Kakao (Puslitkoka) Indonesia,” ujar Muhlis Adi, pemilik UMKM Kilang Mulia.

Muhlis mengaku, sengaja memilih nama 'Bulan Madu', karena kopi Arabica Java Ijen Raung, memiliki khasiat untuk menambah stamina.

“Kopi ini memiliki khasiat untuk menambah stamina dan vitalitas, baik untuk pria maupun wanita. Makanya kita pilih nama 'Bulan Madu',” ungkapnya.

KOMPAS.COM/AHMAD WINARNO Muhlis Adi, pemilik UMKM Kilang Mulia di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, yang memproduksi Kopi Arabica Java Ijen Raung 'Bulan Madu'.
Untuk urusan harganya, anda tidak perlu khawatir, karena masih sangat terjangkau. “Kami banderol, per bungkusnya hanya Rp 50 ribu dengan berat 200 gram,” kata Muhlis.

Setiap hari, Muhlis mengaku bisa menjual rata-rata 2 kilogram kopi Arabica Java Ijen Raung 'Bulan Madu'.

“Peminatnya cukup banyak, terutama dari luar Kota Bondowoso. Kami juga pasarkan secara online,” kata Muhlis.

Ia berharap kepada pemerintah daerah untuk terus mendorong pertumbuhan industri kecil kopi di Kabupaten Bondowoso.

“Pak Bupati sudah mendeklarasikan Bondowoso sebagai 'Republik Kopi'. Untuk itu petani dan pelaku industri kecil seperti kami harus terus didampingi agar bisa lebih maksimal,” harap Muhlis.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X