Kompas.com - 16/10/2016, 15:24 WIB
Penari memperagakan tarian topeng panji dalam kolaborasi bersama tarian khas Tiongkok yakni Bian Lian, di Keraton Kasepuhan Cirebon, di Kota Cirebon, Jawa Barat, Selasa (7/6/2016). Untuk pertama kali, tarian yang merupakan rahasia budaya Tiongkok itu dipadukan dengan kesenian tradisional Cirebon yang berusia ratusan tahun. KOMPAS/ABDULLAH FIKRI ASHRIPenari memperagakan tarian topeng panji dalam kolaborasi bersama tarian khas Tiongkok yakni Bian Lian, di Keraton Kasepuhan Cirebon, di Kota Cirebon, Jawa Barat, Selasa (7/6/2016). Untuk pertama kali, tarian yang merupakan rahasia budaya Tiongkok itu dipadukan dengan kesenian tradisional Cirebon yang berusia ratusan tahun.
EditorI Made Asdhiana

CIREBON, KOMPAS - Wisata bahari di Kota Cirebon, Jawa Barat, dinilai belum dikembangkan oleh Pemerintah Kota Cirebon. Padahal, daerah pesisir utara Jabar ini memiliki potensi pantai, sejarah, dan budaya lokal yang dapat menggaet wisatawan Nusantara dan mancanegara.

Revitalisasi Pelabuhan Cirebon diharapkan dapat menjadi salah satu pintu masuk turis.

Pemantauan Kompas, Sabtu (15/10/2016), kondisi pesisir pantai Kota Cirebon sepanjang 7 kilometer tercemar di sejumlah tempat.

Hal itu menjadi bukti belum dimanfaatkannya daerah tersebut sebagai potensi wisata bahari. Di daerah pesisir utara, Keluarahan Panjunan, Kecamatan Lemahwungkuk, misalnya, air laut tercemar sampah, bahkan berwarna hitam.

Kondisi pesisir yang terletak tepat di samping Pelabuhan Cirebon, tempat bongkar muat batubara, itu telah berlangsung beberapa tahun terakhir.

Sampah juga menumpuk di pesisir pantai di Kelurahan Kesenden, Kecamatan Kejaksan. Daerah pesisir tersebut hanya menjadi tempat parkir kapal di bawah 5 gros ton milik nelayan setempat.

”Wisata bahari memang belum tergarap. Padahal, kami siap mendukung wisata bahari di Cirebon asal kami dilibatkan,” ujar Ketua Himpunan Serikat Nelayan Indonesia Kota Cirebon Karsudin, Sabtu, di sela-sela nadran, upacara sedekah laut, di pesisir Panjunan.

KOMPAS/ABDULLAH FIKRI ASHRI 'Nayaga', pemain gamelan, memainkan gamelan pusaka di Keraton Kanoman, Kota Cirebon, Jawa Barat, Minggu (20/12/2015). Gamelan yang berumur lebih dari 500 tahun itu hanya dimainkan menjelang Maulid Nabi Muhammad SAW.
Budaya nadran

Ratusan warga setempat memadati ritual pada Sabtu siang itu. Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Pelabuhan Cirebon Rivolindo, General Manager PT Pelindo II Cabang Cirebon Solikhin, dan Ketua DPRD Kota Cirebon Edi Suripno turut hadir dalam hajatan tersebut. Namun, tidak satu pun wisatawan tampak di acara itu.

Padahal, selain garis pantai 7 kilometer, budaya nadran dapat pula menjadi agenda wisata bahari. Nadran adalah ritual tahunan yang digelar para nelayan di pesisir pantai utara Jawa, termasuk Cirebon, sejak abad ke-15 Masehi.

”Saya akan berkoordinasi dengan Wali Kota Cirebon untuk menaikkan bantuan kepada nelayan,” kata Edi. (IKI)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Kafe Unik di Tangerang untuk Dikunjungi saat Libur Lebaran

5 Kafe Unik di Tangerang untuk Dikunjungi saat Libur Lebaran

Jalan Jalan
Pantai di Gunungkidul dan Bantul Diserbu Puluhan Ribu Wisatawan Saat Libur Lebaran

Pantai di Gunungkidul dan Bantul Diserbu Puluhan Ribu Wisatawan Saat Libur Lebaran

Travel Update
5 Tempat Nongkrong Santai di Bogor, Pas Dikunjungi Saat Libur Lebaran

5 Tempat Nongkrong Santai di Bogor, Pas Dikunjungi Saat Libur Lebaran

Travel Update
Wisata Ciwidey dan Sekitarnya Ditutup karena Pengunjung Membludak

Wisata Ciwidey dan Sekitarnya Ditutup karena Pengunjung Membludak

Travel Update
Semakin Diminati, Kemenparekraf Gencar Promosi Desa Wisata

Semakin Diminati, Kemenparekraf Gencar Promosi Desa Wisata

Travel Update
Kemenpar Genjot Sektor Ekonomi Kreatif melalui #BeliKreatifLokal

Kemenpar Genjot Sektor Ekonomi Kreatif melalui #BeliKreatifLokal

Travel Update
Daftar Wisata Jakarta yang Tutup Sementara Selama Libur Lebaran 2021

Daftar Wisata Jakarta yang Tutup Sementara Selama Libur Lebaran 2021

Travel Update
Pantai Pasir Padi Pangkalpinang Tutup, Ratusan Kendaraan Diminta Putar Balik

Pantai Pasir Padi Pangkalpinang Tutup, Ratusan Kendaraan Diminta Putar Balik

Travel Update
Cara Reservasi Ulang Wisata TMII yang Buka Lagi 18 Mei 2021

Cara Reservasi Ulang Wisata TMII yang Buka Lagi 18 Mei 2021

Travel Update
Cara Refund dan Reschedule Tiket ke Ancol yang Tutup Sementara

Cara Refund dan Reschedule Tiket ke Ancol yang Tutup Sementara

Travel Update
Cara Reschedule Wisata Taman Margasatwa Ragunan yang Buka Lagi 18 Mei 2021

Cara Reschedule Wisata Taman Margasatwa Ragunan yang Buka Lagi 18 Mei 2021

Travel Update
TMII Akhirnya Tutup Sementara Hingga 17 Mei 2021

TMII Akhirnya Tutup Sementara Hingga 17 Mei 2021

Travel Update
Ancol Perpanjang Masa Penutupan Kawasan Wisata Hingga 17 Mei 2021

Ancol Perpanjang Masa Penutupan Kawasan Wisata Hingga 17 Mei 2021

Travel Update
5 Wisata di Parapat, Kota yang Indah di Tepi Danau Toba

5 Wisata di Parapat, Kota yang Indah di Tepi Danau Toba

Travel Update
Wisata Ragunan Akhirnya Tutup Sementara Mulai 16 Mei 2021

Wisata Ragunan Akhirnya Tutup Sementara Mulai 16 Mei 2021

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X