Kompas.com - 21/10/2016, 23:06 WIB
EditorNi Luh Made Pertiwi F

JAKARTA, KOMPAS.com - Korea Selatan melalui badan pariwisata Korea Tourism Organization (KTO) kembali mengincar pasar wisatawan Muslim, termasuk wisatawan Muslim asal Indonesia. KTO meluncurkan kampanye "Muslim Friendly Korea" secara global termasuk untuk wisatawan Indonesia.

Indonesia dipandang pasar besar untuk paket ramah Muslim Korea. President KTO Jung Chang Soo menuturkan bahwa Indonesia merupakan salah satu pasar pariwisata Muslim terbesar. Oleh karena itu, pihaknya ingin mengampanyekan kembali bahwa Korea Selatan merupakan destinasi wisata yang ramah untuk wisatawan Muslim.

"Sebanyak 190.000 wisatawan Indonesia berkunjung ke Korea," tuturnya dalam sebuah acara jamuan makan malam di Jakarta, Senin (17/10/2016).

Salah satu bentuk promosi yang akan dilakukan adalah festival makanan Halal yang akan berlangsung pada November 2016 ini. Sebagai gambaran, di Korea Selatan sendiri terdapat 15 masjid termasuk Masjid Raya Seoul yang terletak di ibu kota Korea Selatan, Seoul.

Sementara itu, terdapat 14 halal certified restaurant yaitu restoran yang sudah memiliki sertifikasi Halal yang dikeluarkan oleh Korea Muslim Federation. KTO sendiri juga sudah meluncurkan buku Muslim Friendly Restaurants in Korea dalam bentuk cetak maupun bisa diunduh di situs resmi KTO.

Selain itu, KTO juga telah meluncurkan aplikasi Halal yang bisa diunduh bagi pengguna smartphone Android maupun iPhone. Aplikasi bertajuk HalalKorea tersebut memuat informasi arah kiblat, Al Quran, lokasi masjid, lokasi restoran halal, sampai scanner untuk barcode produk apakah produk tersebut halal atau tidak.

Selain itu, Korea Selatan juga akan menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Dingin 2018, tepatnya akan berlokasi di PyeongChang. Menurut Jung, PyeongChang tengah mempersiapkan diri menerima kedatangan wisatawan.

"Pastinya pengunjung ingin berkunjung, tidak hanya saat Olimpiade, tetapi sebelum dan pasca Olimpiade," katanya.

Tahun ini, KTO memperkirakan terdapat 250.000 wisatawan Indonesia yang berkunjung ke Korea Selatan. Tahun lalu, jumlah kunjungan wisatawan Indonesia ke Korea Selatan sempat mengalami penurunan karena wabah MERS yang terjadi di negara tersebut. Walau begitu, data dari KTO menyebut tahun lalu Indonesia menduduki peringkat 9 dalam hal jumlah kunjungan wisatawan asing yang berkunjung ke Korea Selatan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.