Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Serunya Membuat Cokelat di Cokelat Tugu Yogyakarta

Kompas.com - 25/10/2016, 05:20 WIB
Sri Anindiati Nursastri

Penulis

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Siapa gerangan yang tak suka cokelat? Penganan manis ini pasti jadi favorit siapa saja, tak terbatas gender dan usia. Bila liburan ke Yogyakarta, ada satu tempat untuk melihat proses pembuatan serta membuat sendiri cokelat.

Cokelat Tugu berlokasi di Jalan Tegal Gendu No 31, Prenggan, Kotagede, DI Yogyakarta. Toko cokelat ini menempati bangunan dua tingkat yang kontemporer, lengkap dengan halaman parkir yang luas.

Selain belanja cokelat, wisatawan juga bisa mencoba membuat cokelat sendiri. KompasTravel berkesempatan membuat cokelat di Cokelat Tugu bersama para peserta "Take Me Anywhere 2" beberapa waktu lalu.

(BACA: Pertama Kali Wisata ke Yogyakarta? Anda Tak Sendiri...)

Begitu masuk, rombongan disambut oleh petugas toko nan ramah. Rak-rak berderet, menyuguhkan cokelat dalam aneka rasa. Mulai dari Dark Chocolate, Caramel, hingga Chili Chocolate. Ada juga aneka praline berisi pasta stroberi, tiramisu, dan coffee mocha.

Ada belasan varian rasa cokelat di Cokelat Tugu. Biji cokelatnya merupakan produk lokal, yakni dari Kabupaten Gunungkidul. Oleh karena itu, Cokelat Tugu adalah oleh-oleh tepat bagi wisatawan yang ingin membeli produk lokal. 

(BACA: Asyiknya Lomba "Selfie" di Taman Tebing Breksi Yogyakarta)

Minggu (16/10/2016), para peserta "Take Me Anywhere 2" tiba di Cokelat Tugu. Mereka langsung menuju meja pembuatan cokelat. Tiap orang berkesempatan membuat cokelat.

KOMPAS.COM/SRI ANINDIATI NURSASTRI Pertama, tiap peserta mengenakan sarung tangan plastik agar proses pembuatan cokelat tetap higienis. Mereka pun diberikan cokelat cair berwarna pink untuk tulisan hiasan pada cetakan.
Pertama, tiap peserta mengenakan sarung tangan plastik agar proses pembuatan cokelat tetap higienis. Mereka pun diberikan cokelat cair berwarna pink untuk tulisan hiasan pada cetakan.

Kali ini, semua peserta akan membuat cokelat berbentuk hati dengan tulisan "Love" di tengahnya. Satu per satu peserta mengisi cetakan bertuliskan "Love" dengan seksama.

Sebelum ditimpa oleh cokelat, cetakan tersebut dimasukkan terlebih dahulu ke dalam freezer selama 5-10 menit. Barulah milk chocolate dimasukkan ke dalam cetakan tadi.

Sambil menunggu cokelat beku, para peserta beranjak ke seberang toko Cokelat Tugu. Ada beberapa gerai yang menjual perak serta pernak-pernik khas Yogyakarta. Kawasan Kotagede memang terkenal sebagai penghasil perak. 

Sekitar 15 menit kemudian, rombongan kembali ke toko Cokelat Tugu. Masing-masing peserta pun membawa cokelat bertuliskan "Love" di tengahnya. Benar-benar pengalaman yang unik di Yogyakarta.

Setelah kesuksesan "Take Me Anywhere" pertama yaitu edisi Bali, Kompas.com kali ini bersama OPPO menggelar "Take Me Anywhere 2". Sebanyak 10 orang pemenang kompetisi "Take Me Anywhere 2" berlibur ke Yogyakarta bersama KompasTravel selama tiga hari mulai Jumat (14/10/2016) hingga Minggu (16/10/2016).

Reservasi tiket penerbangan dilakukan melalui situs perjalanan Tiket.com.

Para pemenang menjalani beragam aktivitas wisata penuh petualangan sampai mencicipi kuliner khas Yogyakarta. Semuanya dipandu oleh biro perjalanan Jogja Geowisata.

Selain itu, para pemenang juga merasakan kenyamanan menginap di Hotel Santika Premiere Jogja, salah satu properti dari jaringan hotel Santika Indonesia Hotels & Resorts.

Ikuti petualangan seru para pemenang di Yogyakarta. Kisah mereka tayang dalam liputan khusus: "Liburan Seru ala 'Take Me Anywhere 2'".

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Traveloka Resmikan Wahana Baru di Kidzania Jakarta, Ada Diskon 25 Persen

Traveloka Resmikan Wahana Baru di Kidzania Jakarta, Ada Diskon 25 Persen

Travel Update
Barcelona Hapus Rute Bus dari Google Maps, Ini Alasannya

Barcelona Hapus Rute Bus dari Google Maps, Ini Alasannya

Travel Update
4 Tips Berkunjung ke Desa Wisata Koto Kaciak, Datang Pagi Hari

4 Tips Berkunjung ke Desa Wisata Koto Kaciak, Datang Pagi Hari

Travel Tips
Cara Menuju ke Desa Wisata Lerep Kabupaten Semarang

Cara Menuju ke Desa Wisata Lerep Kabupaten Semarang

Jalan Jalan
4 Oleh-Oleh Desa Wisata Koto Kaciak, Ada Rinuak dan Celana Gadebong

4 Oleh-Oleh Desa Wisata Koto Kaciak, Ada Rinuak dan Celana Gadebong

Travel Tips
Istana Gyeongbokgung di Korea Akan Buka Tur Malam Hari mulai Mei 2024

Istana Gyeongbokgung di Korea Akan Buka Tur Malam Hari mulai Mei 2024

Travel Update
Desa Wisata Lerep, Tawarkan Paket Wisata Alam Mulai dari Rp 60.000

Desa Wisata Lerep, Tawarkan Paket Wisata Alam Mulai dari Rp 60.000

Jalan Jalan
Itinerary Seharian Sekitar Museum Mpu Tantular Sidoarjo, Ngapain Saja?

Itinerary Seharian Sekitar Museum Mpu Tantular Sidoarjo, Ngapain Saja?

Jalan Jalan
 7 Olahraga Tradisional Unik Indonesia, Ada Bentengan

7 Olahraga Tradisional Unik Indonesia, Ada Bentengan

Jalan Jalan
5 Tips Liburan dengan Anak-anak Menggunakan Kereta Api Jarak Jauh

5 Tips Liburan dengan Anak-anak Menggunakan Kereta Api Jarak Jauh

Travel Tips
Mengenal Desa Wisata Koto Kaciak, Surga Budaya di Kaki Bukit Barisan

Mengenal Desa Wisata Koto Kaciak, Surga Budaya di Kaki Bukit Barisan

Jalan Jalan
Aktivitas Wisata di Bromo Ditutup mulai 25 April 2024, Ini Alasannya

Aktivitas Wisata di Bromo Ditutup mulai 25 April 2024, Ini Alasannya

Travel Update
Bali Jadi Tuan Rumah Acara UN Tourism tentang Pemberdayaan Perempuan

Bali Jadi Tuan Rumah Acara UN Tourism tentang Pemberdayaan Perempuan

Travel Update
Hari Kartini, Pelita Air Luncurkan Penerbangan dengan Pilot dan Awak Kabin Perempuan

Hari Kartini, Pelita Air Luncurkan Penerbangan dengan Pilot dan Awak Kabin Perempuan

Travel Update
Usung Konsep Eco Friendly, Hotel Qubika Bakal Beroperasi Jelang HUT Kemerdekaan RI di IKN

Usung Konsep Eco Friendly, Hotel Qubika Bakal Beroperasi Jelang HUT Kemerdekaan RI di IKN

Hotel Story
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com