Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 31/10/2016, 07:17 WIB
Adhis Anggiany Putri S

Penulis


KOMPAS.com
– Sekali waktu, saat kebetulan sedang minum es kopi hitam di kedai atau kafe, perhatikan isi gelas Anda. Adakah bongkahan es di dalamnya?

Sama-sama dingin, es kopi hitam tak selalu disajikan dengan bongkahan es di dalamnya. Ada varian minuman ini yang sejak awal memang diseduh dengan air dingin.

Tentu saja, teknik pembuatannya beda dengan cara membuat es kopi pada umumnya. Pada cara biasa, bubuk kopi diseduh dengan air panas, lalu diaduk rata untuk kemudian minuman disaring agar bersih dari ampas, dan dimasukkan dalam gelas berisi potongan es.

Pada cold-brew, air yang dipakai minimal bersuhu ruangan atau sekitar 25 derajat celsius. Teknik seduhnya ada beragam, salah satunya cold-drip. Pakai cara ini, kopi diseduh dengan air setetes demi setetes.

Secara sederhana, bentuk dan cara kerja alat ini mirip jam pasir tiga tingkat. Hanya saja, di bagian tengah alat terdapat semacam keran pengatur kecepatan laju tetes air.

Adhis Anggiany/Kompas.com Keran pada alat cold-drip bisa diputar untuk menyesuaikan laju air.

Bagian paling atas alat itu merupakan tempat air. Adapun bubuk kopi berada di bawah posisi keran pengatur laju air, dengan selapis filter atau saringan khusus di atasnya. Filter ini berfungsi untuk menyerap air secara perlahan.

Di bagian paling bawah, gelas siap menampung tetesan kopi yang sudah melewati proses di atas. Butuh waktu lebih kurang 12 jam sampai semua air di tabung paling atas menetes habis.

"(Porsi sekali saji) kira-kira bubuk kopinya 200 gram, airnya 600 mililiter," kata Danu, salah satu barista yang memakai teknik ini di Kapal Api Café dalam acara Pekan Raya Indonesia (PRI), Minggu (23/10/2016).

Menurut Danu, kecepatan ideal tetesan air dalam metode cold-drip ini adalah satu tetes per detik. Hasil dari teknik seduh ini lalu dimasukkan ke dalam botol tertutup dan disimpan di lemari pendingin.

Kopi yang diseduh memakai teknik cold-brew akan terasa lebih nikmat dikonsumsi jika terlebih dahulu disimpan dalam suhu dingin yang stabil selama minimal satu malam.

"Rasa kopi yang dihasilkan dari teknik ini lebih lembut dan bersih (clean taste)," ucap Danu.

Dok. Kapal Api Alat membuat kopi dengan teknik "cold-drip".

Jika tertarik mencoba tapi tak sempat datang ke kafe yang menyediakan menu cold-brew, Anda sebenarnya bisa membuat sendiri sajian ini di rumah. Tentu dalam versi sederhana dan tak perlu peralatan rumit seperti dalam teknik cold-drip.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda

Terkini Lainnya

Umbul Sigedang-Kapilaler, Satu Lagi Pemandian dengan Air Sebening Kaca di Klaten

Umbul Sigedang-Kapilaler, Satu Lagi Pemandian dengan Air Sebening Kaca di Klaten

Jalan Jalan
Taman Nasional Terindah Ketiga di Dunia, Ternyata dari Indonesia

Taman Nasional Terindah Ketiga di Dunia, Ternyata dari Indonesia

Travel Update
Tiket Kereta Diskon 25 Persen di #DiIndonesiaAja Travel Fair, Yogyakarta Jadi Favorit

Tiket Kereta Diskon 25 Persen di #DiIndonesiaAja Travel Fair, Yogyakarta Jadi Favorit

Travel Update
6 Tips Berkunjung ke Pantai Klotok Wonogiri, Datang Pagi

6 Tips Berkunjung ke Pantai Klotok Wonogiri, Datang Pagi

Travel Tips
Liburan Sekeluarga Keliling Singapura, Kini Bisa Naik Transportasi Privat

Liburan Sekeluarga Keliling Singapura, Kini Bisa Naik Transportasi Privat

Travel Update
9 Tempat Wisata di PIK 2 buat Liburan Akhir Tahun 

9 Tempat Wisata di PIK 2 buat Liburan Akhir Tahun 

Jalan Jalan
4 Tips Berburu Promo di #DiIndonesia Aja Travel Fair 2023, Jangan Buru-buru

4 Tips Berburu Promo di #DiIndonesia Aja Travel Fair 2023, Jangan Buru-buru

Travel Tips
AirAsia Tunda Pindah Penerbangan Domestik ke Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta

AirAsia Tunda Pindah Penerbangan Domestik ke Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta

Travel Update
Promo Tiket Pesawat #DiIndonesiaAja Travel Fair 2023, ke Bali Rp 700.000an

Promo Tiket Pesawat #DiIndonesiaAja Travel Fair 2023, ke Bali Rp 700.000an

Travel Update
Harga Glamping Merbabu Park Semarang dan Fasilitasnya

Harga Glamping Merbabu Park Semarang dan Fasilitasnya

Jalan Jalan
Mulai 1 Desember, Masuk Malaysia Wajib Isi Digital Arrival Card

Mulai 1 Desember, Masuk Malaysia Wajib Isi Digital Arrival Card

Travel Update
Aneka Paket Wisata #DiIndonesiaAja Travel Fair 2023, Banda Neira Rp 2,4 Jutaan

Aneka Paket Wisata #DiIndonesiaAja Travel Fair 2023, Banda Neira Rp 2,4 Jutaan

Travel Update
Turis Malaysia Paling Banyak ke Sulawesi Selatan pada Oktober 2023

Turis Malaysia Paling Banyak ke Sulawesi Selatan pada Oktober 2023

Travel Update
6 Aktivitas Wisata di Merbabu Park Semarang, Bisa Glamping

6 Aktivitas Wisata di Merbabu Park Semarang, Bisa Glamping

Hotel Story
Batik Air Terbang Lagi dari Jakarta ke Banyuwangi, Tarif Rp 1,2 Jutaan

Batik Air Terbang Lagi dari Jakarta ke Banyuwangi, Tarif Rp 1,2 Jutaan

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com