Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 14/11/2016, 21:57 WIB
|
EditorSri Noviyanti

Sebagai satu dari 10 destinasi prioritas, Candi Borobudur dan kawasan sekitarnya punya radius pesona yang merambah Semarang, Salatiga, Boyolali, Klaten, Yogyakarta, Magelang, dan area Dieng. Targetnya, dua juta wisatawan mancanegara bakal bertandang ke kawasan ini pada 2019.

Dengan target jumlah kunjungan tersebut, harapannya ada devisa 2 miliar dollar AS masuk dari kawasan ini. Sebelumnya terdata hanya 250.000-300.000 wisatawan mancanegara tiba di Candi Borobudur dan sekitarnya.

(Baca juga: Rp 20 Triliun untuk Candi Borobudur)

Kajian Kementerian Pariwisata mendapati, setidaknya juga ada tiga kategori wisata yang masih dapat dikembangkan lebih jauh di kawasan ini.

Rinciannya, wisata alam, wisata budaya, serta wisata man made seperti atraksi, kawasan terintegrasi, dan kegiatan bersama (meeting, incentive, convention, dan exhibition, disingkat MICE).

“Promosi dan pengembangan potensi pariwisata seperti ini tak bisa hanya mengandalkan satu atau dua stakeholder. Semua kalangan harus ikut berkiprah, kalau hasilnya juga mau terlihat segera nyata,” kata Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata Kementerian Pariwisata, Dadang Rizki Ratman, saat berbincang dengan Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Penggarapan destinasi, lanjut Dadang, juga butuh keterlibatan banyak pihak. “Termasuk untuk pengembangan potensi bisnis dan industri pariwisata,” ujar dia.

(Baca juga: Buat Apa “Ngurusin” Pariwisata)

Kabar baiknya, apa yang diminta kepada Ganjar soal akses langsung ke beragam lokasi wisata di radius destinasi prioritas Candi Borobudur sudah bertambah. Akses untuk menikmati pesona Candi Borobudur dan kawasan sekitarnya , misalnya, semakin beragam.

Pembenahan infrastruktur gencar dilakukan untuk mendukung destinasi prioritas ini. Bandara,  tak akan lagi hanya mengandalkan Bandara Adisutjipto di Yogyakarta.

KOMPAS,COM/ M Wismabrata Bandara Adi Soemarmo Surakarta, Boyolali

Saat ini terus dikebut pembangunan bandara di Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Lalu, Bandara Adi Soemarmo di Solo, Jawa Tengah, juga sudah dinyatakan menjadi hub kawasan selatan untuk rute penerbangan salah satu maskapai nasional.

Ada lagi. Jalur kereta yang menghubungkan tiga bandara tersebut juga akan diaktifkan kembali, menyambung rute yang sudah ada dari Jakarta ke Surabaya. Rencananya, akan ada pula aktivasi jalur kereta dari Yogyakarta ke Magelang.

"Jalur kereta itu kan sangat baik kalau dikoneksikan dengan jalan kereta yang ada, Jakarta-Yogyakarta-Solo-Surabaya. Jadi bisa dibayangkan nanti orang dari Jakarta mau ke Borobudur bisa langsung," ungkap Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, seperti dikutip Kompas.com, Kamis (10/11/2016).

Budi berkeyakinan, rencana ini akan mewujudkan transportasi terintegrasi, cepat, dan efisien, untuk mendukung pengembangan destinasi prioritas Candi Borobudur dan kawasan di sekitarnya.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Festival Unggulan Jatim 2023, Tak Cuma Jember Fashion Carnaval

8 Festival Unggulan Jatim 2023, Tak Cuma Jember Fashion Carnaval

Travel Update
Ini Rute Pawai Tatung Cap Go Meh 2023 di Singkawang pada 5 Februari

Ini Rute Pawai Tatung Cap Go Meh 2023 di Singkawang pada 5 Februari

Travel Update
Mampir ke Semesta's Gallery Jakarta, Catat Panduan Lengkapnya

Mampir ke Semesta's Gallery Jakarta, Catat Panduan Lengkapnya

Travel Tips
Pantai Jo Cemara di Kalimantan Selatan: Tiket Masuk dan Aktivitas

Pantai Jo Cemara di Kalimantan Selatan: Tiket Masuk dan Aktivitas

Travel Tips
11 Negara Anggota ASEAN, Berikut Daftar Lengkapnya

11 Negara Anggota ASEAN, Berikut Daftar Lengkapnya

Jalan Jalan
Semesta's Gallery di Jakarta Selatan, Bisa Mampir Sekaligus Healing

Semesta's Gallery di Jakarta Selatan, Bisa Mampir Sekaligus Healing

Jalan Jalan
Main ke Skywalk Kebayoran Lama, Bisa Mampir 7 Spot Wisata Ini

Main ke Skywalk Kebayoran Lama, Bisa Mampir 7 Spot Wisata Ini

Jalan Jalan
Lion Air Tambah Frekuensi Penerbangan Umrah dari Padang-Arab Saudi

Lion Air Tambah Frekuensi Penerbangan Umrah dari Padang-Arab Saudi

Travel Update
Skywalk Kebayoran Lama Terpanjang di Jakarta, Ketahui 3 Faktanya

Skywalk Kebayoran Lama Terpanjang di Jakarta, Ketahui 3 Faktanya

Jalan Jalan
Event Makin Banyak, Menparekraf Ingatkan Penyelenggara Dapat Vaksin Booster Kedua

Event Makin Banyak, Menparekraf Ingatkan Penyelenggara Dapat Vaksin Booster Kedua

Travel Update
Naik Kereta Api Pertama di Sulawesi, Bisa Mampir ke Tempat Wisata Ini 

Naik Kereta Api Pertama di Sulawesi, Bisa Mampir ke Tempat Wisata Ini 

Jalan Jalan
[POPULER TRAVEL] Solo Safari Dibuka | Lokasi Syuting The Last of Us

[POPULER TRAVEL] Solo Safari Dibuka | Lokasi Syuting The Last of Us

Travel Update
Shirakawa Go, Desa Tradisional di Jepang yang Jadi Warisan Budaya UNESCO

Shirakawa Go, Desa Tradisional di Jepang yang Jadi Warisan Budaya UNESCO

Travel Update
Kondisi Terkini Pantai Gesing di Gunungkidul, Tak Ada Lagi Pasir Putih

Kondisi Terkini Pantai Gesing di Gunungkidul, Tak Ada Lagi Pasir Putih

Travel Update
Panduan Bersepeda di Shimanami Kaido, Jepang yang Banyak Digemari Turis Indonesia

Panduan Bersepeda di Shimanami Kaido, Jepang yang Banyak Digemari Turis Indonesia

Jalan Jalan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+