Kompas.com - 24/11/2016, 11:21 WIB
Suasana sekitar Jalan Gaya di Kota Kinabalu, Sabah, Malaysia, Jumat (18/11/2016). Jalan Gaya merupakan salah satu tempat yang sering dikunjungi turis termasuk dari Indonesia. KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJOSuasana sekitar Jalan Gaya di Kota Kinabalu, Sabah, Malaysia, Jumat (18/11/2016). Jalan Gaya merupakan salah satu tempat yang sering dikunjungi turis termasuk dari Indonesia.
|
EditorSri Anindiati Nursastri

KOTA KINABALU, KOMPAS.com - Otoritas pariwisata Sabah, Malaysia akan menarik kunjungan turis Indonesia dengan promosi wisata kesehatan (medical tourism). Promosi tersebut akan mulai digencarkan mulai 2017 mendatang.

"Kami tahu orang Indonesia sering ke luar negara untuk kepentingan berobat dan medical check up. Maka sekarang kami promosikan medical center yang baru dibuka di Sabah. Itu yang kita coba promosikan menjadi andalan kedua setelah wisata alam," kata Marketing Manager Sabah Tourism Board, Bobby Alex kepada KompasTravel di sela-sela acara “Familiarization Trip Sabah” di Kota Kinabalu beberapa hari lalu.

Menurut Bobby, promosi wisata kesehatan di Sabah akan dikombinasikan dengan paket tur keliling obyek-obyek wisata di Sabah. Pasalnya, ia tahu bahwa orang Indonesia yang berobat pasti mengajak atau ditemani anggota keluarganya.

"Karena di Sabah ada wisata yang menarik seperti ke pulau-pulau. Biasanya selalu pasien Indonesia itu ditemani ke keluarga. Nah, keluarga itu mau libur, kita ada pilihan tur. Kan bisa ke kaki Gunung Kinabalu, untuk yang menemani berobat," jelasnya.

Pulau-pulau yang dimaksud Bobby adalah area Abdul Rahman National Park seperti Pulau Manukan dan Pulau Sapi. Di sana turis bisa bersantai di pulau juga menikmati aktivitas wisata bahari.

Menurutnya, saat ini orang Indonesia biasanya pergi ke Malaysia atau ke Kuala Lumpur untuk berobat. Adanya promosi wisata kesehatan di Sabah bisa memberikan pilihan untuk orang Indonesia.

"Mungkin nantinya dengan wisata kesehatan, orang Indonesia bisa tinggal minimal empat hari," tambah Bobby.

Adapun pusat-pusat kesehatan yang baru dibuka di Sabah adalah Geneagles, Jesselton Medical Centre, dan KPJ Medical Centre. Dengan adanya pusat-pusat kesehatan di Sabah itu, lanjut Bobby, bisa menjadi pilihan orang Indonesia untuk berobat selain ke Kuala Lumpur.

Data Sabah Tourism Board mencatat kunjungan turis Indonesia ke Sabah selama tahun 2014 sebanyak 28.679 kunjungan. Sementara selama tahun 2015 sebanyak 26.149 kunjungan.

Sabah adalah salah satu negara bagian Malaysia yang terletak di Pulau Kalimantan. Sabah bisa diakses menggunakan pesawat secara langsung dari Jakarta.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ngopi di Sawah Bogor, Tawarkan Sensasi Makan Lesehan di Tepi Sawah

Ngopi di Sawah Bogor, Tawarkan Sensasi Makan Lesehan di Tepi Sawah

Jalan Jalan
Imlek 2022, Kota Solo akan Dihiasi Ribuan Lampion Lagi

Imlek 2022, Kota Solo akan Dihiasi Ribuan Lampion Lagi

Travel Update
5 Tips Berkunjung ke Tumpeng Menoreh, Jangan Lewat Magelang

5 Tips Berkunjung ke Tumpeng Menoreh, Jangan Lewat Magelang

Travel Tips
Tradisi Perayaan Imlek di Seluruh Dunia, Waktu untuk Kumpul Keluarga

Tradisi Perayaan Imlek di Seluruh Dunia, Waktu untuk Kumpul Keluarga

Travel Update
Latar Attack on Titan Ternyata Terinspirasi dari Tempat Ini di Dunia Nyata

Latar Attack on Titan Ternyata Terinspirasi dari Tempat Ini di Dunia Nyata

Jalan Jalan
Rute ke Bukit Surya Salaka Bogor, Camping di Pegunungan dengan City Light

Rute ke Bukit Surya Salaka Bogor, Camping di Pegunungan dengan City Light

Jalan Jalan
Rute ke Bromo via Lumajang, Siap-siap Tembus Hutan Lebat

Rute ke Bromo via Lumajang, Siap-siap Tembus Hutan Lebat

Travel Tips
Bromo via Lumajang, Sensasi Lewat Hutan Lebat Gunung Semeru

Bromo via Lumajang, Sensasi Lewat Hutan Lebat Gunung Semeru

Jalan Jalan
Paddi Cafe Cirebon, Ngopi dengan Pemandangan Sawah yang Manjakan Mata

Paddi Cafe Cirebon, Ngopi dengan Pemandangan Sawah yang Manjakan Mata

Jalan Jalan
5 Urban Legend Jepang Paling Terkenal dengan Kisahnya yang Mengerikan

5 Urban Legend Jepang Paling Terkenal dengan Kisahnya yang Mengerikan

Jalan Jalan
2.000 Kamar Hotel di Lombok Barat Sudah Dipesan Jelang MotoGP Mandalika

2.000 Kamar Hotel di Lombok Barat Sudah Dipesan Jelang MotoGP Mandalika

Travel Update
Suro Jembangan, Agrowisata Andalan Desa Patemon Semarang

Suro Jembangan, Agrowisata Andalan Desa Patemon Semarang

Travel Update
7 Restoran Sentul yang Pas Dijadikan Tempat Dinner Romantis

7 Restoran Sentul yang Pas Dijadikan Tempat Dinner Romantis

Jalan Jalan
Dafam Hotel Management akan Buka Hotel Dekat Bandara YIA Kulon Progo

Dafam Hotel Management akan Buka Hotel Dekat Bandara YIA Kulon Progo

Travel Update
Pembangunan Concourse di Zona 2 Candi Borobudur Hampir Rampung

Pembangunan Concourse di Zona 2 Candi Borobudur Hampir Rampung

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.