Kompas.com - 26/11/2016, 07:33 WIB
Pulau Saronde di Kabupaten Gorontalo Utara merupakan salah satu destinasi wisata yang menawarkan keindahan pasir putih yang eksotis. Kompas.com/Ronny Adolof BuolPulau Saronde di Kabupaten Gorontalo Utara merupakan salah satu destinasi wisata yang menawarkan keindahan pasir putih yang eksotis.
|
EditorI Made Asdhiana

GORONTALO, KOMPAS.com – Pariwisata bahari berbasis konservasi sedang digalakkan di Provinsi Gorontalo. Salah satunya adalah eksotika bawah laut dan pulau-pulau kecil yang ada di pesisir utara dan selatan provinsi ini.

Terdapat 123 pulau kecil dan pantai yang panjangnya 900 km di Gorontalo. Ini merupakan potensi pariwisata yang luar biasa. Pulau tersebut memiliki keunikan sebagai bagian dari kawasan Wallacea yang yang terkenal di dunia.

“Dari 123 pulau, hanya 6 pulau yang sudah dipromosikan dan dimanfaatkan untuk pariwisata,” kata Sutrisno, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Gorontalo, Jumat (25/11/2016).

Pulau kecil yang sudah dikemas dalam promosi wisata adalah Pulau Saronde dan Diyonumo, Mohinggito, di Gorontalo Utara, Pulau Cinta dan Bitila di Kabupaten Boalemo, Pulau Torosiaje di Pohuwato.

(BACA: Gorontalo Targetkan 1.000 Wisatawan ke Pulo Cinta)

Kawasan pulau kecil dan laut yang sudah diidentfikasi memiliki potensi parwisata tersebut sudah ditetapkan sebagai daerah konservasi oleh Pemerintah Provinsi Gorontalo. Penetapan ini juga menyangkut pengembangan zonasi, untuk pariwisata bahari, zona inti untuk konservasi.

“Kita membuka akses wisata namun juga melindungi kawasan inti untuk konservasi,” kata Sutrisno.

Ciri pulau-pulau kecil di Gorontalo ini memiliki bukit-bukit yang tinggi, habitat satwa khas dan endemik. Sementara di bawah permukaan lautnya banyak tutupan terumbu karang yang masih sehat. Karang ini adalah rumah bagi berbagai spesies ikan dan satwa laut lainnya.

KOMPAS.com/ROSYID AZHAR Anak-anak nelayan bercanda dengan hiu paus di pantai Botubarani, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo.
Sementara itu Kepala Seksi Pengembangan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil, Deddy Kasim menambahkan kawasan pulau dan pesisisr yang sudah ditetapkan sebagai kawasan wisata juga sudah memiliki kekuatan hukum sebagai kawasan konservasi oleh bupati.

“Pulau Mohinggito, Saronde, Bugisa, dan Lampu itu dalam satu kawasan konservasi yang sudah ditetapkan Bupati Gorontalo Utara. Demikian juga pesisir Biluhu di Kabupaten Gorontalo dan Kawasan Olele di Kabupaten Bone Bolango. Itu belum termasuk Pulau Popaya, Mas dan Raja yang sudah menjadi kawasan cagar alam,” kata Deddy Kasim.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X