Kompas.com - 26/11/2016, 14:03 WIB
|
EditorNi Luh Made Pertiwi F

SEOUL, KOMPAS.com - Isian roti umumnya adalah selai dengan berbagai rasa seperti cokelat, nanas, stoberi atau bisa juga daging atau abon. Tak jarang, ada roti yang memiliki isian telur mata sapi atau telur dadar. Hal yang jarang ditemui adalah roti dengan isian telur rebus utuh.

Jika dibayangkan, roti dengan isian telur rebus seperti tak mengundang selera. Namun jika dicoba, roti dengan isian telur rebus bagaikan pasangan yang sempurna! Inilah jajanan kaki lima khas Korea Selatan yang disebut gyeran-ppang.

Ppang dalam bahasa Korea adalah roti sedangkan gyeran artinya telur. Jadi nama makanan ini menjelaskan betul isian dari roti tersebut, yakni telur.

Saya membeli gyeran-ppang saat berkunjung ke Seoul, Korea Selatan dalam rangka Halal Restaurant Week Fam Tour, Rabu (16/11/2016). Saat menikmati festival lentera di daerah Chong Gye Chon, Seoul ada pedagang kaki lima yang menjual gyeran-ppang.

Bentuk gyeran-ppang seragam, yakni oval dengan penampakan telur mata sapi kecil diatasnya. Dari ukurannya, tampaknya telur mata sapi d atas gyeran-ppang adalah telur burung puyuh. Sayang karena keterbatasan bahasa, sedikit sulit bertanya kepada bapak penjual gyeran-ppang.

Dari penampakan luar, telur mata sapi ini terlihat dimasak setengah matang. Teman saya yang saya tawari untuk mencicipi gyeran-ppang langsung menolak. "Tak suka telur setengah matang," katanya.

Namun perkiraan saya dan teman saya meleset. Telur mata sapi di atas roti justru matang sempurna dan yang mengejutkan lagi ada telur lagi di dalam roti. Telur rebus meski bentuknya tak bulat sempurna.

Meski jajanan kaki lima, nyatanya rasa gyeran-ppang jauh mengungguli roti-roti di pusat perbelanjaan yang saya temui di Jakarta. Adonannya padat dengan rasa manis yang pas, kaya susu dan garing di bagian luar.

Telur rebus utuh yang saya pikir aneh menjadi isian dari roti ternyata justru membuat roti menjadi lebih lembab di bagian dalam. Sebenarnya ini bukanlah telur yang benar-benar direbus.

Adonan roti diberi isian telur mentah utuh. Telur tidak dicampur ke dalam adonan. Pun telur tidak dihancurkan, sehingga antara telur kuning dan telur putih tetap terpisah seperti telur ceplok. Lalu ketika roti dipanggang, telur yang utuh ini menghasilkan tekstur lembut seperi telur rebus.

Bapak penjual gyeran-ppang menjajakan roti buatannya di atas penghangat, sehingga menjaga kegaringan roti dan tentunya sangat nikmat dimakan di malam hari yang dingin.

Nilai plus lainnya, gyeran-ppang halal. Sebab mencari jajanan kaki lima yang halal di Korea Selatan bisa dibilang agak sulit.

Gyeran-ppang dijual 1.000 won persatu buah atau setara dengan Rp 12.000. Gyeran-ppang juga dapat ditemui di jalanan yang ramai dengan gerai kosmetik, Myeongdong. Namun di sana gyeran-ppang dijual dengan harga yang sedikit lebih mahal.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.