Kompas.com - 02/12/2016, 09:08 WIB
Menteri Pelancongan, Kebudayaan, dan Lingkungan Sabah, Datuk Seri Masidi Manjun. KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJOMenteri Pelancongan, Kebudayaan, dan Lingkungan Sabah, Datuk Seri Masidi Manjun.
|
EditorSri Anindiati Nursastri

KINABALU, KOMPAS.com - Negara Bagian Sabah, Malaysia, akan memfokuskan pemasaran pariwisata di Indonesia. Sedikitnya ada tiga jenis turis Indonesia yang jadi incaran Sabah.

"Satu, kami akan memasarkan kepada golongan ekspatriat. Ini orang asing yang tinggal dan bekerja di Jakarta," kata Menteri Pelancongan, Kebudayaan, dan Lingkungan Sabah, Datuk Seri Masidi Manjun kepada KompasTravel di sela-sela acara Media Night, Sabah, Malaysia, beberapa waktu lalu.

BACA JUGA: Desa Cattle Farm di Sabah, Cocok untuk Wisata Keluarga di Malaysia

Masidi juga mengatakan akan mengincar turis muda yang menyukai kegiatan petualangan seperti mendaki gunung dan menyelam. Ia beralasan, Sabah ingin membuktikan bahwa Negara Bagian tersebut memiliki kemampuan dalam pengelolaan wisata petualangan.

Selain itu, Masidi juga menyebut akan mengincar turis dari kalangan ibu rumah tangga. Mengapa demikian?

"Ibu rumah tangga itu punya purchasing power yang tinggi. Setiap kali saya lihat, istri-istri itu mempengaruhi rumah tangga untuk menentukan di mana hendak berlibur," jelasnya.

KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO Dua pendaki asal Indonesia tengah menyusuri jalur pendakian Gunung Kinabalu, Sabah, Malaysia, Selasa (22/11/2016).
Menurutnya, pasar turis dari kalangan ibu rumah tangga perlu ditumbuhkan. Ia mengatakan selain pergi ke Singapura atau Kuala Lumpur, Sabah juga bisa menjadi destinasi pilihan untuk turis dari kalangan ibu rumah tangga.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya tahu Indonesia memiliki banyak ibu-ibu yang punya kemampuan beli yang besar. Pasar sesuatu yang selain shopping. Karena orang yang punya kemampuan dan ada duit, jangan kata Singapura, Kuala Lumpur. Tapi mereka bisa pergi ke London dan Darwin," paparnya.

Diakui Masidi, Sabah memang belum fokus untuk menggarap segmen pasar wisatawan Indonesia. Ia sendiri membandingkan dengan pengalaman negara-negara lain yang telah fokus dalam memasarkan pariwisata ke Indonesia.

Sabah terletak di sisi utara Pulau Borneo dan saat ini bisa dijangkau langsung dari Jakarta. Sabah menawarkan aktivitas petualangan seperti mendaki Gunung Kinabalu dan menyelam di sekitar area Pulau Gaya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Daftar Desa Wisata Pemenang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

Daftar Desa Wisata Pemenang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

Travel Update
Masa Karantina 10 Hari untuk Antisipasi Omicron dan Turis Indonesia ke Luar Negeri

Masa Karantina 10 Hari untuk Antisipasi Omicron dan Turis Indonesia ke Luar Negeri

Travel Update
Garuda Indonesia Travel Fair, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,3 Jutaan

Garuda Indonesia Travel Fair, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,3 Jutaan

Travel Promo
Gunung Barujari Level II Waspada, TN Gunung Rinjani Batasi Pendakian

Gunung Barujari Level II Waspada, TN Gunung Rinjani Batasi Pendakian

Travel Update
TN Gunung Rinjani Tutup 3 Tempat Wisata Alam hingga Maret 2022

TN Gunung Rinjani Tutup 3 Tempat Wisata Alam hingga Maret 2022

Travel Update
Dafam Hotel Management Diakuisisi Artotel Group

Dafam Hotel Management Diakuisisi Artotel Group

Travel Update
PPKM Level 3 Nataru Batal, Pelaku Pariwisata Minta Pemerintah Tak Beri Harapan Palsu

PPKM Level 3 Nataru Batal, Pelaku Pariwisata Minta Pemerintah Tak Beri Harapan Palsu

Travel Update
Pelaku Wisata di Bantul Sambut Pembatalan PPKM Level 3 Saat Nataru

Pelaku Wisata di Bantul Sambut Pembatalan PPKM Level 3 Saat Nataru

Travel Update
Daftar Negara Asal Turis Asing yang Bisa ke Indonesia Tak Berubah meski Ada Omicron

Daftar Negara Asal Turis Asing yang Bisa ke Indonesia Tak Berubah meski Ada Omicron

Travel Update
Wisatawan di Gunung Bromo Dilarang Masuk Radius 1 Km dari Kawah Aktif, Ada Apa?

Wisatawan di Gunung Bromo Dilarang Masuk Radius 1 Km dari Kawah Aktif, Ada Apa?

Travel Update
Kembangkan Wellness Tourism, Yuk Kenali Rekomendasi Wisata Sehat di Korea

Kembangkan Wellness Tourism, Yuk Kenali Rekomendasi Wisata Sehat di Korea

BrandzView
Desa Wisata Sekitar Semeru Terdampak Erupsi, Ini Bantuan Kemenparekraf

Desa Wisata Sekitar Semeru Terdampak Erupsi, Ini Bantuan Kemenparekraf

Travel Update
Indonesia Perketat Kedatangan Internasional, Antisipasi Varian Omicron

Indonesia Perketat Kedatangan Internasional, Antisipasi Varian Omicron

Travel Update
Libur Nataru, Kebijakan Ganjil Genap di Kawasan Wisata Bukan dari Kemenparekraf

Libur Nataru, Kebijakan Ganjil Genap di Kawasan Wisata Bukan dari Kemenparekraf

Travel Update
PPKM Level 3 Saat Nataru Batal, Tempat Wisata Boleh Buka tapi Diperketat

PPKM Level 3 Saat Nataru Batal, Tempat Wisata Boleh Buka tapi Diperketat

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.