Kompas.com - 06/12/2016, 09:02 WIB
Surfing di Pantai Tindakon Dazang, Kudat, Sabah, Malaysia, Sabtu (19/11/2016). Pantai Tindakon Dazang adalah tujuan alternatif untuk surfing ketika berada di Sabah. KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJOSurfing di Pantai Tindakon Dazang, Kudat, Sabah, Malaysia, Sabtu (19/11/2016). Pantai Tindakon Dazang adalah tujuan alternatif untuk surfing ketika berada di Sabah.
|
EditorI Made Asdhiana

KINABALU, KOMPAS.com - Ombak laut yang menggulung-gulung tentu akan menantang adrenalin bagi sebagian wisatawan. Momen atau kesempatan itu bisa dimanfaatkan untuk berselancar atau surfing.

Namun, bagi pemula tentu perlu terbiasa atau belajar terlebih dahulu. Lalu, di mana tempat yang bisa menjadi pilihan untuk belajar surfing?

Sabah, Malaysia bisa menjadi pilihan belajar surfing. Hal itu juga diakui oleh peselancar asal Indonesia, Gemala Hanafiah.

(BACA: Pencari Ombak! Ini Tiga Titik Surfing di Sabah)

Perempuan yang akrab disapa Al itu menyebut ombak di Tindakon Dazang memiliki jenis ombak kanan. Ombak kanan atau biasa disebut "Right Hander" adalah ombak yang memecah dari arah kiri ke kanan dalam sudut pandang peselancar ke pantai.

"Karakter ombaknya gak tebal tapi tipis. Kalau di Indonesia kan ombaknya tebal," kata Gemala kepada KompasTravel seusai mencoba surfing di Tindakon Dazang, Distrik Kudat, Sabah, Malaysia dalam acara "Familiarization Trip Sabah" beberapa waktu lalu.

KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO Surfer asal Indonesia, Gemala Hanafiah mencoba wisata surfing di Pantai Tindakon Dazang, Kudat, Sabah, Malaysia, Sabtu (19/11/2016). Pantai Tindakon Dazang adalah tujuan alternatif untuk surfing ketika berada di Sabah.
Menurut Gemala, angin laut yang di Tindakon Dazang tak bertiup kencang. Hal itu menguntungkan bagi peselancar pemula yang ingin belajar surfing.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurutnya, akses untuk menuju Tindakon Dazang juga relatif bisa dijangkau dengan mudah. Letaknya yang tak jauh dari titik surfing lainnya yakni Simpang Mengayau juga jadi keunggulan.

Chairman of Sabah Surfing Association Ivan Nicholas menambahkan Tindakon Dazang adalah titik surfing yang belum banyak dikunjungi oleh peselancar asing. Ia mencatat beberapa negara yang pernah berkunjung ke Tindakon Dazang seperti Inggris, Australia, dan Amerika Selatan.

"Di Tindakon Dazang bisa jadi tempat belajar surfing. Di Simpang Mengayau juga bisa," ujar Ivan kepada KompasTravel seusai memandu surfing di Tindakon Dazang, Distrik Kudat, Sabah, Malaysia dalam acara "Familiarization Trip Sabah" beberapa waktu lalu.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tips Aman Bepergian di Tengah Kasus Varian Baru Covid-19

Tips Aman Bepergian di Tengah Kasus Varian Baru Covid-19

Travel Tips
Aturan PCR Saat Nataru untuk Anak Usia di Bawah 12 Tahun Dinilai Mempersulit

Aturan PCR Saat Nataru untuk Anak Usia di Bawah 12 Tahun Dinilai Mempersulit

Travel Update
Angkasa Pura I Catat Kenaikan Pergerakan Penumpang Tertinggi pada November 2021

Angkasa Pura I Catat Kenaikan Pergerakan Penumpang Tertinggi pada November 2021

Travel Update
PPKM Level 3 Nataru Batal, Pemerintah Yogyakarta Tetap Terapkan Sanksi untuk Pelanggar Protokol Kesehatan

PPKM Level 3 Nataru Batal, Pemerintah Yogyakarta Tetap Terapkan Sanksi untuk Pelanggar Protokol Kesehatan

Travel Update
Kawasan Malioboro Yogyakarta Tidak Menerapkan Penyekatan saat Nataru

Kawasan Malioboro Yogyakarta Tidak Menerapkan Penyekatan saat Nataru

Travel Update
Daftar Desa Wisata Pemenang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

Daftar Desa Wisata Pemenang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

Travel Update
Masa Karantina 10 Hari untuk Antisipasi Omicron dan Turis Indonesia ke Luar Negeri

Masa Karantina 10 Hari untuk Antisipasi Omicron dan Turis Indonesia ke Luar Negeri

Travel Update
Garuda Indonesia Travel Fair, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,3 Jutaan

Garuda Indonesia Travel Fair, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,3 Jutaan

Travel Promo
Gunung Barujari Level II Waspada, TN Gunung Rinjani Batasi Pendakian

Gunung Barujari Level II Waspada, TN Gunung Rinjani Batasi Pendakian

Travel Update
TN Gunung Rinjani Tutup 3 Tempat Wisata Alam hingga Maret 2022

TN Gunung Rinjani Tutup 3 Tempat Wisata Alam hingga Maret 2022

Travel Update
Dafam Hotel Management Diakuisisi Artotel Group

Dafam Hotel Management Diakuisisi Artotel Group

Travel Update
PPKM Level 3 Nataru Batal, Pelaku Pariwisata Minta Pemerintah Tak Beri Harapan Palsu

PPKM Level 3 Nataru Batal, Pelaku Pariwisata Minta Pemerintah Tak Beri Harapan Palsu

Travel Update
Pelaku Wisata di Bantul Sambut Pembatalan PPKM Level 3 Saat Nataru

Pelaku Wisata di Bantul Sambut Pembatalan PPKM Level 3 Saat Nataru

Travel Update
Daftar Negara Asal Turis Asing yang Bisa ke Indonesia Tak Berubah meski Ada Omicron

Daftar Negara Asal Turis Asing yang Bisa ke Indonesia Tak Berubah meski Ada Omicron

Travel Update
Wisatawan di Gunung Bromo Dilarang Masuk Radius 1 Km dari Kawah Aktif, Ada Apa?

Wisatawan di Gunung Bromo Dilarang Masuk Radius 1 Km dari Kawah Aktif, Ada Apa?

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.