Kompas.com - 15/12/2016, 11:17 WIB
EditorI Made Asdhiana

MANOKWARI, KOMPAS.com - Provinsi Papua Barat memiliki potensi pariwisata menakjubkan yang tak kalah dengan daerah lain di Indonesia.

"Bagi saya potensi pariwisata di Papua Barat ini sangat wow! Kenapa demikian, karena memang kita pontensi keindahan yang luar biasa baik darat maupun laut dan itu tidak bisa ditemukan di daerah lain," kata Sekretaris Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Papua Barat, Louis Julius di Manokwari, Rabu (13/12/2016).

Ia mengungkapkan, Papua Barat memiliki banyak potensi pariwisata selain Raja Ampat. Taman Nasional Teluk Cendrawasih (TNTC) di Kabupaten Teluk Wondama, wisata pegunungan di Kabupaten Pegunungan Arfak dan beberapa obyek wisata di daerah lain bisa menjadi alternatif kunjungan baik wisatawan domestik maupun mancanegara.

(BACA: Berapa Biaya Wisata ke Raja Ampat ala "Backpacker"? Ini Perhitungannya)

Menurut Julius, Presiden Joko Widodo memberi perhatian serius pada sektor pariwisata. Pariwisata berada pada posisi ketiga terbesar sebagai penyumbang pendapatan negara.

KOMPAS.com / Wahyu Adityo Prodjo Panorama laguna Pulau Rufas dilihat dari puncak bukit karst pada Senin (1/6/2016). Pulau Rufas terletak di Desa Pam, Distrik Waigeo Barat Kepulauan, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat. Lanskap air laut jernih serta tebing batu karst bisa terlihat dari puncak bukit.
"Penyumbang pendapatan terbesar pertama adalah sektor pertambangan, kedua perkebunan ketiga baru pariwisata," ujarnya.

Saat ini, pemerintah sedang menggenjot pariwisata untuk meningkatkan pendapatan negara melalui sektor tersebut. Menteri Pariwisata Arief Yahya aktif untuk menciptakan 10 destinasi wisata baru yang setara dengan Bali.

"Kami sangat mendukung karena itu bagus untuk menggerakkan sektor lain di daerah setempat. Melalui program pariwisata ekonomi masyarakat akan tumbuh melalui sektor lain yang dikembangkan untuk mendukung pengembangan pariwisata," katanya.

(BACA: Demi Raja Ampat, Endah Rela Naik Kapal dari Surabaya ke Sorong)

Ia memaparkan, Indonesia termasuk Papua Barat bukan hanya memiliki keindahan alam. Masyarakat negeri ini terkenal ramah dan sebagian besar memiliki kekayaan kuliner.

Julius menilai, seluruh kekayaan tersebut merupakan daya tarik yang cukup kuat bagi para pengunjung. Keindahan alam, keramahan masyarakat dan kekayaan kuliner merupakan modal untuk memajukan daerah.

KOMPAS TV Pengalaman berenang merupakan daya tarik wisata di Raja Ampat.
Ia mengajak pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten/kota, swasta dan pemangku kepentingan lain terus bersinergi memajukan pariwisata Papua Barat.

Sektor pariwisata di daerah tersebut harus terus dirangsang dan diberi stimulus untuk memacu kunjungan wisatawan.

"Ke depan wisatawan Indonesia tidak perlu ke luar negeri. Cukup keliling Indonesia kita sudah puas, karena obyek pariwisata di negeri sendiri lebih bagus. Di sisi lain, hal itu lebih bermanfaat bagi perputaran uang di dalam negeri," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber ANTARA


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Balai Yasa Manggarai Dibuka untuk Tur Edukasi, Hanya sampai Besok

Balai Yasa Manggarai Dibuka untuk Tur Edukasi, Hanya sampai Besok

Jalan Jalan
Stasiun Samarang NIS, Stasiun Kereta Api Pertama Indonesia yang Hilang

Stasiun Samarang NIS, Stasiun Kereta Api Pertama Indonesia yang Hilang

Jalan Jalan
Menanti Dibukanya Alun-alun Bandungan di Semarang

Menanti Dibukanya Alun-alun Bandungan di Semarang

Travel Update
Pertemuan Menteri Pariwisata Anggota G20 Sepakati 5 Poin Bali Guidelines

Pertemuan Menteri Pariwisata Anggota G20 Sepakati 5 Poin Bali Guidelines

Travel Update
5 Tempat Ngeteh Instagramable di Jakarta

5 Tempat Ngeteh Instagramable di Jakarta

Jalan Jalan
Kunjungi Kampung Adat, Turis Portugal Pakai Kain Songke dan Selendang Manggarai

Kunjungi Kampung Adat, Turis Portugal Pakai Kain Songke dan Selendang Manggarai

Jalan Jalan
7 Tips Aman Berkendara di Jalan Tol agar Tidak Kecelakaan

7 Tips Aman Berkendara di Jalan Tol agar Tidak Kecelakaan

Travel Tips
3 Tren Terkini Pariwisata di Indonesia, Ada Sport Tourism

3 Tren Terkini Pariwisata di Indonesia, Ada Sport Tourism

Travel Update
Serunya Trekking di Bukit Lawang Sumatera Utara, Bertemu Orangutan dan Monyet

Serunya Trekking di Bukit Lawang Sumatera Utara, Bertemu Orangutan dan Monyet

Jalan Jalan
Awas Bahaya! Hindari 3 Hal Ini Saat Trekking

Awas Bahaya! Hindari 3 Hal Ini Saat Trekking

Travel Tips
Literasi dan Edukasi Sampah Plastik, Upaya Jaga Keindahan Labuan Bajo

Literasi dan Edukasi Sampah Plastik, Upaya Jaga Keindahan Labuan Bajo

Travel Update
Kenaikan Tiket Masuk TN Komodo Ditunda, Sudah Ada Turis yang Jajal Tarif Rp 3,75 Juta Per Orang

Kenaikan Tiket Masuk TN Komodo Ditunda, Sudah Ada Turis yang Jajal Tarif Rp 3,75 Juta Per Orang

Travel Update
Batik Air Terbang ke Samarinda dan Pekanbaru dari Halim per 1 Oktober

Batik Air Terbang ke Samarinda dan Pekanbaru dari Halim per 1 Oktober

Travel Update
7 Patung Yesus Tertinggi di Dunia, Ada yang dari Indonesia

7 Patung Yesus Tertinggi di Dunia, Ada yang dari Indonesia

Jalan Jalan
Harga Tiket Wahana Romokalisari Adventure Land, Wisata Baru Surabaya

Harga Tiket Wahana Romokalisari Adventure Land, Wisata Baru Surabaya

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.