Kompetisi Barista di Lovely Toraja

Kompas.com - 15/12/2016, 16:10 WIB
Kopi Toraja dan makanan khas Toraja di Sulawesi Selatan. KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANAKopi Toraja dan makanan khas Toraja di Sulawesi Selatan.
EditorI Made Asdhiana

MAKASSAR, KOMPAS - Toraja International Barista Competition menjadi salah satu acara unggulan dan baru pertama kali dilaksanakan dalam rangkaian Lovely Toraja. Kompetisi membuat dan menyajikan kopi adalah cara lain memperkenalkan Toraja sekaligus kopi yang menjadi salah satu komoditas andalan dan ikon Toraja, Sulawesi Selatan.

Kepala Bidang Promosi Dinas Pariwisata Sulawesi Selatan Devo Khaddafi mengatakan hal itu di Makassar, Rabu (14/12/2016). Lovely Toraja adalah acara yang digelar setiap tahun pada Desember di Tana Toraja dan Toraja Utara. Selama hampir 10 tahun digelar, Lovely Toraja lebih menjual budaya, atraksi, dan alam. Tahun ini kopi jadi salah satu unggulan.

(BACA: Kopi Toraja, Kopi Para Dewa)

”Ini adalah cara lain memperkenalkan Toraja, yakni lewat kopi. Toraja sudah terkenal sebagai destinasi wisata begitu pula kopi Toraja yang mendunia. Namun, kini kami menyandingkan kopi dan budaya Toraja dalam acara yang sama. Nantinya para barista juga akan diajak ke kebun kopi petani untuk melihat pemeliharaan tanaman dan pengolahan biji kopi agar mereka juga bisa bercerita tentang kopi Toraja,” kata Devo.

Selain kompetisi barista, Lovely Toraja, yang telah dimulai 1 Desember lalu, juga akan dimeriahkan lomba paduan suara gereja nasional. Saat ini tercatat ada 4.000 peserta paduan suara yang terdaftar. Acara ini rangkaian Hari Natal di Toraja.

”Acara lain yang juga mendapat banyak peminat adalah Fun Night Run, yakni lari di malam hari sembari membawa lampu penerang. Dua tahun lalu pesertanya 300 orang, tahun lalu 500-an orang, dan tahun ini kami harap bisa lebih banyak. Acara ini juga bakal banyak diiikuti peserta asing,” tambah Devo.

KOMPAS/RENY SRI AYU Tongkonan atau rumah adat yang berada di Ke'te Kesu, Toraja Utara, menjadi salah satu obyek menarik di wilayah ini. Tongkonan yang berusia ratusan tahun ini menjadi salah satu peninggalan sejarah di Toraja Utara.
Nona A Kandola (30), wisatawan asal Jakarta, mengatakan sudah jauh hari mempersiapkan datang ke Toraja dan melihat rangkaian acara Lovely Desember.

”Selama ini hanya dengar tentang Toraja dan acara Lovely Toraja. Sekarang berkesempatan untuk datang. Saya sudah beli tiket untuk libur akhir bulan di Toraja,” katanya.

Tahun ini ditargetkan kunjungan wisatawan dalam Lovely Toraja 60.000 orang. Tahun lalu, jumlah kunjungan di acara ini mencapai 40.000 orang. (REN)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X