Kompas.com - 16/12/2016, 18:05 WIB
|
EditorSri Anindiati Nursastri

JAKARTA, KOMPAS.com - Banyaknya produsen kopi yang mengklaim produknya sebagai kopi luwak membuat kebingungan di masyarakat. Selama ini kopi luwak diketahui sebagai kopi termahal di dunia. Tetapi di pasar Indonesia sendiri, harga kopi luwak begitu beragam dan memiliki rentang yang jauh.

"Kendalanya memang tidak ada sertifikasi resmi untuk kopi luwak dari pemerintah. Jadi orang sembarangan bisa mengklaim itu kopi luwak," kata pengajar di Indonesia Coffee Academy, Aris Kadarisman saat acara Cerita Kopi di Terminal 3, Bandara Soekarno Hatta, Jumat (9/12/2016).

BACA JUGA: JK: Kalau Mau Kopi Asli Datang ke Banyuwangi

Untuk mengetahui apakah kopi yang diklaim sebagai kopi luwak tersebut asli, menurut Aris dapat diketahui dari rasa kopi itu sendiri.

"Kandungan kafein di kopi luwak itu lebih rendah. Jadi kalau minum kopi luwak tidak akan deg-degan karena sebelumnya sudah mengalami proses fementasi di perut luwak," kata Aris. 

Selain itu, lanjut Aris, rasa kopi luwak tak menyangkut di tenggorokan. Khusus kopi luwak arabica juga memiliki karakteristik rasa yang lebih fruity, sedangkan kopi luwak robusta cenderung memiliki rasa mint.

"Kalau kita minum, kopi luwak lebih lembut. Tetapi kalau dari penampakannya memang sulit untuk dibedakan," kata Aris. 

KOMPAS/ABDUL LATHIF Luwak Pandan, salah satu dari 60 hewan Luwak peliharaan Hj Yekti Murih Wiyati (37), pemilik usaha kopi Luwak "Luwakmas" di Kampung Luwak, Desa Pranggang, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

Lantas berapa harga kopi luwak asli yang wajar di pasaran?

"Kisaran harganya memang lebih tinggi daripada kopi biasa. Untuk ukuran cangkir (sudah jadi minuman kopi), kisaran harganya dimulai Rp 100.000 sampai Rp 300.000. Untuk harga bubuk atau biji pe rkilogram, kopi luwak dihargai Rp 1 juta ke atas," kata Aris. 

Kurang dari harga tersebut, kopi yang diklaim kopi luwak menurut Aris patut diperhatikan apakah itu kopi luwak asli atau memang sudah dicampur.

BACA JUGA: Kisah Pilu di Balik Secangkir Kopi Kawa Khas Payakumbuh

Kopi Luwak sendiri menjadi mahal karena proses fermentasi biji kopi yang terjadi di perut luwak. Biji kopi terbaik yang dipilih oleh luwak kemudian keluar bersama kotoran, dan disortir untuk kemudian diolah sampai menjadi minuman kopi.

"Kopi luwak dari luwak liar punya rasa yang lebih rich karena luwak liar menggunakan instingnya untuk mencari biji kopi terbaik. Kalau dari segi bisnis, luwak tangkar biasanya memang sudah diberi makan biji kopi. Harga kopi luwak liar tentu lebih mahal karena usaha yang diperlukan lebih besar," kata Aris. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.