Kompas.com - 17/12/2016, 21:03 WIB
Selain menjual suvenir, Gukje Market di Busan, Korea Selatan juga menjajakan aneka makanan khas Korea. Pembeli pun tak segan menyantap makanan sambil berdiri. KOMPAS.com/ERLANGGA DJUMENASelain menjual suvenir, Gukje Market di Busan, Korea Selatan juga menjajakan aneka makanan khas Korea. Pembeli pun tak segan menyantap makanan sambil berdiri.
|
EditorSri Anindiati Nursastri

JAKARTA, KOMPAS.com - Tahun depan, Kota Busan diprediksi akan naik daun di kalangan turis Indonesia yang liburan ke Korea Selatan. Hal terlihat lantaran ketertarikan beberapa travel agent Indonesia terhadap paket wisata Korea Selatan dengan Busan sebagai destinasinya.

"Kalau di 2017, Korea Selatan ada yang baru-baru lagi. Itu di Busan," kata Vice President Operation PT Dayawisata Intiindah (Dwidaya Tour), Mariani Tjan kepada KompasTravel seusai acara Korea Tourism Award di Jakarta, Jumat (16/12/2016) malam.

Ia menambahkan pihak Dwidaya Tour akan mencoba membuat paket wisata ke Busan. Langkah tersebut diambil agar menjadi pilihan destinasi berbeda untuk turis Indonesia. Ia melihat permintaan destinasi Busan dari turis Indonesia cukup signifikan.

"Pasarnya sih ada tapi belum terlalu banyak. Mungkin di satu sisi di KTO (Korea Tourism Organization) belum terlalu mempromosikan. Atau seperti Descendant of The Sun, itu ada filmnya lalu langsung 'wah'," tambahnya.

BACA JUGA: 5 Rekomendasi Restoran Ramah Muslim di Seoul Korsel

Marketing Manager ESQ Tours & Travel, Surdi Supriadi menyebut Busan termasuk ke dalam destinasi wisata yang akan menjadi tren tahun 2017 untuk turis Indonesia. Ia menjelaskan Busan bisa menjadi destinasi wisata pilihan bagi turis Indonesia yang akan berlibur ke Korea Selatan untuk kali kedua.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Trennya sih gak hanya Busan, semua destinasi di Korea sudah jadi favorit. Kalau sudah ke Korea kan orang taunya Jeju, Nami Island. Untuk first timer mereka mau ke Nami Island dan Jeju. Untuk yang repeater, ada Busan dan destinasi lainnya," jelas Surdi kepada KompasTravel di kesempatan yang sama.

Ia melihat Busan cocok untuk turis Muslim asal Indonesia. Pasalnya, menurut Surdi, Busan kini telah berfokus untuk mengembangkan destinasi yang ramah untuk turis Muslim.

"Kalau buat kami, ESQ Tour & Travel kami pilih-pilih yang ada sarana untuk muslimnya. Sudah lengkap atau belum. Misalnya makanan halal, kalau belum ada kita tidak kunjungi destinasi itu. Busan itu masuk buat repeater kami. Karena sudah mulai dibangun fasilitas muslimnya," tambahnya.

Busan adalah sebuah kota pelabuhan dan metropolitan di sebelah tenggara Korea Selatan. Beberapa obyek wisata yang bisa dikunjungi di Busan seperti Busan Tower, Pantai Gwangalli, Taejongdae Park, dan beragam obyek wisata lainnya.

BACA JUGA: Liburan ke Korsel, Turis Indonesia Paling Doyan Belanja Kosmetik

Sebelumnya, Korea Tourism Organization (KTO) memberikan penghargaan kepada travel agent asal Indonesia yang berkontribusi dengan membawa turis Indonesia ke Korea Selatan. Ada beberapa kategori penghargaan seperti Best Performance in Selling Series Group, Best Performance in Selling Incentive Groups, Most Growing Agents, Most Adventurous Agent, Best Muslim Agent, Most Innovative Agent, Most Prestigious Agent, Most Attractive Agent, dan Most Creative Agent.

Penghargaan Best Performance in Selling Series Group diberikan kepada Golden Rama Tours & Travel, Best Performance in Selling Incentive Groups, Most Growing Agents diberikan kepada Dwidaya Tour & Travel, dan Best Muslim Agents diberikan kepada ESQ Tours & Travel.

Adapun travel agent yang mendapatkan penghargaan di KTO Award yaitu Bayu Buana Travel Service, WITA Tour, K.I.A Tours & Travel, Avia Tour, Antavaya, dan Panorama Tour.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sebelum Buka Kembali, Pelaku Wisata di Bantul akan Divaksin

Sebelum Buka Kembali, Pelaku Wisata di Bantul akan Divaksin

Travel Update
11 Wisata Cagar Budaya Yogyakarta Tutup Sementara, Termasuk Prambanan

11 Wisata Cagar Budaya Yogyakarta Tutup Sementara, Termasuk Prambanan

Travel Update
Garuda Dilarang Terbang Sementara ke Hongkong, Ini Kata Dirut Garuda

Garuda Dilarang Terbang Sementara ke Hongkong, Ini Kata Dirut Garuda

Travel Update
Taman Impian Jaya Ancol Tutup Sementara Mulai 24 Juni 2021

Taman Impian Jaya Ancol Tutup Sementara Mulai 24 Juni 2021

Travel Update
Penutupan Museum dan Destinasi Budaya Jakarta Diperpanjang Hingga 5 juli

Penutupan Museum dan Destinasi Budaya Jakarta Diperpanjang Hingga 5 juli

Travel Update
Covid-19 Melonjak, Taman Margasatwa Ragunan Tutup Sementara

Covid-19 Melonjak, Taman Margasatwa Ragunan Tutup Sementara

Travel Update
Koh Samui, Koh Phangan, Koh Tao Thailand Sambut Turis Asing 15 Juli

Koh Samui, Koh Phangan, Koh Tao Thailand Sambut Turis Asing 15 Juli

Travel Update
UNESCO Berencana Masukkan Great Barrier Reef Australia ke Daftar Terancam Punah

UNESCO Berencana Masukkan Great Barrier Reef Australia ke Daftar Terancam Punah

Travel Update
Bali Akan Jadi Destinasi Paket Wisata Vaksin Covid-19

Bali Akan Jadi Destinasi Paket Wisata Vaksin Covid-19

Travel Update
Kemenparekraf Luncurkan Paket Wisata Relief Candi Borobudur

Kemenparekraf Luncurkan Paket Wisata Relief Candi Borobudur

Travel Update
Simak! Ini Daftar 4 Hotel Karantina di Kawasan Sanur, Bali

Simak! Ini Daftar 4 Hotel Karantina di Kawasan Sanur, Bali

Travel Update
Museum dan Destinasi Budaya Jakarta Tutup Mulai 22-28 Juni 2021

Museum dan Destinasi Budaya Jakarta Tutup Mulai 22-28 Juni 2021

Travel Update
4 Hal Menarik Seputar Museum M.H. Thamrin, Bangunan Kaya Sejarah di Jakarta

4 Hal Menarik Seputar Museum M.H. Thamrin, Bangunan Kaya Sejarah di Jakarta

Travel Update
Wisata Boyolali Tutup Sementara, Restoran dan Kafe Masih Buka, tapi...

Wisata Boyolali Tutup Sementara, Restoran dan Kafe Masih Buka, tapi...

Travel Update
Wisata Klaten Tutup Sementara, Hotel dan Kafe Boleh Buka asal...

Wisata Klaten Tutup Sementara, Hotel dan Kafe Boleh Buka asal...

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X