Kompas.com - 19/12/2016, 06:35 WIB
|
EditorI Made Asdhiana

Ia mengatakan, penobatan nomer seri tersebut dilakukan setelah sampai ke Indonesia, yaitu oleh PT Kereta Api Indonesia (PT KAI).

Saat ini, jumlah koleksi lokomotif di Stasiun Ambarawa ada 28 buah. Terdiri dari 21 lokomotif uap sebagai benda pajang Museum dan tujuh lokomotif yang masih bisa beroperasi. Ketujuh lokomotif yang masih bisa beroperasi itu terdiri dari 3 lokomotif uap dan 4 lokomotif diesel.

Tiga loko uap yang aktif masing-masing berseri B5112, B2502 dan B2503 dan empat lokomotif jenis diesel yang aktif berseri D 30023, D 30124, CC 200.15 dan DD 5512.

Lokomotif tertua di Museum Kereta Ambarawa bernomor seri C1140 tahun 1890, buatan Jerman. Sedang yang termuda di kalangan lokomotif uap, bernomor CC5029 tahun 1928.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.