Kompas.com - 22/12/2016, 07:16 WIB
|
EditorI Made Asdhiana

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pariwisata akan mengimplementasikan tiga program prioritas untuk pariwisata Indonesia tahun 2017. Ketiga program tersebut adalah digital tourism (pariwisata digital), homestay (pondok wisata), dan konektivitas udara.

"Untuk Indonesia, pariwisata sebagai penyumbang PDB (Pendapatan Domestik Bruto), devisa, dan lapangan kerja yang paling mudah dan murah," kata Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya, saat jumpa pers akhir tahun 2016 di Gedung Sapta Pesona Kemenpar, Jakarta, Rabu (21/12/2016).

Program digital tourism, sebagaimana siaran pers yang KompasTravel terima di acara yang sama, dilakukan dengan meluncurkan ITX (Indonesia Tourism Exchange) yakni digital market place platform atau pasar digital untuk mempertemukan pembeli dan penjual di sektor pariwisata.

(BACA: Menpar: Indonesia Butuh 30 Juta Kursi Pesawat)

Dengan artian semua travel agent, stakeholder akomodasi, dan atraksi dikumpulkan jadi satu untuk memudahkan proses transaksi. Rencananya, triwulan ke-dua tahun 2017, ITX sudah berjalan secara penuh.

Sedangkan pembangunan homestay atau pondok wisata akan berfokus di 10 destinasi prioritas. "Tahun 2017 kami menargetkan membangun 20.000 homestay, tahun 2018 sebanyak 30.000 homestay, dan tahun 2019 sebanyak 50.000 unit," kata Arief.

Kompas.com/Silvita Agmasari Salah satu homestay di Pulau Mansuar, Raja Ampat.
Triwulan satu tahun 2017, rencananya akan dibangun 1.000 homestay, dengan penyebaran 110 homestay di masing-masing 10 destinasi prioritas.

Terakhir, pembangunan konektivitas udara khususnya menambah kursi pesawat, sebanyak 4 juta kursi untuk tahun 2017 menjadi prioritas.

Indonesia membutuhkan 30 juta kursi pesawat untuk mencapai target wisatawan mancanegara (wisman) sebanyak 20 juta pada tahun 2019. Strategi 3A yakni Airlines-Airport, Air Navigation, dan Authorities juga disiapkan untuk membangun konektivitas udara. Kemenpar dalam hal ini bekerja sama dengan PT Angkasa Pura I, II, dan Air Nav Indonesia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.