Kompas.com - 27/12/2016, 07:42 WIB
|
EditorI Made Asdhiana

BANYUWANGI, KOMPAS.com - Kabupaten Banyuwangi yang berada di ujung timur Pulau Jawa memiliki destinasi wisata yang memesona. Yuk kita lihat beberapa destinasi wisata yang wajib dikunjungi jika Anda ke Banyuwangi.

1. Gunung Ijen

Belum berkunjung ke Banyuwangi, jika tidak mendaki Gunung Ijen yang memiliki pesona kawah yang berwarna kehijauan dan memiliki fenomena blue fire yang hanya ada dua di dunia yaitu di Gunung Ijen dan Islandia.

Hal tersebut yang membuat Gunung Ijen selalu didatangi oleh ratusan orang setiap harinya, bahkan jumlahnya mencapai ribuan saat libur panjang.

(BACA: Mengulang Perang Puputan di Rowo Bayu Banyuwangi)

Untuk menuju ke Gunung Ijen cukup mudah. Pengunjung bisa mengendarai kendaraan pribadi atau sewa dari kota Banyuwangi sampai ke Paltuding, pemberhentian terakhir untuk memarkir kendaraan atau menginap mendirikan tenda.

KOMPAS/TOTOK WIJAYANTO Petambang memikul belerang seberat lebih dari 70 kilogram. Mereka harus menempuh jarak sejauh 3 kilometer dari kawah Gunung Ijen menuju Pos Paltuding di kawasan Ijen, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Masyarakat sekitar Gunung Ijen kini sudah mengantisipasi gejala bencana dari kawah tersebut.
Jika tidak mendirikan tenda, biasanya pengunjung berangkat tengah malam dari kota dan bisa melanjutkan perjalanan dengan trekking saat dini hari agar bisa melihat fenomena blue fire yang hanya bisa dilihat sebelum jam 05.00 WIB.

Normalnya pendakian baru dibuka pukul 01.00 dan ditutup jam 12.00 setelah menyaksikan blue fire dan menyaksikan sunrise pertama di Pulau Jawa, pengunjung bisa menikmati keindahan luar biasa dari kaldera Ijen yang berwarna hijau toska dan aktivitas penambang belerang.

(BACA: JK: Kalau Mau Kopi Asli Datang ke Banyuwangi)

Untuk persiapan pendakian, disarankan menggunakan sepatu yang nyaman untuk mendaki, baju hangat karena suhu di atas gunung mencapai 10 derajat celsius, menggunakan masker serta membawa tabung oksigen.

2. Bangsring Underwater

Buat pecinta laut, Bangsring Underwater adalah surganya. Terletak di utara kota Banyuwangi, pengunjung sudah bisa menikmati keindahan bawah laut di kedalaman 50 sentimeter.

KOMPAS.COM/IRA RACHMAWATI Rumah apung di Bangsring Underwater. Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.
Selain itu aktivitas lain yang bisa dilakukan adalah menanam terumbu karang bersama para nelayan, snorkeling, diving, berkunjung ke rumah apung untuk memberi makan ikan yang hidup bebas di lautan serta berenang bersama anakan ikan hiu di keramba yang dirawat oleh para nelayan.

Anakan ikan hiu yang dirawat biasanya tidak sengaja terjaring nelayan sehingga terluka dan butuh perawatan beberapa lama. Jika sudah pulih, maka anakan ikan hiu akan kembali dilepas lautan.

Bangsring Underwater adalah kawasan konservasi seluas 15 hektar yang dikelola oleh kelompok nelayan Samudra Bakti. Mereka memperbaiki terumbu karang di wilayah tersebut yang telah rusak karena pengeboman dan penangkapan ikan menggunakan potas.

Perbaikan dengan cara transplantasi terumbu karang dan melarang penangkapan ikan di wilayah konservasi.

Sejak konservasi dilakukan mulai tahun 2008, perubahan di wilayah perairan Bangsring sudah mulai terlihat di mana perilaku nelayan yang menggunakan alat tangkap ikan ramah lingkungan, dan terumbu karang yang ditanam juga mulai tumbuh.

KOMPAS.COM/IRA RACHMAWATI Rumah apung di Bangsring Underwater, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.
Dari Bangsring Underwater, pengunjung jika bisa berwisata ke Pulau Tabuhan, pulau tanpa penghuni yang memiliki pasir putih atau ke wisata mangrove yang dikelola secara mandiri oleh nelayan.

Jika berkunjung ke Bangsring Underwater disarankan untuk membawa kamera underwater, karena pemandangan bawah laut sayang jika tidak diabadikan.

Tidak perlu khawatir kelaparan karena di pantai tersebut juga banyak warung yang menyediakan makanan dan minuman.

3. Pantai Pulau Merah

Pantai Pulau Merah berada di Desa Sumberagung Kecamatan Pesanggaran yang berjarak sekitar 67 kilometer dari kota Banyuwangi.

ARSIP HUMAS PEMKAB BANYUWANGI Pantai Pulau Merah di Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.
Akses jalan menuju ke Pulau Merah sangat baik dan bisa dilalui bus ataupun kendaraan pribadi lainnya.

Di Pantai Pulau Merah terdapat bukit kecil ditepi pantai setinggi sekitar 200 meter dan bisa diakses jika air laut sedang surut.

Selain itu bentangan pantai sepanjang 3 kilometer dengan pasir putih cocok untuk bersantai bersama keluarga sambil menikmati es kelama muda yang banyak dijual oleh masyarakat sekitar.

Disarankan waktu yang tepat berkunjung ke Pantai Pulau Merah adalah sore hari karena pemandangan saat matahari tenggelam begitu memesona. Warna merah saat senja di langit Pulau Merah sering dijadikan buruan para penggila fotografi landscape.

Bukan hanya itu, Pantai Pulau Merah mempunyai ombak dengan ketinggian kisaran 3 meter serta dasar pantai yang tidak memiliki banyak karang cocok untuk olah raga berselancar (surfing).

BARRY KUSUMA Pantai Pulau Merah di Banyuwangi, Jawa Timur.
Tidak heran, jika berkunjung ke pantai Pulau Merah, pengunjung bisa melihat aksi para peselancar (surfer) yang sedang berselancar dan melakukan manuver di atas ombak.

Beberapa lomba surfing internasional juga pernah digelar di pantai yang memiliki khas payung merah di sepanjang pantai.

4. Teluk Ijo

Pantai ini adalah surga yang tersembunyi di Banyuwangi yang memiliki air laut jernih berwarna hijau toska, bukan biru seperti teluk lainnya.

Berada 90 kilometer dari pusat kota Banyuwangi tepatnya di Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran dan masuk di wilayah Taman Nasional Meru Betiri.

Untuk menuju ke Teluk Ijo, pengunjung memarkir kendaraan di desa nelayan di daerah Pantai Rajekwesi dan jika cuaca bagus bisa diantar oleh perahu nelayan menuju Teluk Ijo. Jika tidak, pengunjung bisa berjalan kaki melalui jalan setapak menembus hutan serta bukit yang curam dan berbatu.

ARSIP HUMAS PEMKAB BANYUWANGI Teluk Ijo, surga tersembunyi di Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banuwangi, Jatim, dan masuk di wilayah Taman Nasional Meru Betiri.
Sebelum sampai ke Teluk Ijo, pengunjung harus berjuang melewati Pantai Batu, yaitu sebuah pantai dengan pasir yang tertutup bebatuan bulat dengan ukuran yang beragam menutupi pasir.

Masyarakat sekitar mempercayai batu batuan tersebut menutupi pasir tersebut sejak terjadi bencana tsunami pada tahun 1994. Pantai Batu dan Teluk Ijo hanya dipisahkan oleh tebing karang.

Teluk Ijo mempunyai pasir putih yang halus dan air yang jernih. Ketenangan di Teluk Ijo bena-benar bisa menghilangkan rasa penat dari rutinitas sehari-hari.

Pengunjung bisa berenang atau sekadar bersantai di sepanjang pantai. Jika ingin camping, pengunjung harus mendapatkan izin dari petugas Taman Nasional Meru Betiri.

4. Wisata Hutan Pinus

Untuk tempat wisata yang satu ini cocok untuk mereka yang suka selfie karena di tempat wisata yang tergolong baru di Kabupaten Banyuwangi banyak spot selfie seperti payung-payung dan lampion cantik yang digantung serta di antara pohon pinus.

KOMPAS.com/IRA RACHMAWATI Salah satu spot foto favorit dengan payung merah di Hutan Pinus Songgon, Banyuwangi, Jawa Timur.
Wisata pohon pinus berada di Desa Sumberbulu, Kecamatan Songgon. Untuk menuju ke wisata hutan pinus, bisa dengan kendaraan pribadi roda empat ataupun roda dua.

Selain selfie, pengunjung bisa melakukan kegiatan alam bebas seperti berkuda, bersepeda, safari jeep, outbound, trekking menyusuri hutan pinus dan juga camping atau naik ke rumah pohon.

Jika hanya sekadar ingin santai, bisa juga menggelar tikar di antara deretan pohon pinus atau di bangku-bangku kayu yang disediakan pengelola sambil menikmati bekal makanan yang dibawa dari rumah serta ditemani dengan secangkir kopi dan teh hangat.

Hutan Pinus Songgon sendiri terletak kurang lebih 30 kilometer dari kota Banyuwangi dan sebelumnya hanya hamparan hutan pinus yang getahnya diambil secara rutin. Saat pohon pinus masih kecil, warga sekitar masih bisa melakukan tanam tumpangsari seperi menanam cabe, jahe dan jagung.

Namun setelah pohon pinus semakin tinggi masyarakat sudah tidak bisa lagi bercocok tanam sehingga muncul ide untuk memanfaatkan sebagai tempat wisata.

KOMPAS.com/IRA RACHMAWATI Salah satu spot foto favorit dengan lampion warna-warni di Hutan Pinus Songgon, Banyuwangi, Jawa Timur.
Untuk menuju ke Kabupaten Banyuwangi bisa melalui transportasi umum, baik jalur darat, udara atau pun laut.

Jika melalui jalur darat, banyak bus umum yang menuju arah Banyuwangi, ataupun kereta api tujuan Banyuwangi dan berhenti di Stasiun Banyuwangi Baru untuk melanjutkan perjalanan ke destinsi wisata yang ingin dikunjungi.

Jika menggunakan transportasi udara, tidak perlu khawatir karena sudah ada penerbangan yang melayani rute Surabaya-Banyuwangi dan Banyuwangi-Surabaya. Jika dari Bali, tidak membutuhkan waktu lama karena tinggal menyeberang menggunakan feri maka sampai di Banyuwangi. Selamat berlibur.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Panduan Wisata ke Bangsring Underwater Banyuwangi, Masuk Cuma Rp 5.000

Panduan Wisata ke Bangsring Underwater Banyuwangi, Masuk Cuma Rp 5.000

Jalan Jalan
Scoot Sediakan Rute ke Jeju Korea Selatan, Harga Mulai Rp 4 Jutaan

Scoot Sediakan Rute ke Jeju Korea Selatan, Harga Mulai Rp 4 Jutaan

Travel Update
Tempat Foto Pre-wedding Maudy Ayunda, Ini Pesona Bukit Wairinding di Sumba

Tempat Foto Pre-wedding Maudy Ayunda, Ini Pesona Bukit Wairinding di Sumba

Jalan Jalan
Mesut Özil ke Indonesia, Sandiaga Harapkan Ini untuk Pariwisata

Mesut Özil ke Indonesia, Sandiaga Harapkan Ini untuk Pariwisata

Travel Update
Sandiaga: Viralnya Rowo Bayu Bisa Bantu Kembangkan Wisata Banyuwangi

Sandiaga: Viralnya Rowo Bayu Bisa Bantu Kembangkan Wisata Banyuwangi

Travel Update
Rute ke Air Terjun Kapas Biru dari Malang, Bisa Naik Bus Umum

Rute ke Air Terjun Kapas Biru dari Malang, Bisa Naik Bus Umum

Travel Tips
Jabodetabek PPKM Level 1, Kapasitas Mal hingga Bioskop 100 Persen

Jabodetabek PPKM Level 1, Kapasitas Mal hingga Bioskop 100 Persen

Travel Update
8 Tempat Trekking di Sentul Bogor, Bisa Buat Anak dan Keluarga

8 Tempat Trekking di Sentul Bogor, Bisa Buat Anak dan Keluarga

Jalan Jalan
Fasilitas Bangsring Underwater Banyuwangi, Bisa Renang dengan Hiu 

Fasilitas Bangsring Underwater Banyuwangi, Bisa Renang dengan Hiu 

Jalan Jalan
Jembatan Gantung Terpanjang Dunia, Capai 721 Meter di Republik Ceko 

Jembatan Gantung Terpanjang Dunia, Capai 721 Meter di Republik Ceko 

Travel Update
5 Negara Sumbang Kunjungan Turis Asing Terbanyak di Bali

5 Negara Sumbang Kunjungan Turis Asing Terbanyak di Bali

Travel Update
Wisata Cuntel: Mau Glamping, Agrowisata, atau Sekadar Cuci Mata di Lereng Merbabu, Bisa!

Wisata Cuntel: Mau Glamping, Agrowisata, atau Sekadar Cuci Mata di Lereng Merbabu, Bisa!

Jalan Jalan
6 Persiapan Trekking buat Pemula, Jangan Langsung Berangkat

6 Persiapan Trekking buat Pemula, Jangan Langsung Berangkat

Travel Tips
Lokasi Syuting KKN di Desa Penari: Wisata Batu Kapal di Bantul, Yogyakarta

Lokasi Syuting KKN di Desa Penari: Wisata Batu Kapal di Bantul, Yogyakarta

Jalan Jalan
Serunya Naik Bus Tingkat Wisata Jakarta Gratis, Lihat Panorama Kota dari Atas

Serunya Naik Bus Tingkat Wisata Jakarta Gratis, Lihat Panorama Kota dari Atas

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.