Wisman Menyukai Aneka Kerajinan Kerang di Lovina

Kompas.com - 27/12/2016, 10:34 WIB
Wisatawan melihat dari jarak cukup dekat lumba-lumba yang muncul di permukaan di Pantai Lovina, Singaraja, Bali. KOMPAS/BENNY D KOESTANTOWisatawan melihat dari jarak cukup dekat lumba-lumba yang muncul di permukaan di Pantai Lovina, Singaraja, Bali.
EditorI Made Asdhiana

SINGARAJA, KOMPAS.com - Wisatawan mancanegara (wisman) di obyek wisata Lovina, Kabupaten Buleleng, Bali, sangat menyukai berbagai jenis kerajinan kerang karena memiliki keindahan yang elok dipandang mata.

"Langganan kami banyak dari wisatawan luar Indonesia datang ke Lovina. Mereka sangat tertarik dengan kerajinan kerang yang tidak dapat ditemukan di negara mereka," kata Luh Asri, salah seorang pedagang di Lovina, Senin (26/12/2016).

Ia mengatakan, berbagai jenis kerajinan kerang yang sangat diminati wisatawan seperti aneka jenis kalung, gelang, hiasan kepala dan berbagai jenis kerajinan lainnya.

Menurutnya, wisatawan asal Eropa paling banyak memesan berbagai jenis kerajinan kerang. "Paling banyak dari Belanda karena memang yang ke Lovina paling banyak dari sana (Belanda)," ujarnya.

(BACA: Perlu Kesabaran untuk Lihat Lumba-lumba di Lovina)

Asri menuturkan, akhir tahun merupakan berkah baginya karena tamu yang datang ke Lovina naik signifikan dari hari biasanya. "Tamunya ramai, jadi banyak dagangan saya yang laku," katanya.

Ia menceritakan, dalam sehari dapat menjual berbagai jenis kerajinan kerang sebesar Rp 200.000 sampai Rp 400.000 tergantung jenis dan ukuran kerang tersebut.

"Kerang sangka yang besar kami jual Rp 100.000. Jadi kalau yang laku harganya lebih mahal saya mendapatkan untung lebih besar. Namanya rezeki sudah ada yang ngatur, disyukuri saja," paparnya.

Pedagang lain, Made Angga mengungkapkan, cenderamata berupa kerang berasal dari beberapa pengepul di daerah itu. Terlebih lagi, Buleleng merupakan daerah pantai sehingga mudah mendapatkan berbagai jenis kerang laut.

"Pengepul biasanya dapat saja dari berbagai wilayah di Buleleng. Mereka yang memasok cenderamata yang sudah jadi atau ada yang membeli bahan baku kemudian diolah kembali," kata Angga.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber ANTARA

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X