Kompas.com - 30/12/2016, 11:42 WIB
Perbaikan Jembatan Cisomang membuat jalur lama Purwakarta macet  parah. Hal ini disebabkan karena pengalihan arus kendaraan  besar ke Purwakarta, Selasa (27/12/2016). KOMPAS.com/RENI SUSANTI Perbaikan Jembatan Cisomang membuat jalur lama Purwakarta macet parah. Hal ini disebabkan karena pengalihan arus kendaraan besar ke Purwakarta, Selasa (27/12/2016).
|
EditorI Made Asdhiana

BANDUNG, KOMPAS.com - Kemacetan yang terjadi di beberapa titik Tol Cipularang dan jalur arteri peralihan arus membuat banyak wisatawan yang membatalkan kunjungannya ke Bandung, Jawa Barat. Itu terlihat dari pembatalan pemesanan hotel.

"Macet akibat Cisomang tentu ada pengaruhnya. Jumlah wisatawan dan hunian hotel menurun," ujar Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jawa Barat, Herman Muchtar, saat dihubungi, Kamis (29/12/2016).

Herman mengaku belum mendapat laporan resmi dari hotel-hotel di Bandung. Namun ia memperkirakan, wisatawan yang membatalkan pemesanan hotel di Bandung minimal 10 persen.

(BACA: Rute Bandung-Bangkok Diharapkan Mulai 2017)

Penurunan tersebut, sambung Herman, disebabkan karena macet dan peralihan arus lali lintas akibat bergesernya Jembatan Cisomang. Akibatnya, perjalanan Jakarta-Bandung yang bisa ditempuh 3 jam, kini harus dilalui lebih dari 10 jam.

"Apalagi wisatawan di Bandung kebanyakan dari Jakarta. Minimal 50 persen lah wisatawan Jakarta," tuturnya.

Karena itu, kemacetan parah di Cipularang akan berimbas pada kunjungan wisatawan di Bandung. Saat ini, para pengusaha hotel berharap agar kendaraan golongan I tidak ikut dialihkan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kalau golongan I ikut dialihkan, jumlah kunjungan wisatawan akan lebih menurun," ungkapnya. Sebab, saat ini pun ada wisatawan yang akhirnya putar balik dan membatalkan liburan di Bandung.

Kontributor Bandung, Reni Susanti Sejumlah petugas Jasa Marga tengah melapisi beton Jembatan Cisomang dengan cairan kimia penguat beton, Kamis (23/12/2016). Pilar kedua Jembatan Cisomang mengalami pergeseran.
"Mudah-mudahan okupansi hotel di Bandung pada Tahun Baru bisa mencapai target di angka 80 persen," kata Herman.

Meskipun bila melihat kondisi sekarang, ia khawatir okupansi tidak mencapai target. "Saat ini okupansi di angka 65 persen," ujarnya.

Berita sebelumnya, Jasa Marga memberlakukan buka tutup di Tol Cipularang. Hal ini dilakukan untuk mengurangi beban kepadatan di titik-titik tertentu.

Kendaraan dialihkan di KM 84 (Jatiluhur) dan Km 75 (Sadang). Namun karena macet parah, kendaraan di KM 66 pun ditutup dan dialihkan ke Cikopo melalui Subang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Video Pilihan

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.